Lintasarta Umumkan 10 Startup Terbaik Semesta AI 2025, Perkuat Ekosistem AI Nasional

- Editor

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 22 Oktober 2025 – Lintasarta, sebagai AI Factory di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), resmi mengumumkan 10 startup terbaik dari Semesta AI 2025, Program akselerator kolaborasi dari Lintasarta dengan KUMPUL. Pengumuman ini dilakukan dalam acara Pitch Day Semesta AI 2025, yang menjadi bagian dari rangkaian KUMPUL Connect for Change (C4C) Summit 2025 di Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta, dan menandai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kecerdasan artifisial (AI) nasional.

Acara
ini dihadiri oleh Direktur Teknologi Digital Baru Kementerian Ekonomi Kreatif
RI, Dandy Yudha Feryawan, yang menyampaikan apresiasi atas kontribusi
nyata Semesta AI dalam mempercepat pemanfaatan teknologi AI di Indonesia.

“Semesta
AI adalah contoh konkret bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat
adopsi AI secara inklusif dan produktif. AI bukan sekadar teknologi pelengkap, tetapi kekuatan
strategis yang mampu menciptakan efisiensi, inovasi, dan daya saing bagi pelaku
industri kreatif,” ungkap Dandy.

10 Startup Terbaik Semesta AI 2025

Sejak
pendaftarannya dibuka pada akhir 2024, program Semesta AI menarik 155 startup dari berbagai daerah di
Indonesia. Setelah proses seleksi dan mentoring intensif, terpilihlah
10 startup terbaik dengan
inovasi yang menjawab tantangan nyata lintas sektor:

1.     BETA-UAS
Drone-as-a-Service untuk sektor sumber daya alam, dengan dukungan IoT,
cloud, dan AI untuk pemetaan, monitoring, serta predictive maintenance.

2.     Lunash
Dashboard berbasis AI untuk memprediksi risiko, melacak debitur yang
sulit dijangkau, dan mengotomasi komunikasi.

3.     Sokratech
– Platform no-code untuk sistem antifraud memungkinkan
tim risiko membangun dan menguji workflow secara real-time.

4.     Momofin
– Solusi keamanan dokumen digital berbasis AI dengan QR-certified PDF,
e-signature, dan audit trail untuk e-KYC.

5.     Algobash
– Platform asesmen rekrutmen end-to-end berbasis AI yang membantu
perusahaan menemukan talenta sesuai kebutuhan.

Baca Juga :  Pemantauan Emisi Metana Berbasis Drone di Sektor Minyak dan Gas

6.     Fineksi
– Analisis data komprehensif berbasis AI untuk mendukung lembaga keuangan dalam
membuat keputusan kredit yang lebih akurat.

7.     Momentum
Teknodata Semesta – Big Data AI untuk berbagai
kebutuhan, mengubah data mentah menjadi insight bisnis yang mendorong
pertumbuhan berkelanjutan.

8.     Simplify
AI – Middleware berbasis AI yang
mempercepat modernisasi sistem enterprise hingga 85%.

9.     Doctortool
– Ekosistem kesehatan terpadu yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan data
medis dengan cara paling efisien.

10.  Safelog
AI – Alat background checking berbasis
AI untuk meningkatkan kepatuhan dan mencegah fraud dalam perekrutan.

Peran
Lintasarta sebagai AI Factory Indonesia

Lintasarta
menyediakan GPU Merdeka- superkomputer AI berdaulat- untuk mendukung startup
dalam pengembangan solusi AI secara lokal.

Program ini merupakan bagian dari Gerakan AI Merdeka,
yang mencakup tiga pilar Utama:

·       
Laskar
AI – Mencetak talenta siap kerja,

·       
Semesta
AI – Memperkuat inovasi startup, dan

·       
AI Use Case –
Memperluas penerapan AI di sektor strategis seperti keuangan, Kesehatan,
energi, manufaktur dan layanan public

“Semesta
AI dirancang untuk melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan nyata
industry di Indonesia. Kehadiran 10 startup terbaik ini membuktikan bahwa
talenta lokal mampu menciptakan Solusi AI yang berdampak nyata bagi
transformasi digital Indonesia,” ujar Bayu Hanantasena, President Director
& CEO Lintasarta.

Kolaborasi dan Dampak Nyata bagi industri

Lebih dari sekadar program akselerasi, sinergi
Lintasarta dan KUMPUL, Semesta AI menjadi wadah nyata untuk menghubungkan
inovasi lokal dengan kebutuhan industri. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, telah terpilih 50
startup yang disaring lagi menjadi 20 startup terbaik untuk mengikuti program
mentoring intensif yang difasilitasi oleh Lintasarta. Sementara 30 peserta lain
mendapatkan pendampingan teknis untuk pengembangan solusi berbasis AI.

Baca Juga :  VRITIMES dan Libassonline.com Umumkan Kerjasama Strategis untuk Tingkatkan Layanan Berita Digital

Selama program ini berlangsung, 20
startup terpilih telah menjalani kurikulum intensif yang berfokus pada
pengembangan solusi AI berbasis use case lokal dari sektor-sektor
strategis seperti keuangan, manufaktur, kesehatan, dan layanan publik. Saat ini
program telah memasuki tahap pemilihan Top Ten Semesta AI, yaitu 10 startup
terbaik yang akan mendapatkan insentif GPU Merdeka, akses di Lintasarta Marketplace
(LAMPU) serta kolaborasi untuk mengimplementasikan solusi bersama ke lebih dari
2.300 pelanggan korporasi Lintasarta.

Dengan
dukungan infrastruktur, teknologi, dan jaringan pelanggan korporasi Lintasarta
yang mencapai lebih dari 2.300
perusahaan di berbagai sektor, startup terpilih berkesempatan
melakukan implementasi langsung dan memberikan dampak bagi perekonomian digital
nasional.

“Potensi talenta AI Indonesia sangat besar. Melalui
Semesta AI, kami ingin mempercepat terbentuknya ekosistem AI nasional yang
inklusif, inovatif, dan berdaulat. Kolaborasi dengan para startup ini adalah
langkah strategis untuk menghadirkan solusi AI yang bisa diadopsi lintas sektor
dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia,” tutup Bayu.

Dengan diumumkannya 10 startup terbaik ini, Lintasarta
menegaskan peranannya dalam mewujudkan ekosistem
AI nasional yang semakin berkembang serta memperkuat posisi Lintasarta
sebagai pemain penting dalam ekosistem AI nasional.

Berbagai berita terbaru dan informasi produk unggulan
Lintasarta dapat dengan mudah diakses pada akun media sosial Instagram @lintasarta.official
dan LinkedIn Lintasarta, serta situs resmi www.lintasarta.net

                                                                        –Selesai–

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%
Tips Kirim Uang ke Luar Negeri: Lebih Efisien di Tengah Kurs yang Dinamis
BINUS Online Future Festival Bekali Generasi Muda untuk Memahami Potensi Diri & Lebih Siap Memulai Karier
Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil
Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan
NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset
Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY
54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

Tips Kirim Uang ke Luar Negeri: Lebih Efisien di Tengah Kurs yang Dinamis

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

BINUS Online Future Festival Bekali Generasi Muda untuk Memahami Potensi Diri & Lebih Siap Memulai Karier

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

Senin, 4 Mei 2026 - 13:01 WIB

Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

Berita Terbaru