Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

- Editor

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang guna meningkatkan pelayanan transportasi kereta api sekaligus mendukung pengembangan wilayah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi antara jajaran KAI Daop 4 Semarang yang dipimpin Deputy Daop 4, Teguh Triyono, bersama Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, S.E., M.M, pada Jumat (30/1) di Kantor Bupati Pemalang.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang guna meningkatkan pelayanan transportasi kereta api sekaligus mendukung pengembangan wilayah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi antara jajaran KAI Daop 4 Semarang yang dipimpin Deputy Daop 4, Teguh Triyono, bersama Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, S.E., M.M, pada Jumat (30/1) di Kantor Bupati Pemalang.

Dalam audiensi tersebut, KAI Daop 4 Semarang memaparkan rencana pengembangan layanan perkeretaapian, khususnya terkait potensi Stasiun Comal sebagai titik pemberhentian kereta api. Pembahasan ini menjadi langkah awal dalam upaya meningkatkan konektivitas wilayah serta memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat Pemalang dan sekitarnya.

Baca Juga :  BINUS @Malang Hadirkan REACH Out: Perkuat Kepedulian Kesehatan Mental di Lingkungan Kampus

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa keberadaan layanan kereta api di Stasiun Comal diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas.

“Kehadiran layanan kereta api di Stasiun Comal diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, memperluas konektivitas antarwilayah, serta menjadi pintu masuk bagi wisatawan yang ingin berkunjung dan menikmati berbagai destinasi wisata di Kabupaten Pemalang dan sekitarnya,” ujar Luqman.

Ia menambahkan, audiensi ini juga bertujuan untuk menyamakan persepsi antara KAI dan Pemerintah Kabupaten Pemalang terkait rencana pemberhentian kereta api tersebut.

“Melalui audiensi ini, kami ingin mendengarkan masukan dari pemerintah daerah sekaligus membangun kolaborasi agar rencana pengembangan layanan di Stasiun Comal dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat serta selaras dengan kebutuhan dan arah pengembangan wilayah,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyambut baik rencana KAI dan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan aksesibilitas transportasi bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Pemalang juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dan bersinergi bersama KAI Daop 4 Semarang dalam merealisasikan rencana pemberhentian kereta api di Stasiun Comal, yang dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata daerah.

Baca Juga :  Hisense Dinobatkan sebagai Pabrik Lighthouse Customer Centricity Pertama di Dunia dalam Industri TV oleh World Economic Forum

Luqman menegaskan bahwa layanan kereta api tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata.

“Dengan adanya pemberhentian kereta api di Stasiun Comal, kereta api diharapkan dapat menjadi gerbang bagi wisatawan untuk berkunjung ke Pemalang, sehingga lebih mudah mengakses berbagai destinasi wisata unggulan yang dimiliki daerah ini. Hal tersebut sejalan dengan komitmen KAI dalam mendukung pengembangan pariwisata dan perekonomian daerah,” tambahnya.

Dengan demikian, KAI Daop 4 Semarang sangat mengapresiasi sambutan positif dan dukungan yang diberikan oleh Bupati Pemalang. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menghadirkan layanan kereta api yang semakin optimal, aman, dan nyaman, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:00 WIB

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:00 WIB

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Berita Terbaru

Bisnis

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB