Bittime Resmi Listing LINEA dan HOLO

- Editor

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 Oktober 2025 – Akhir-akhir ini, dunia aset digital dan teknologi blockchain terus mengalami perkembangan signifikan dengan hadirnya berbagai proyek inovatif. Dua token yang kini menarik perhatian adalah $LINEA dan $HOLO.

Meskipun beroperasi di ranah yang berbeda, kedua proyek ini memiliki kesamaan mendasar, yakni berfokus pada penguatan infrastruktur desentralisasi dan penciptaan ekosistem terbuka bagi para pengembang dan pengguna. 

$LINEA, yang merupakan token native dari Linea, didesain sebagai solusi Layer 2 guna memperkuat jaringan Ethereum dan mengatasi tantangan skalabilitasnya. Proyek ini dibentuk dengan misi utama untuk membuat setiap transaksi menjadi lebih cepat, lebih murah, dan jauh lebih efisien tanpa mengorbankan kompatibilitas dengan ekosistem Ethereum. 

Secara fungsional, $LINEA digunakan untuk membayar gas fee. Keunggulan utamanya terletak pada peningkatan kinerja transaksi yang masif, menjadikannya fondasi penting bagi masa depan decentralized finance (DeFi) dan decentralized apps (dApps).

Sementara itu, $HOLO token native dari Holoworld AI, sebuah pusat aplikasi terdesentralisasi yang secara unik menghubungkan kecerdasan buatan dengan teknologi blockchain. Holoworld AI berfungsi sebagai platform terbuka, yang memberdayakan para pengembang dan kreator untuk membangun, mempublikasikan, dan memperoleh keuntungan dari aplikasi berbasis AI yang inovatif. 

Baca Juga :  Social Engineering: Modus Baru Penipuan yang Bikin Korban Ajukan Kredit Tanpa Sadar

Keunggulan utama $HOLO adalah perannya dalam mendesentralisasikan pengembangan AI nya dalam memastikan inovasi AI dapat diakses secara transparan dan dikelola oleh komunitas, bukan entitas tunggal.

Meskipun $LINEA berfokus pada skalabilitas jaringan dan $HOLO berorientasi pada desentralisasi AI, kedua proyek ini sama-sama mendorong batas inovasi dalam ruang Web3. Keduanya mewakili langkah maju yang krusial dalam menciptakan masa depan digital yang lebih terbuka dan berdaya. 

Kontribusi mereka tidak hanya terletak pada teknologi yang mereka tawarkan, tetapi juga terhadap ekonomi digital baru yang memberi insentif kepada kontributor dan pengguna. Oleh karena itu, kehadiran kedua token ini di pasar menjadi indikator bahwa perpaduan antara blockchain yang efisien dan AI yang terdesentralisasi adalah kunci bagi revolusi teknologi berikutnya.

Melihat hal ini, Bittime, platform crypto exchange yang resmi dan berlisensi di Indonesia, resmi melisting kedua token tersebut pada platformnya. Dengan menghadirkan kedua token ini, Bittime tidak hanya menyediakan beragam pilihan bagi para investor, tetapi juga memperlihatkan evolusi aset kripto yang terus berinovasi, menggabungkan teknologi canggih dengan ekspresi budaya yang unik.

Baca Juga :  Dukung Swasembada Energi dan Pangan, Pertamina NRE Luncurkan Inovasi Bioethanol Berbasis Aren

Langkah ini menjadi bukti bahwa Bittime terus mengikuti perkembangan industri kripto global, menghadirkan aset-aset dengan potensi pertumbuhan jangka panjang dan peran yang jelas dalam ekosistem digital.

Tentu perlu dipahami bahwa seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan sekadar euforia pasar.

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime. 

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil
Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan
NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset
Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY
54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025
CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)
Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian
Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

Senin, 4 Mei 2026 - 14:00 WIB

NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset

Senin, 4 Mei 2026 - 13:01 WIB

Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan

Berita Terbaru