Saham Intel Melonjak Jelang Rilis Laporan Keuangan, Sektor Semikonduktor Menguat

- Editor

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saham Intel mencatat lonjakan signifikan dan memimpin penguatan sektor semikonduktor menjelang rilis laporan keuangan kuartal keempat yang dijadwalkan setelah penutupan pasar. Hingga perdagangan Rabu siang waktu setempat, saham Intel melonjak sekitar 11%, mencerminkan optimisme investor terhadap prospek kinerja perusahaan di tengah momentum positif industri chip secara keseluruhan.

Penguatan Intel tidak terjadi secara terpisah. Sejumlah saham semikonduktor lain turut mencatatkan kenaikan tajam. Saham Micron Technology menguat sekitar 7%, Advanced Micro Devices (AMD) naik 8%, Nvidia bertambah 4%, dan Marvell Technology juga menguat sekitar 4%. Kenaikan ini mencerminkan sentimen positif investor terhadap prospek permintaan chip, khususnya yang terkait dengan pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan pusat data.

Reli saham-saham tersebut mendorong Philadelphia Semiconductor Index (SOX) naik hampir 4%, menandai salah satu penguatan harian terbaik indeks sektor chip dalam beberapa waktu terakhir. Selain emiten-emiten besar, saham GlobalFoundries, Onsemi, dan Cirrus Logic juga mencatatkan kenaikan lebih dari 5%, memperluas penguatan di seluruh sektor. Meski demikian, tidak semua saham chip bergerak searah. Credo Technology dan Astera Labs justru mengalami pelemahan, menunjukkan adanya selektivitas investor dalam merespons prospek masing-masing emiten.

Baca Juga :  Kelangkaan Chip Memori Global Kian Parah, Permintaan AI Tekan Pasokan hingga 2026

Sentimen positif terhadap sektor semikonduktor turut diperkuat oleh pandangan J.P. Morgan, yang menilai masih terdapat ruang upside yang signifikan bagi banyak perusahaan chip dari pasar akselerator AI. Permintaan terhadap chip berperforma tinggi untuk kebutuhan AI, komputasi awan, dan analitik data dinilai masih berada dalam fase pertumbuhan struktural, sehingga memberikan dukungan jangka menengah hingga panjang bagi sektor ini.

Selain faktor fundamental sektoral, penguatan saham chip juga didorong oleh membaiknya sentimen pasar secara keseluruhan. Reli pasar saham AS terjadi seiring meredanya ketegangan geopolitik dan kebijakan perdagangan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak akan memberlakukan tarif baru pada awal Februari 2026, meredakan kekhawatiran investor terhadap potensi gangguan rantai pasok dan tekanan biaya bagi perusahaan teknologi.

Kombinasi antara ekspektasi laporan keuangan yang solid, prospek pertumbuhan dari AI, serta sentimen makroekonomi yang lebih kondusif menjadi katalis utama penguatan saham-saham semikonduktor menjelang musim rilis laporan keuangan. Investor kini menantikan hasil kinerja Intel dan panduan manajemen ke depan untuk mengukur keberlanjutan reli sektor ini.

Baca Juga :  Belajar dari Pengeluaran Tak Terduga yang Pernah Terjadi

Bagi investor Indonesia yang ingin memantau pergerakan saham Amerika Serikat, termasuk saham-saham teknologi dan semikonduktor, pergerakan saham AS, aset kripto, hingga emas digital dapat dipantau melalui aplikasi Nanovest. Platform ini memudahkan investor untuk mengikuti dinamika pasar global secara real-time dalam satu aplikasi.

Jika kamu tertarik mulai berinvestasi di saham global maupun aset kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan yang aman dan tepercaya. Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Aset pengguna juga mendapatkan perlindungan dari risiko cybercrime melalui Asuransi Sinarmas, sehingga investor pemula dapat berinvestasi dengan lebih tenang.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga tersedia di Play Store dan App Store, memberikan akses praktis bagi penggiat investasi untuk menjelajahi peluang di tengah dinamika pasar global yang terus berkembang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu
Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik
Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:00 WIB

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu

Minggu, 26 April 2026 - 11:00 WIB

Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik

Minggu, 26 April 2026 - 08:00 WIB

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

Berita Terbaru