Baja sebagai Fondasi Rehabilitasi Pascabencana, Krakatau Steel Hadirkan Solusi Cepat dan Terukur

- Editor

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inovasi Hunian & Infrastruktur Modular Baja Berpotensi Jadi Pendapatan Berulang, Dukung Target Pemerintah dan Perkuat Top Line Perseroan

Jakarta, 25 Februari 2026

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (“Perseroan” atau “KRAS”) memperkuat portofolio bisnisnya melalui pengembangan solusi infrastruktur modular berbahan baja untuk rehabilitasi pascabencana. Inisiatif strategis ini tidak hanya sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional, tetapi juga membuka segmen pasar baru yang berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan dan kinerja keuangan Perseroan ke depan.

Direktur
Utama PT Krakatau
Steel (Persero), Tbk,
Dr. Akbar Djohan, menjelaskan bahwa respons cepat terhadap bencana gempa di
Sumatera dengan menyediakan hunian sementara, klinik, dapur umum, dan jembatan
darurat merupakan wujud nyata transformasi bisnis perseroan. “Kami tidak hanya menjual baja lembaran, tetapi telah berevolusi menjadi
penyedia solusi terintegrasi berbasis baja. Pasar
rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang bersifat urgent dan masif
menciptakan permintaan yang terukur dan berulang. Ini adalah lini bisnis baru
yang langsung menyentuh kebutuhan nasional dan memiliki dampak finansial yang
jelas bagi Perseroan,” ujar Dr. Akbar Djohan. Selain memimpin Krakatau Steel, beliau juga aktif sebagai
Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) serta Chairman
Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Baca Juga :  KAI Divre III Palembang Ingatkan Kembali Ketentuan Bagasi Penumpang Maksimal 20 Kg

Krakatau Steel Group
telah mempersiapkan kapasitas produksi yang konkret untuk menangkap peluang ini
yaitu Rumah Modular: Kapasitas produksi untuk memenuhi target penugasan
pemerintah sekitar 400 unit (ukuran 15x10m & 15x20m), dengan waktu
konstruksi hanya sekitar 30 hari. Ada juga Jembatan Bailey: Kapasitas
produksi 10 unit per minggu, dengan total target penugasan
mencapai 300 unit untuk pemulihan konektivitas. Serta
fasilitas pendukung: Dapur umum modular (SPPG), klinik sementara,
dan central kitchen

Kapasitas produksi yang
terukur ini menunjukkan kesiapan operasional Krakatau Steel Group untuk
mengonversi permintaan menjadi realisasi penjualan dan pendapatan dalam waktu
relatif singkat, memberikan sinyal positif bagi kinerja kuartalan mendatang. 

Analis: Pasar Strategis
dengan Multiplier Effect Tinggi

Mengomentari perkembangan
ini, Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, mengatakan,
“Solusi baja modular adalah game-changer dalam manajemen
bencana dan bisnis konstruksi. Kecepatan dan kepastian waktu penyelesaiannya
jauh melampaui metode konvensional. Bagi Krakatau Steel, ini adalah
diversifikasi pasar yang cerdas. Mereka memanfaatkan keunggulan bahan baku
internal untuk membangun produk akhir bernilai tambah tinggi, dengan pasar yang
didorong oleh kebutuhan pemerintah dan lembaga donor.”

Widodo menambahkan bahwa
potensi pasar ini bersifat jangka panjang, mengingat posisi Indonesia sebagai
wilayah rawan bencana dan tingginya kebutuhan infrastruktur dasar. Segmen ini
dapat memberikan kontribusi pendapatan yang stabil dan berulang (recurring
revenue
), sekaligus meningkatkan utilisasi pabrik.

Baca Juga :  Pesisir Terancam, Mangrove Menjawab: Data Kerusakan dan Aksi Perbaikan 2025

Dampak bagi Pemegang Saham
dan Prospek Ke Depan

Keberhasilan Krakatau
Steel Group dalam mengembangkan dan mengeksekusi solusi modular ini diharapkan
dapat meningkatkan Top Line Revenue yaitu menambah sumber pendapatan
baru dari produk hilir bernilai tambah tinggi, di luar penjualan baja
konvensional. Dapat juga memperbaiki keuntungan yaitu penjualan produk solusi
terintegrasi. Selain itu dapat memperkuat sentimen pasar dalam demonstrasi
kemampuan inovasi dan respon cepat terhadap kebutuhan nasional dapat meningkatkan
kepercayaan investor terhadap prospek pertumbuhan dan relevansi bisnis perseroan.
Dan juga merupakan sinergi dengan program pemerintah dengan memastikan
aliran proyek yang kontinyu melalui penugasan dan kerja sama dengan berbagai
kementerian/lembaga. 

“Ini adalah langkah
strategis yang membuktikan Krakatau Steel mampu beradaptasi dan menciptakan
nilai tambah. Keberhasilan dalam eksekusi proyek-proyek modular ini akan
menjadi catalyst positif bagi kinerja operasional dan
finansial Perseroan, yang pada akhirnya kami yakini akan berkontribusi terhadap
peningkatan nilai perusahaan bagi para pemegang saham,” tutup Dr. Akbar Djohan.

Dengan membidik segmen
bisnis baru yang strategis dan memiliki permintaan riil, PT Krakatau Steel
(Persero) Tbk menunjukkan komitmen untuk terus bertransformasi dan menciptakan
value creation yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen
Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:00 WIB

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:00 WIB

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00 WIB

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat

Berita Terbaru