Bitcoin Kembali Menguat, Bittime Tekankan Edukasi Investor

- Editor

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 30 April 2025 – Setelah mengalami koreksi harga yang cukup panjang, kini Bitcoin kembali menembus angka $95.000. Pemulihan harga ini, membuktikan ketahanan Bitcoin sebagai salah satu alternatif diversifikasi aset investasi.

Bitcoin tercatat menempati posisi ke-7 sebagai aset paling berharga di dunia, berdasarkan data CompaniesMarketCap. Hal ini, mempertegas posisi aset kripto sebagai diversifikasi investasi aset di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dunia saat ini.

Didorong berbagai faktor seperti pertimbangan ekonomi makro dan kondisi psikologis pasar, rebound harga Bitcoin baru-baru ini diikuti dengan penguatan nilai aset-aset kripto lainnya.

Menanggapi hal tersebut, CEO Bittime, Ryan Lymn, menyampaikan bahwa hal ini merupakan suatu kebanggaan, sekaligus momentum untuk menunjukkan potensi industri aset kripto terhadap keberlanjutan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Kembalinya Bitcoin ke angka $95.000 tentu menjadi pencapaian sekaligus kesempatan bagi pelaku industri aset kripto untuk mendorong literasi masyarakat, khususnya investor Indonesia atas potensi perkembangan aset kripto,” ungkap Ryan.

Baca Juga :  Pelindo Multi Terminal Pastikan Layanan Pelabuhan Tetap Berjalan Optimal di Periode Libur Nataru

Lebih lanjut, pergerakan pasar aset kripto yang kembali menguat menunjukkan peningkatan kepercayaan dan respon investor pada katalis makro. Di Indonesia sendiri, terdapat peningkatan jumlah investor sebesar 3,02% secara bulanan dari 12,92 juta investor, pada Januari 2025 menjadi 13,31 juta investor pada Februari 2025.

Ryan menekankan, literasi seputar industri aset kripto bagi para investor khususnya investor pemula merupakan hal yang sangat dibutuhkan saat ini. Ia memandang, meningkatkannya minat pasar terhadap aset kripto, wajib berbanding lurus dengan besarnya edukasi publik terkait fundamental investasi, dan keamanan aset. 

Selaras dengan itu, sebagai platform pertukaran aset kripto yang terdaftar dan diawasi, Bittime berkomitmen untuk menyediakan akses yang aman dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia dalam berinvestasi di aset digital.

Baca Juga :  Dampak AI dan Otomasi, 23 Pekerjaan apa yang akan hilang di tahun 2030?

Dalam komitmennya mendorong edukasi pengguna, BIttime berfokus pada kampanye dan aktivitas digital. Ini ditujukan agar dapat lebih banyak menjangkau pengguna dengan pendekatan yang menyenangkan, dan mudah dipahami.

Sebagai aset digital terdesentralisasi dan tidak terikat, aset kripto menjadi instrumen investasi yang menawarkan keunggulan lebih dibanding aset tradisional lainnya. Untuk itu, ketersediaan informasi dan platform jual-beli yang aman, akan sangat membantu investor mengelola aset di tengah gejolak ekonomi global.

Selain itu, sangat penting mengetahui tingkat toleransi risiko, serta strategi dan metode investasi yang sesuai bagi masing-masing investor. Sebab, aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha
“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”
Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University
Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India
Harga Emas Mulai Pulih, Peluang Naik ke 4.767 Terbuka
Mengenal Fase Akumulasi dalam Siklus Pasar Keuangan
Lewat Program Ikonik, Pertamina Foundation Nyalakan Semangat Menjaga Bumi
Hindari “Sarjana Salah Jurusan,” BINUS @Bekasi Ungkap Strategi Orang Tua Hadapi Dilema Biaya & Karir 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University

Senin, 27 April 2026 - 12:00 WIB

Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India

Senin, 27 April 2026 - 12:00 WIB

Harga Emas Mulai Pulih, Peluang Naik ke 4.767 Terbuka

Senin, 27 April 2026 - 12:00 WIB

Lewat Program Ikonik, Pertamina Foundation Nyalakan Semangat Menjaga Bumi

Senin, 27 April 2026 - 11:00 WIB

Hindari “Sarjana Salah Jurusan,” BINUS @Bekasi Ungkap Strategi Orang Tua Hadapi Dilema Biaya & Karir 2026

Senin, 27 April 2026 - 11:00 WIB

Optimalkan Momentum BRI Consumer Expo 2026, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Otomotif di Surabaya

Berita Terbaru

Bisnis

Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha

Senin, 27 Apr 2026 - 14:00 WIB

Bisnis

“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”

Senin, 27 Apr 2026 - 13:00 WIB

Bisnis

Harga Emas Mulai Pulih, Peluang Naik ke 4.767 Terbuka

Senin, 27 Apr 2026 - 12:00 WIB