Algarinews.com | Langkat — Koalisi Mahasiswa Merah Putih (KMMP) menyampaikan keprihatinan sekaligus kecaman keras terhadap dugaan keterlibatan oknum berinisial MN dalam kasus mega korupsi pengadaan smartboard di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat.
KMMP menilai kasus ini telah mencederai kepercayaan publik dan mengindikasikan adanya praktik korupsi yang terstruktur di sektor pendidikan—sektor yang seharusnya menjadi fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Rabu (29/04/2026).
Dugaan penyimpangan anggaran dalam proyek tersebut tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas pendidikan di Kabupaten Langkat.
Koordinator KMMP, Ega Irvanda, menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh berhenti pada tersangka yang telah ditetapkan. Ia mendesak Kejaksaan untuk bertindak tegas, profesional, dan transparan dalam mengusut tuntas perkara ini hingga ke akar persoalan.
“Kami meminta Kejaksaan segera memanggil, memeriksa, dan menetapkan tersangka baru yang terlibat, termasuk MN apabila terbukti memiliki peran. Jangan ada tebang pilih dalam penegakan hukum,” tegasnya.
Sebagai bentuk sikap, KMMP menyampaikan sejumlah tuntutan diantaranya, mendesak pengembangan kasus secara menyeluruh Menetapkan dan menangkap tersangka baru berdasarkan bukti sah, Mengusut aliran dana serta seluruh pihak yang terlibat, menjamin transparansi proses hukum kepada publik, ujar Ega Irvanda.
KMMP menegaskan akan terus mengawal kasus ini sebagai bagian dari komitmen mahasiswa dalam memerangi korupsi serta menjaga integritas dunia pendidikan.
Penulis : Angga Ali Waluyo















