KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Jawa Barat Beralih ke Kereta Api untuk Perjalanan Nyaman dan Ramah Lingkungan

- Editor

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Jawa Barat (28 Oktober 2025) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus mendorong masyarakat di wilayah Jawa Barat untuk memilih kereta api sebagai moda transportasi utama dalam bepergian, baik untuk keperluan wisata, pekerjaan, maupun aktivitas harian. Selain menawarkan kenyamanan dan ketepatan waktu, penggunaan kereta api juga memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan.

Berdasarkan data dari laman sustainability.kai.id, sebagai ilustrasi jika jika melakukan perjalanan menggunakan KA Cikuray (300) relasi Bandung – Garut kelas Ekonomi akan menghasilkan emisi sebesar 1,19 kg CO₂e per penumpang. Sedangkan perjalanan dengan mobil pribadi berkapasitas 1.000–2.000 cc untuk rute yang sama menghasilkan emisi sebesar 1,97 kg CO₂e.

Artinya, dengan memilih kereta api, pelanggan telah berkontribusi menghemat emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 0,78 kg CO₂e dibandingkan dengan penggunaan mobil pribadi berkapasitas 1.000–2.000 cc. Jumlah tersebut setara dengan serapan emisi GRK satu pohon durian dewasa (usia 5–10 tahun) selama satu hari.

Baca Juga :  Grand Opening Innovation Impact Hub: Kolaborasi MAXY Academy, TBN Indonesia, dan UIN Syarif Hidayatullah untuk Kejar Visi Cetak 1 Juta Talenta Digital

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyampaikan bahwa penggunaan transportasi publik, khususnya kereta api, merupakan langkah nyata dalam mendukung gaya hidup berkelanjutan. “Selain efisien dan nyaman, bepergian dengan kereta api juga berarti ikut menjaga bumi. KAI berkomitmen untuk menghadirkan transportasi yang tidak hanya andal bagi pelanggan, tetapi juga ramah terhadap lingkungan,” ujarnya.

KAI Daop 2 Bandung melayani berbagai rute strategis di Jawa Barat melalui jaringan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal dengan beragam kelas pelayanan, mulai dari Ekonomi hingga Eksekutif. Layanan tersebut menjangkau kota-kota penting seperti Bandung, Garut, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, dan Cirebon, sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan moda perjalanan yang aman, nyaman, dan berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon.

Selain itu, di wilayah Daop 2 Bandung juga terdapat layanan kereta api lokal yang dikelola oleh KAI Commuter (KCI) yang menjangkau hampir setiap stasiun kecil di wilayah kerja Daop 2 Bandung. Kehadiran layanan ini memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di berbagai daerah untuk beraktivitas menggunakan moda transportasi massal yang terjangkau dan ramah lingkungan.

Baca Juga :  Memahami Proses Pembuatan Tanda Tangan Digital yang Sah: Dari Pendaftaran hingga Verifikasi

Tercatat sepanjang Januari hingga September 2025, sebanyak 3.722.968 pelanggan telah menggunakan kereta api jarak jauh, sedangkan 10.558.561 pelanggan menggunakan kereta api lokal (yang dikelola oleh KAI Commuter) dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung. Data ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api yang efisien, terjangkau, dan ramah lingkungan.

“Dengan memilih kereta api, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengalaman perjalanan yang menyenangkan dan bebas macet, tetapi juga turut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian alam serta mendukung komitmen Indonesia menuju transportasi berkelanjutan,” pungkas Kuswardojo.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen
Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:00 WIB

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:00 WIB

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00 WIB

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat

Berita Terbaru