Disabilitas Tak Menghentikan : Perjalanan Junar Asunyi Menuai Harapan Lewat Konten Karier & HR

- Editor

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tidak ada yang benar-benar siap dilabeli “berbeda” saat kecil. Namun, bagi Junar Asunyi, hidup dengan keterbatasan fisik bukanlah akhir cerita, melainkan awal dari sebuah perjalanan bangkit yang hari ini menginspirasi banyak orang.

Tumbuh Bersama Keterbatasan, Bukan Terbatasi

Kondisi Junar bukan bawaan lahir. Saat duduk di bangku SD, ia didiagnosis mengalami hambatan pertumbuhan yang menyebabkan dirinya lumpuh selama hampir satu dekade. Ia baru bisa kembali berjalan saat menginjak kelas 2 SMA. 

Masa kecilnya penuh pertanyaan, cemoohan, dan rasa ingin tahu dari orang-orang di sekitarnya. Tak sedikit yang menjadikan keterbatasannya sebagai bahan ejekan.

Namun, yang lebih menyakitkan justru keraguan dari orang-orang terdekat: “Emangnya kamu bisa?”, “Mau gimana capai cita-cita kayak gitu?”

Di tengah tekanan itu, Junar memilih untuk berjuang. Bukan untuk membuktikan pada orang lain, tapi untuk menemukan dirinya sendiri.

Psikologi, Karier, dan Konten yang Membumi

Junar menempuh pendidikan Psikologi di Universitas Pelita Harapan. Awal kariernya dimulai sebagai HR intern pada 2018, hingga akhirnya bergabung penuh waktu di sebuah startup di Jakarta. 

Pandemi yang merebak di tahun2020 menjadi titik balik penting. Saat banyak orang kehilangan arah, Junar justru menemukan peluang.

Ia mulai membuat konten di Instagram dan TikTok. Awalnya seputar psikologi umum, tapi melihat banyaknya orang kesulitan mencari kerja di tengah krisis ekonomi, akhirnya ia mengarahkan kontennya pada topik HR dan bimbingan karier.

Baca Juga :  Inovasi Ekosistem Digital “ELVIS” Antar PT Tracon Industri Raih Penghargaan Indonesia Best Digital Innovation 2025

Dari situ, lahirlah perannya sebagai career coach. Ia memberikan bimbingan kepada mahasiswa, fresh graduate, dan mereka yang ingin pindah jalur karier. Semua berdasarkan pengalaman, bukan teori kosong.

Dunia Kerja Tanpa Diskriminasi

Salah satu hal yang paling membekas bagi Junar adalah betapa inklusifnya tempat kerja yang ia masuki. Tak ada diskriminasi maupun tatapan kasihan. Ia disambut sebagai rekan kerja, bukan sekadar orang “berkebutuhan khusus.”

“Mereka treat saya seperti karyawan lain. Saya bukan orang asing. Dan itu buat saya sangat berarti,” tuturnya.

Namun tentu, perjalanannya tak selalu mulus. Ada masa ketika semua cara sudah dicoba, semua target sudah ditetapkan, tapi hasil tak kunjung datang. Di momen seperti itu, ia belajar membuka diri. Belajar dari orang lain yang lebih berpengalaman. Karena sering kali, kita terlalu cepat menyerah karena menolak untuk belajar.

Mengubah Keterbatasan Jadi Kekuatan

Hari ini, Junar tidak hanya menjadi career coach. Ia menjadi suara yang memberi harapan. Bagi mereka yang merasa kecil, tak terlihat, atau bahkan dianggap “tidak mungkin berhasil.”

Ia percaya bahwa disabilitas bukan akhir dari kontribusi maupun batasan untuk bermimpi. Ia juga percaya bahwa semua orang berhak mendapatkan ruang untuk tumbuh.

Baca Juga :  Global Millennial MUN 2026 Tegaskan Posisi Indonesia sebagai Hub Diplomasi Pemuda Dunia

“Gak usah dengerin kata-kata negatif. Fokus sama yang dukung kita. Lakuin aja yang bisa kita lakuin. Kalau capek, istirahat, tapi jangan menyerah,” pesannya.

Pesan untuk Masa Depan

Menurut Junar, edukasi, baik formal maupun non-formal, adalah kunci. Belajar tidak berhenti di kampus. Sertifikasi boleh penting, tapi yang paling penting adalah praktik nyata. Karena dunia kerja tidak hanya butuh teori, tapi kemampuan untuk bertindak.

Ia juga mengajak anak muda untuk fleksibel menghadapi perubahan zaman. “AI sudah hadir. Dunia berubah cepat. Jangan terlalu perfeksionis. Mulai aja dulu, sambil belajar,” ujarnya.

Dan bagi mereka yang ingin “kabur” ke negara lain demi masa depan yang lebih baik, Junar mengingatkan: pastikan punya tujuan dan persiapan. Bukan sekadar lari, tapi berpindah dengan arah yang jelas.

Dari seorang anak yang sempat kehilangan kemampuan berjalan, kini Junar menjadi penggerak yang menginspirasi banyak orang untuk bangkit dan percaya bahwa hidup selalu punya celah harapan.

Karena kadang, yang paling dibutuhkan dunia bukan orang yang sempurna, tapi orang yang berani tetap berjalan meski tertatih. Dan Junar sudah membuktikannya.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen
Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:00 WIB

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:00 WIB

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00 WIB

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat

Berita Terbaru