e-Procurement, Lompatan Digitalisasi Pengadaan Barang & Jasa di Krakatau Steel Group

- Editor

Rabu, 2 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagai langkah strategis menuju transformasi digital menyeluruh, PT Krakatau Information Technology (Krakatau IT), anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di bawah pimpinan Akbar Djohan sebagai Direktur Utama, mengimplementasikan e-Procurement. Sistem ini dirancang untuk mempercepat, mengefisienkan, dan memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa secara transparan dan akuntabel.

Sistem ini menjadi bagian
integral dari inisiatif digitalisasi Krakatau Steel Group guna membentuk
ekosistem industri yang terintegrasi. Sistem e-Procurement Krakatau IT
akan diterapkan secara bertahap ke seluruh entitas Krakatau Steel Group dan
mitra strategis eksternal.

Direktur Utama Krakatau
IT, Bambang Wahyuagung, menyatakan bahwa sistem e-Procurement dirancang
bukan hanya sebagai perangkat teknis, melainkan sebagai fondasi utama
digitalisasi tata kelola industri.

“Kami membangun e-Procurement
bukan sekadar sistem, tetapi sebagai pilar utama tata kelola digital Krakatau
Steel Group. Dengan sistem ini, proses pengadaan akan lebih cepat, objektif, transparan,
akuntabel, dan terjaga integritasnya,” ungkap Bambang.

Baca Juga :  BRI Branch Office Otista Region 6/Jakarta 1 Gandeng Iron Fist Blok M, Manjakan Nasabah dengan Promo Kuliner Spesial 20%

Sistem ini sudah mulai
dikembangkan sejak 2019 dan kini memasuki tahap integrasi menyeluruh dengan
sistem internal seperti Enterprise Recourse Planning (ERP). Fitur
unggulannya mencakup Vendor Management, e-tendering, e-negotiation,
e-contracting,
hingga sistem monitoring real-time yang memastikan
seluruh proses diawasi secara menyeluruh dan terukur. Sistem ini mampu
meningkatkan efisiensi pengadaan tahunan sekaligus menurunkan risiko
pelanggaran terhadap tata kelola.

Tak hanya memberikan
kemudahan bagi pengelola, sistem e-Procurement juga dirancang untuk
mempermudah calon vendor melalui tampilan antarmuka yang user-friendly,
proses yang sepenuhnya berbasis daring, kelengkapan riwayat data rekanan guna
mempercepat proses pengadaan berikutnya, serta notifikasi real-time
untuk setiap pembaruan informasi.

KIT juga memperluas
pasarnya di mana pelayanan e-Procurement juga dipergunakan di berbagai
Perusahaan di luar Krakatau Steel Group antara lain PT Pelat Timah Nusantara
Tbk (Latinusa).

Project Director Project
New e-Procurement
dari Latinusa yaitu Dimas Bayu Putra,
menyatakan bahwa e-Procurement ini meningkatkan efisiensi pengadaan
barang dan jasa di Latinusa. “Sistem e-Procurement dari Krakatau IT,
proses pengadaan kami menjadi lebih transparan, cepat, dan terdokumentasi
dengan baik. Tidak hanya meningkatkan efisiensi, tapi juga membangun
kepercayaan di antara vendor dan internal Perusahaan”, ujarnya.

Baca Juga :  Tutup Tahun 2025, KAI Divre III Salurkan CSR Mobil Toilet untuk Kabupaten Muara Enim

Krakatau IT memposisikan sistem
ini sebagai standar digital baru dalam pengadaan dan diharapkan mampu menjawab
tantangan global dalam hal efisiensi biaya dan kecepatan eksekusi.

Langkah ini juga menjadi
kontribusi nyata Krakatau IT dalam mendukung pencapaian Visi Nasional melalui program
Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam
mengembangkan sistem digital untuk mendorong hilirisasi dan industrialisasi
dengan mempercepat proses pengadaan barang dan jasa.

Dari sudut pandang
strategis, sistem ini menempatkan Krakatau Steel Group sejajar dengan pelaku
industri global yang telah lebih dahulu mengadopsi sistem pengadaan digital
sebagai bagian dari competitive advantage mereka. (*)

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%
Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek
Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan
Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:00 WIB

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:00 WIB

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:00 WIB

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Berita Terbaru