Kementerian PU Dorong Perbaiki Jalan Pamegaran – Singajaya Masuk Skema Inpres Jalan Daerah

- Editor

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, 22 November 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak menangani laporan kerusakan infrastruktur di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBJN) DKI Jakarta – Jawa Barat, Kementerian PU telah menerjunkan tim teknis untuk meninjau langsung kondisi ruas Jalan Pamegatan – Singajaya yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.

Langkah
ini diambil sebagai bentuk responsif pemerintah pusat, meskipun secara status,
ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Garut. Diketahui,
kerusakan pada akses penghubung dua kecamatan ini telah terjadi sejak lima
tahun silam. Kondisi jalan semakin memburuk saat intensitas hujan tinggi, di
mana lubang-lubang jalan berubah menjadi kubangan air yang mempersulit
mobilisasi warga dan pengendara.

Menteri
PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemerintah pusat berkomitmen memberikan
dukungan teknis terhadap infrastruktur daerah demi kenyamanan masyarakat.

Baca Juga :  Tingkatkan Produksi dan Perkebunan Berkelanjutan, Holding Perkebunan Nusantara Melalui SGN Raih Penghargaan Menteri Pertanian RI

“Meskipun
jalan ini kewenangan kabupaten, kami tidak bisa membiarkan masyarakat terus
terganggu. Karena itu kami mengirim tim untuk memastikan data kerusakan dan
menyiapkan rekomendasi penanganannya,” ujar Menteri Dody.

Menindaklanjuti
arahan Menteri Dody, tim BBJN DKI Jakarta – Jawa Barat telah melakukan survei
kondisi lapangan. Tim mendokumentasikan titik-titik kerusakan serta
mengumpulkan data teknis kebutuhan penanganan. Sebagai langkah lanjutan,
Kementerian PU mengarahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten
Garut untuk mengusulkan perbaikan ruas Jalan Pamegatan – Singajaya agar masuk
dalam program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) tahun anggaran
2025 atau 2026. Skema ini memungkinkan penanganan jalan daerah dilakukan
langsung oleh pemerintah pusat.

Berdasarkan
data survei, ruas jalan ini memiliki total panjang 23 kilometer (km). Dari
total panjang tersebut, sekitar 48% di antaranya memerlukan perbaikan dan
rehabilitasi segera. Pemerintah Kabupaten Garut sendiri sejauh ini telah
melakukan upaya penanganan sepanjang 3,7 km, namun dukungan lanjutan masih
sangat dibutuhkan agar konektivitas antarwilayah dapat kembali berfungsi
optimal.

Baca Juga :  BRImo Menyentuh Destinasi Rekreasi: Akuisisi Layanan Ebuzz di Ancol oleh BRI Branch Office Cempaka Mas Region 6/Jakarta 1

Bupati
Garut, Abdusy Syakur, menyambut baik dukungan ini dan menyatakan bahwa
pemerintah daerah tengah menyiapkan persyaratan administratif yang diperlukan.

“Pemerintah
kabupaten akan mengusulkan penanganan jalan dengan meminta bantuan dari
pemerintah pusat,” kata Abdusy Syakur.

Langkah
kolaboratif antara Kementerian PU dan Pemerintah Kabupaten Garut ini diharapkan
dapat segera menuntaskan masalah kerusakan di ruas Pamegatan – Singajaya,
sehingga mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat dapat kembali berjalan lancar.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%
Tips Kirim Uang ke Luar Negeri: Lebih Efisien di Tengah Kurs yang Dinamis
BINUS Online Future Festival Bekali Generasi Muda untuk Memahami Potensi Diri & Lebih Siap Memulai Karier
Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil
Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan
NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset
Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY
54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

Tips Kirim Uang ke Luar Negeri: Lebih Efisien di Tengah Kurs yang Dinamis

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

BINUS Online Future Festival Bekali Generasi Muda untuk Memahami Potensi Diri & Lebih Siap Memulai Karier

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

Senin, 4 Mei 2026 - 13:01 WIB

Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

Berita Terbaru