LindungiHutan Terbitkan e-Book yang Merangkum 25 Inisiatif CSR Pembentuk Masa Depan Industri Konstruksi

- Editor

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 18 Desember — Industri konstruksi memiliki peran strategis dalam membangun masa depan, tidak hanya melalui infrastruktur fisik, tetapi juga lewat kontribusinya terhadap lingkungan dan masyarakat. Menjawab kebutuhan akan referensi praktik keberlanjutan yang konkret dan relevan, LindungiHutan merilis e-book berjudul Constructing Tomorrow: 25 CSR Initiatives yang Membentuk Masa Depan Industri Konstruksi.

E-book ini merangkum 25 inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) dari lebih dari 19 perusahaan konstruksi nasional dan multinasional yang telah menjalankan aksi nyata di bidang lingkungan dan sosial. Mulai dari penanaman pohon, rehabilitasi mangrove, konservasi terumbu karang, pengelolaan sampah, hingga penerapan prinsip bangunan hijau dan ekonomi sirkular, seluruh inisiatif disajikan sebagai studi kasus yang aplikatif dan terukur.

Di dalam e-book ini, pembaca dapat menemukan praktik keberlanjutan dari berbagai perusahaan, seperti Waskita Beton Precast, PP (Persero), Adhi Karya, Wijaya Karya, Hutama Karya, United Tractors, hingga Jasa Marga dan Brantas Abipraya. Setiap studi kasus memuat informasi mengenai model kolaborasi, bentuk aksi, manfaat lingkungan dan sosial, serta estimasi dampak seperti jumlah pohon tertanam dan serapan karbon, sehingga dapat menjadi referensi strategis bagi perusahaan yang ingin memperkuat program CSR dan ESG mereka.

Baca Juga :  Bersama dengan Para Ahli di Bidangnya, ZONAEBT Gaungkan Green Jobs Forum: Transisi Adil Menuju Keberlanjutan

Berbagai aksi yang diulas menunjukkan bahwa keberlanjutan di sektor konstruksi tidak lagi bersifat simbolik. Program penanaman puluhan ribu pohon, konservasi ekosistem pesisir, pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu, hingga inovasi pengurangan emisi menjadi bukti bahwa CSR dapat berjalan seiring dengan operasional bisnis dan pembangunan nasional. E-book ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara perusahaan, komunitas lokal, dan platform lingkungan untuk memastikan dampak jangka panjang yang berkelanjutan.

Sebagai platform crowdsourcing konservasi hutan dan lingkungan di Indonesia, LindungiHutan berperan sebagai mitra kolaboratif dalam berbagai inisiatif yang dibahas di dalam e-book ini. Hingga saat ini, LindungiHutan telah memfasilitasi penanaman lebih dari satu juta pohon, menyerap puluhan ribu ton karbon, dan bekerja sama dengan ratusan mitra dari berbagai sektor industri.

Melalui e-book ini, LindungiHutan mengajak pelaku industri konstruksi untuk memandang program CSR bukan sekadar kewajiban kepatuhan, melainkan sebagai investasi strategis jangka panjang yang memperkuat daya saing bisnis, reputasi brand, serta kepercayaan publik. Rangkaian inisiatif yang dirangkum menunjukkan bahwa langkah keberlanjutan yang dirancang dengan tepat, dijalankan konsisten, dan melibatkan kolaborasi lintas pihak mampu menciptakan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Baca Juga :  Kecelakaan di Perlintasan Menurun, Daop 4 Semarang Terus Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Momentum ini menjadi semakin relevan seiring persiapan menuju 2026, di mana aspek keberlanjutan, dampak sosial, dan kontribusi lingkungan kian menjadi indikator penting dalam penilaian kinerja dan reputasi perusahaan konstruksi. eBook ini hadir sebagai referensi strategis bagi perusahaan yang ingin mempersiapkan program CSR yang terukur, kredibel, dan selaras dengan standar keberlanjutan masa depan.

E-book Constructing Tomorrow: 25 CSR Initiatives yang Membentuk Masa Depan Industri Konstruksi dapat diunduh secara gratis melalui tautan https://lynk.id/lindungihutan/vn2gwdlgg9k6

Dengan membaca dan mempelajari praktik-praktik terbaik di dalamnya, diharapkan semakin banyak perusahaan yang terinspirasi untuk mengambil peran aktif dalam membangun industri konstruksi yang lebih bertanggung jawab, berkelanjutan, dan relevan dengan tantangan masa depan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis
Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Divre I Sumut Berhasil Sertifikasi 1 Juta Meter Persegi Lahan di Tahun 2025
Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil
BINUS University @Semarang Perluas Ekosistem Pembelajaran Pasar Modal melalui Galeri Investasi BEI
Pemesanan Tiket H-1 Lebaran Tembus 22.494, KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Mudik Lebih Awal
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:01 WIB

Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Divre I Sumut Berhasil Sertifikasi 1 Juta Meter Persegi Lahan di Tahun 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

BINUS University @Semarang Perluas Ekosistem Pembelajaran Pasar Modal melalui Galeri Investasi BEI

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Pemesanan Tiket H-1 Lebaran Tembus 22.494, KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Mudik Lebih Awal

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Pemesanan Tiket Lebaran Terus Meningkat, 178.897 Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 1 Jakarta Telah Terjual

Berita Terbaru