Tren Harga Komoditas, Kinerja Solid MIND ID Grup Dukung Kinerja Pertumbuhan Ekonomi

- Editor

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Di tengah gejolak harga komoditas global dan dinamika industri pertambangan, Holding Industri Pertambangan MIND ID mampu terus mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.

Perusahaan juga memastikan strategi hilirisasi tetap berjalan sebagai pilar utama peningkatan nilai tambah sekaligus motor bagi penguatan kinerja ekonomi Indonesia.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (13/4/2026), DPR RI memberikan apresiasi atas kinerja MIND ID yang tetap solid di tengah gejolak harga komoditas global. Langkah pengembangan hilirisasi pun konsisten dijalankan dan dinilai akan strategi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8% pada 2029.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menilai, kinerja MIND ID menunjukkan arah pengelolaan industri pertambangan yang semakin terintegrasi dan bernilai tambah.

“Di tengah berbagai tantangan industri pertambangan, konsolidasi dan sinergi melalui diversifikasi produk tambang telah mampu menunjukkan produksi dan pengelolaan tambang yang baik dari MIND ID,” ujarnya.

Baca Juga :  Kebiasaan Belanja yang Membuat Pengeluaran Membengkak

Sugeng menambahkan, kebijakan hilirisasi yang dijalankan MIND ID merupakan langkah strategis yang sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Kebijakan hilirisasi menjadi langkah strategis untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 2029,” ujarnya.

Ia menekankan, MIND ID memiliki peran penting dalam mengelola sumber daya mineral Indonesia secara terintegrasi dari hulu hingga hilir, sekaligus memperkuat tata kelola agar mampu memberikan nilai ekonomi jangka panjang.

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan di tengah transisi dan tantangan ekonomi global, MIND ID mampu mempertahankan kinerja yang positif, dengan mencapai target tahun 2025.

Secara kinerja, MIND ID membukukan pendapatan sebesar Rp 159 triliun atau 4% di atas target, EBITDA tercatat Rp 42 triliun atau melampaui target 3%, dan laba bersih mencapai Rp 29 triliun, atau 13% di atas target yang ditetapkan.

Pencapaian ini menjadi fondasi penting bagi perusahaan dalam menghadapi tahun berikutnya yang masih dibayangi volatilitas harga komoditas global.

Baca Juga :  Akurasi Tinggi dan Presisi Melalui Fabrikasi Logam Terpercaya dari Triagri Jaya Lestari

“MIND ID akan terus fokus menjaga keseimbangan antara kinerja produksi dan prinsip keberlanjutan,” jelasnya.

Memasuki 2026, perusahaan menargetkan peningkatan produksi pada sejumlah komoditas utama. Berdasarkan paparan perusahaan, produksi batubara diproyeksikan naik menjadi 49,5 juta ton, bauksit melonjak signifikan menjadi 5,3 juta wmt, serta bijih nikel meningkat menjadi 24,4 juta wmt.

Produksi timah juga ditargetkan tumbuh menjadi 29,1 ribu ton. Di sisi lain, beberapa komoditas seperti aluminium dan nikel matte mengalami penyesuaian produksi seiring strategi optimalisasi portofolio.

Maroef menegaskan, tahun 2026 akan menjadi fase krusial dalam memperkuat fondasi jangka panjang perusahaan, tidak hanya dari sisi volume produksi, tetapi juga dari aspek keberlanjutan.

“Tahun 2026 merupakan fondasi untuk mencapai target jangka panjang, termasuk perbaikan sustainability produksi seluruh komoditas,” jelasnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:00 WIB

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:00 WIB

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Berita Terbaru

Bisnis

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB