Banjir Teratasi, 72 Keberangkatan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Normal 100 Persen

- Editor

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bergerak cepat menormalkan operasional perjalanan kereta api pascagenangan air yang terjadi di Stasiun Pekalongan pada periode 16–21 Januari 2026. Per Kamis, 22 Januari 2026, seluruh perjalanan kereta api yang berangkat dari wilayah PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta telah kembali beroperasi normal sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka).

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa mulai hari ini seluruh layanan kereta api telah berjalan normal dengan kecepatan operasional sesuai ketentuan.

“Mulai hari ini, operasional perjalanan kereta api dari Daop 1 Jakarta telah kembali normal 100 persen. Sebanyak 72 keberangkatan perjalanan kereta api penumpang dari Daop 1 Jakarta beroperasi sesuai program perjalanan, serta 13 perjalanan kereta api angkutan barang berjalan lancar,” ujar Franoto.

Ia menjelaskan, pada periode gangguan tersebut KAI tidak hanya menghadapi genangan air di wilayah Pekalongan, namun juga di sejumlah titik lain seperti kawasan Kampung Bandan dan Stasiun Jakarta Kota yang mengganggu kelancaran operasional.

Baca Juga :  Atasi Permasalahan Kekeringan, Pertamina Bangun Embung Watu Macan Berbasis Agroforestri

Sebagai langkah tindak lanjut untuk menghindari kejadian serupa, KAI Daop 1 Jakarta melakukan normalisasi saluran air di sepanjang jalur kereta api serta menyiagakan pompa air di area Stasiun Jakarta Kota dan Kampung Bandan untuk mempercepat pengaliran air dari emplasemen. Selain itu, petugas prasarana disiagakan penuh untuk melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi jalur rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api.

“KAI selalu siaga memantau kondisi jalur dan prasarana, serta secara aktif berkoordinasi dengan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem,” tegasnya.

Franoto menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama KAI dalam setiap kondisi. Masyarakat diminta tidak khawatir, karena seluruh perjalanan kereta api hanya dijalankan setelah dipastikan memenuhi standar keselamatan yang berlaku.

“Kami berkomitmen menjaga keselamatan dan keandalan layanan kereta api. Respons cepat serta kesiapsiagaan seluruh petugas menjadi kunci agar layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” tutup Franoto.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Tas Bodypack untuk yang Suka ke Gym: Gaya Hidup Sehat nan Stylish

Franoto menambahkan, pada periode 16–21 Januari 2026, KAI Daop 1 Jakarta melakukan pembatalan terhadap 40 perjalanan kereta api keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. KAI telah melakukan pengembalian bea tiket (refund) kepada sekitar 3.500 pelanggan dengan total nilai mencapai Rp1,3 miliar. Pengembalian bea tiket tersebut masih terus berlangsung sebagai bentuk tanggung jawab KAI kepada pelanggan, dengan batas waktu pengajuan refund hingga H+7 dari jadwal keberangkatan.

Bagi masyarakat yang terdampak dan belum melakukan pembatalan tiket, pengajuan refund dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, layanan online, maupun Contact Center KAI 121.

Humas KAI Daop 1 Jakarta

Franoto Wibowo

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:00 WIB

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:00 WIB

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Berita Terbaru

Bisnis

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB