Dampak Hilirisasi Aluminium Terintegrasi di Mempawah, Serap 3.130 Tenaga Kerja

- Editor

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus konsisten menjadi penggerak dalam penciptaan lapangan kerja daerah. Melalui inisiatif strategis hilirisasi aluminium terintegrasi dari hulu hingga hilir di Mempawah, Kalimantan Barat, Grup MIND ID menciptakan sekitar 3.130 lapangan kerja baru di wilayah tersebut.

Sektor-sektor ekonomi terkait diperkirakan akan menerima multiplier effect penciptaan lapangan kerja yang signifikan, seiring dengan meluasnya kebutuhan integrasi kemitraan di seluruh lini bisnis mulai dari jasa pertambangan, logistik, operasional, hingga UMKM daerah.

Adapun, setelah injeksi perdana Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase I pada semester kedua 2024, Grup MIND ID terus melanjutkan pengembangan hilirisasi aluminium terintegrasi dari hulu hingga hilir. MIND ID memperkuat dari sisi kegiatan pertambangan, pengolahan bauksit, dan pengolahan alumina untuk menjadi aluminium secara terintegrasi di Mempawah Kalimantan Barat.

Serapan tenaga kerja langsung dari inisiatif strategis hilirisasi ini mencapai 3.130 orang, yang terdiri dari SGAR Fase I sekitar 1.000 orang, SGAR Fase II dalam tahap pembangunan sekitar 880 orang, Pabrik Smelter Aluminium Baru dalam tahap perencanaan sekitar 1.000 orang, dan Fasilitas Washed Bauxite dalam tahap perencanaan sekitar 250 orang.

Baca Juga :  Krakatau Konsultan memenangkan Tender Feasibility Study Jalur Angkutan Batu Bara Tanjung Enim Baru-Tarahan II untuk PT Bukit Asam Tbk & PT Kereta Api Indonesia (Persero)

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menegaskan bahwa setiap inisiatif hilirisasi tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas, tetapi juga menciptakan nilai sosial nyata bagi masyarakat di daerah operasional.

Hal ini sejalan dengan amanat UUD 1945, bahwa sumber daya alam harus dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, termasuk melalui penciptaan lapangan kerja secara inklusif.

“Kami percaya bahwa hilirisasi harus membawa dampak langsung bagi masyarakat sekitar. Lapangan kerja yang tercipta adalah wujud nyata dari misi MIND ID untuk menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pria juga memastikan bahwa proyek-proyek strategis ini akan terus memprioritaskan serapan tenaga kerja lokal dari daerah sekitar.

Baca Juga :  Anugerahkan Sutami Awards 2025, Menteri PU Dody Hanggodo Tekankan Kerja Cepat, Responsif, dan Terkoordinasi Hadapi Bencana

Setiap tenaga kerja yang terserap juga akan mengikuti program pelatihan dan pengembangan berkelanjutan sebagai bekal peningkatan kapasitas dan daya saing tenaga kerja daerah di masa depan.

“Hal ini tentunya juga menjadi fondasi bagi pengembangan hilirisasi dan industrialisasi jangka panjang di daerah, agar penciptaan nilai tambah dari sektor pertambangan lebih berkelanjutan,” tambahnya.

Di samping penciptaan lapangan kerja langsung, Pria meyakini bahwa kegiatan hilirisasi ini juga akan berdampak besar terhadap sektor-sektor turunan, seperti infrastruktur dan jasa konstruksi, jasa pertambangan dan operasional industri, logistik dan transportasi, serta UMKM lokal seperti kuliner, akomodasi, dan penyedia barang/jasa lainnya.

“Kegiatan hilirisasi yang aktif tentu akan membutuhkan banyak kolaborasi dengan masyarakat. Kami yakin hal ini akan mendorong peningkatan serapan tenaga kerja yang jauh lebih besar di sektor-sektor pendukung,” pungkas Pria.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen
Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent
Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:00 WIB

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00 WIB

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:00 WIB

KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Cegah Pelecehan Seksual di Kereta Api

Berita Terbaru