Bersama Pelaku Industri, bitbybit Bahas Pergeseran Tren “Mobile-First” ke “AI-First” dalam AI Business Summit 2025

- Editor

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Data operasional tunjukkan otomatisasi AI kini mampu menangani hingga 80% pertanyaan pelanggan, mengubah struktur efisiensi bisnis ritel di Indonesia.

JAKARTA, 25 November 2025 – Pergeseran fundamental dalam interaksi konsumen dan bisnis menjadi fokus utama dalam “AI Business Summit 2025: Shaping The Future of AI-Driven Commerce” yang digelar di Ciputra World 2 Tower, Jakarta, Selasa (18/11). Acara yang diselenggarakan oleh bitbybit ini menghadirkan diskusi teknis mengenai adopsi Artificial Intelligence (AI) untuk efisiensi operasional.

Forum ini menyoroti bahwa fase adopsi teknologi commerce telah bergerak dari era web (2009) dan aplikasi mobile (2015) menuju integrasi AI penuh pada 2025. Dipandu oleh MC Cinthia Karani, diskusi panel menghadirkan Founder bitbybit William Tunggaldjaja, Strategic Partner Meta Eddyman Kharma, dan COO Torch Ivan Kurniawan.

Otomatisasi dan Peran Manusia

Dalam paparan utamanya, William Tunggaldjaja menguraikan data operasional di mana implementasi AI saat ini mampu menangani hingga 80% inquiries (pertanyaan pelanggan) dari awal hingga akhir. Kapabilitas ini mencakup penanganan tugas repetitif seperti pengecekan status pesanan dan stok barang.

Baca Juga :  Lonjakan Penumpang Kereta Api Jelang Libur Idul Adha 1446 H, KAI Daop 1 Jakarta Catat Lebih dari 129 Ribu Tiket Terjual untuk Periode 4-9 Juni 2025

Menurut William, adopsi AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan posisi manusia, melainkan untuk mengelevasi peran tenaga kerja ke fungsi-fungsi yang membutuhkan sentuhan personal dan kreativitas.

“AI efektif untuk pekerjaan berulang. Namun, manusia memiliki keunggulan dalam eskalasi masalah dan penyelesaian masalah secara kreatif. Integrasi ini membebaskan manusia dari pekerjaan robotik untuk fokus pada pekerjaan yang membutuhkan empati,” ujar William.

Pendekatan “Power Message” dan Infrastruktur Tanpa Kode

Forum ini juga memperkenalkan konsep teknis “Power Message”. Berbeda dengan sistem chatbot pasif konvensional, model ini dirancang untuk proaktif menginisiasi percakapan dengan pelanggan (“jemput bola”) tanpa menunggu input pengguna.

Teknologi ini didukung oleh infrastruktur AI Studio yang memungkinkan bisnis membangun agen AI tanpa penulisan kode (no-code). Platform ini mencakup pre-built skillset dan pengujian (playground) yang mendukung skenario percakapan dalam Bahasa Indonesia maupun bahasa asing.

Prasetyo Budi Utomo, Product Manager bitbybit, mendemonstrasikan penerapan teknologi ini melalui studi kasus nibbl.id.

“Agen AI mampu mencatat preferensi rasa pelanggan ke dalam basis data saat interaksi terjadi. Data ini kemudian digunakan untuk segmentasi pasar, sehingga kampanye pemasaran di masa depan dapat ditargetkan secara spesifik berdasarkan profil selera konsumen,” jelas Prasetyo.

Baca Juga :  Update Pemesanan Tiket KA Nataru 2025/2026 di Wilayah Daop 1 Jakarta

Data Nyata Efisiensi Operasional

Efektivitas implementasi AI divalidasi oleh data internal dari jenama lokal, Torch. Ivan Kurniawan mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan penggunaan sistem bitbybit, beban kerja tim layanan pelanggan berkurang signifikan.

” />

“Sebanyak 44% percakapan kini ditangani sepenuhnya oleh AI. Jika manusia bisa melakukan pekerjaan tersebut secara manual, AI dapat mengakselerasinya dengan lebih cepat dan akurat,” ungkap Ivan.

bitbybit menyatakan bahwa solusi ini telah terintegrasi dengan ekosistem e-commerce, termasuk Shopify dan Xendit, untuk mendukung skalabilitas bisnis di pasar Indonesia. Acara ini ditutup dengan sesi networking di mana peserta dapat mengunjungi booth interaktif dari SSDC (Shopify Expert Partner di Indonesia), KiriminAja (platform pengiriman terintegrasi untuk UMKM), Torch, dan nibbl.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Integrasi BIM dan Point Cloud untuk Verifikasi As-Built di Proyek Konstruksi
Tak Lagi Kesulitan Air, Warga Semanan Kini Nikmati Layanan Dari IPA Portabel PAM JAYA
KAI Daop 2 Bandung Imbau Masyarakat Disiplin Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang Demi Keselamatan Bersama
Kurs Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah di Tengah Ketidakpastian Global, Bittime Hadirkan IDR Swap Zero Fee
Inspeksi Thermal Otomatis Aset PLTU dengan DJI Dock 3
Optimalkan AI, MiiTel Ubah Percakapan Bisnis Jadi Data Strategis
Hadapi Ketidakpastian RKAB, BRI Finance Fokus Jaga Kualitas Portofolio
Hadapi Ketidakpastian RKAB, BRI Finance Fokus Jaga Kualitas Portofolio
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 01:00 WIB

Integrasi BIM dan Point Cloud untuk Verifikasi As-Built di Proyek Konstruksi

Rabu, 29 April 2026 - 19:02 WIB

Tak Lagi Kesulitan Air, Warga Semanan Kini Nikmati Layanan Dari IPA Portabel PAM JAYA

Rabu, 29 April 2026 - 19:01 WIB

KAI Daop 2 Bandung Imbau Masyarakat Disiplin Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang Demi Keselamatan Bersama

Rabu, 29 April 2026 - 19:01 WIB

Kurs Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah di Tengah Ketidakpastian Global, Bittime Hadirkan IDR Swap Zero Fee

Rabu, 29 April 2026 - 19:01 WIB

Inspeksi Thermal Otomatis Aset PLTU dengan DJI Dock 3

Rabu, 29 April 2026 - 16:02 WIB

Hadapi Ketidakpastian RKAB, BRI Finance Fokus Jaga Kualitas Portofolio

Rabu, 29 April 2026 - 16:02 WIB

Hadapi Ketidakpastian RKAB, BRI Finance Fokus Jaga Kualitas Portofolio

Rabu, 29 April 2026 - 16:02 WIB

Dukung Keseimbangan Gaya Hidup, BRI Finance Perkuat Akses Dana Tunai Fleksibel

Berita Terbaru

Bisnis

Inspeksi Thermal Otomatis Aset PLTU dengan DJI Dock 3

Rabu, 29 Apr 2026 - 19:01 WIB