Bittime Catatkan Kenaikan Trading Volume BTC hingga 401%, Respon Pasar di Tengah Gejolak Geopolitik?

- Editor

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 16 Maret 2026 – Pergerakan harga Bitcoin ($BTC) pada pertengahan Maret 2026 menunjukkan fase koreksi yang signifikan ke angka $74.000. Menanggapi hal ini, Bittime, crypto exchange yang mengusung Trustworthiness, sebagai salah satu pondasi platformnya, kembali menekankan penguatan literasi dan strategi investasi yang tidak terbatas pada sentimen pasar. 

Sebelumnya, menurut data dari Ad Hoc News terdapat dua agenda utama yang menjadi pusat perhatian dunia saat ini yaitu keputusan suku bunga oleh Federal Reserve Amerika Serikat pada 18 Maret mendatang serta tenggat waktu keputusan ETF kripto oleh The U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) pada akhir bulan ini. 

Kedua peristiwa tersebut diperkirakan akan menjadi katalis utama yang menentukan apakah pasar akan kembali menguat atau justru mengalami tekanan lebih lanjut akibat ketidakpastian ekonomi global.

Baca Juga :  82% Target Net Zero Tidak Terverifikasi saat Data Emisi Scope 3 Menjadi Isu Kritis dalam Strategi Iklim Korporasi

Di sisi lain, menurut data dari Cryptorank perkembangan teknologi blockchain terus menunjukkan kemajuan positif seperti yang terlihat pada  jaringan XRP Ledger yang mencatat lonjakan transaksi harian hingga mencapai 3 juta transaksi.

Selarasan dengan ini, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan lonjakan aktivitas perdagangan yang luar biasa dalam seminggu terakhir. Di mana, volume perdagangan aset $USDT meningkat hingga 189%, dan volume perdagangan $BTC melonjak hingga 401% pada 13 Maret 2026, merespon kondisi konsolidasi pasar global.

Hal ini menunjukkan dampak ketegangan global dan pergeseran adopsi aset oleh lembaga institusional. Sekaligus mengartikan aset kripto yang dipandang tidak lagi sebatas aset spekulatif tetapi juga untuk kebutuhan aset dunia nyata yang dikonversi ke dalam bentuk digital. 

Lebih lanjut, dinamika ini mengingatkan para investor untuk meningkatkan literasi keuangan dan strategi investasi yang sesuai dengan risiko portofolio masing-masing. Sebab, investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya.

Baca Juga :  Tips Menangani Kucing Berantem di Rumah

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini. Sebab, dengan pemahaman yang baik, investor dapat mengelola risiko dengan lebih bijak dan berdasarkan profil risiko masing-masing.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global
Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%
Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur
Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi
Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:00 WIB

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:00 WIB

Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:00 WIB

Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:00 WIB

Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Berita Terbaru

Bisnis

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB