Danantara dan Krakatau Steel, Sinergi Strategis Membangun Kemandirian Industri Nasional

- Editor

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 1 Desember 2025 – Dinamika mengenai penempatan dana Danantara di pasar modal memunculkan refleksi penting bagi arah kebijakan pembiayaan nasional. Sebagai industri strategis nasional, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group menilai bahwa lembaga pengelola dana publik seperti Danantara memiliki peran vital dalam menentukan masa depan industrialisasi Indonesia.

Dalam pandangan
Krakatau Steel, investasi yang bersumber dari dana publik seharusnya tidak
hanya mengejar imbal hasil portofolio, melainkan diarahkan untuk memperkuat
ekonomi riil, memperdalam hilirisasi, memperluas basis manufaktur, serta
mempertahankan dan mengembangkan industri strategis yang sudah ada.

Menuju Ekosistem Industri yang
Berdaulat dan Berkelanjutan

Sebagai
produsen baja terintegrasi satu-satunya di Indonesia, Krakatau Steel memegang
peran sentral dalam memastikan keberlanjutan rantai pasok sektor manufaktur
nasional mulai dari konstruksi, otomotif, hingga energi.

Melalui
dukungan Danantara, Krakatau Steel dapat memperkuat produktivitas, mendorong
hilirisasi, serta meningkatkan nilai tambah produk baja nasional agar Indonesia
tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen bernilai strategis dalam
ekosistem global.

Menurut,
Pengamat Industri Baja dan Pertambangan SMInsights, Widodo Setiadharmaji, langkah
Danantara dalam mendukung Krakatau Steel mencerminkan transformasi paradigma
pembiayaan negara yang lebih produktif dan visioner.

Baca Juga :  Tetap Kering dan Stylish: Pilihan Jaket Anti Air dari Bodypack untuk Musim Hujan

“Dukungan
terhadap Krakatau Steel melalui Danantara bukan semata penyelamatan korporasi,
melainkan langkah strategis untuk membangun kembali struktur industri baja
nasional agar lebih tangguh dan terintegrasi. Melalui kapasitas pembiayaannya,
Danantara dapat menata ulang rantai pasok baja nasional, memperkuat
keterhubungan antara sektor hulu dan hilir, serta memastikan investasi
diarahkan untuk memperkuat ekonomi riil dan daya saing industri Indonesia,”
jelas Widodo.

Sinergi
antara Danantara dan Krakatau Steel menjadi momentum penting bagi kebangkitan
industri nasional. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, industri baja
Indonesia berpeluang besar menjadi penggerak utama kemandirian ekonomi
nasional, sekaligus mewujudkan visi Asta Cita Presiden RI dalam membangun
bangsa yang kuat, kemakmuran rakyat yang berdaulat, dan berdaya saing global.

Dukungan yang Sejalan dengan
Asta Cita

Visi
Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam Asta Cita menekankan pentingnya
pembangunan ekonomi yang berdikari, penguatan industri dalam negeri, dan
peningkatan nilai tambah di sektor strategis.

Baca Juga :  KAI Daop 4 Resmikan Griya Karya Semarang Tawang, Fasilitas Istirahat Nyaman untuk Awak KA dari Luar Daop Demi Jaga Performa Operasional

Langkah
Danantara untuk mengarahkan dukungan kepada Krakatau Steel menjadi bukti
konkret bahwa kebijakan pembiayaan nasional kini bergerak menuju paradigma
baru, yaitu mendorong pertumbuhan berbasis industrialisasi dan produktivitas
nasional.

Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, menyambut baik arah
kebijakan Danantara yang menempatkan sektor industri strategis sebagai
prioritas pembiayaan.

“Kami
melihat dukungan terhadap Krakatau Steel bukan sekadar bentuk investasi, tetapi
kepercayaan negara terhadap peran strategis kami dalam membangun pondasi
industri nasional. Setiap rupiah dana publik yang digerakkan untuk memperkuat
sektor riil adalah investasi bagi kemandirian ekonomi bangsa,” ujar Akbar
Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman IISIA
(Indonesia Iron & Steel Industry Association) dan Chairman ALFI/ILFA
(Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia).

Ia
menambahkan bahwa Krakatau Steel siap meningkatkan produktivitas dan efisiensi,
serta mempercepat transformasi industri baja nasional agar mampu bersaing di tingkat
regional maupun global.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen
Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:00 WIB

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:00 WIB

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00 WIB

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat

Berita Terbaru