Dua Hari Posko Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 60 Ribu Pelanggan

- Editor

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (Jawa Barat), 14 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat pada dua hari pertama masa Posko Angkutan Lebaran 2026, yakni pada tanggal 13 hingga 14 Maret 2026. Selama periode tersebut, total sebanyak 32.144 pelanggan tercatat berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung, sementara 28.460 pelanggan tercatat tiba menggunakan layanan kereta api.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa tingginya jumlah pelanggan pada awal masa posko ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian selama periode mudik Lebaran. Selain menawarkan kenyamanan dan ketepatan waktu, kereta api juga dinilai sebagai moda transportasi yang aman dan efisien bagi masyarakat.

“Kami melihat antusiasme masyarakat untuk menggunakan kereta api pada masa Angkutan Lebaran tahun ini cukup tinggi. Pada dua hari pertama masa posko, tercatat lebih dari 60 ribu pelanggan telah menggunakan layanan kereta api baik yang berangkat maupun tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung,” ujar Kuswardojo.

Secara kumulatif hingga dua hari pertama masa Posko Angkutan Lebaran 2026, sebanyak 250.290 tiket kereta api telah terjual untuk perjalanan kereta api jarak jauh dari wilayah Daop 2 Bandung. Angka tersebut setara dengan okupansi sebesar 72,4% dari total 345.840 tempat duduk yang disediakan selama masa Angkutan Lebaran tahun ini.

Baca Juga :  Krakatau Steel Siap Dukung Mandat Pembangunan 300 Ribu Jembatan

KAI Daop 2 Bandung sebelumnya telah menyiapkan kapasitas tempat duduk tersebut untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. Penyediaan kapasitas ini mencakup perjalanan kereta api reguler maupun kereta tambahan yang dioperasikan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

Kuswardojo menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan penjualan tiket serta arus pergerakan pelanggan di berbagai stasiun. Langkah ini dilakukan agar seluruh pelayanan selama masa Angkutan Lebaran dapat berjalan dengan lancar dan optimal.

“Kami memastikan seluruh aspek pelayanan telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari kesiapan sarana kereta, prasarana di stasiun, hingga kesiapan petugas di lapangan. Tujuannya adalah agar seluruh pelanggan dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran,” tambahnya.

Baca Juga :  Cara Menghentikan Haid Berkepanjangan saat Pakai KB Implan

Selain memastikan ketersediaan kapasitas angkutan, KAI Daop 2 Bandung juga berkomitmen menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan, mulai dari kebersihan stasiun dan kereta, peningkatan fasilitas pelayanan, hingga optimalisasi pelayanan petugas yang siap membantu pelanggan selama perjalanan.

Pada kesempatan tersebut, Kuswardojo juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api agar merencanakan perjalanan dengan baik serta melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi KAI untuk menghindari penipuan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, membawa identitas yang sesuai dengan data pada tiket, serta memperhatikan kembali jadwal keberangkatan kereta. Dengan demikian proses boarding dapat berjalan lancar dan perjalanan mudik menggunakan kereta api dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” tutup Kuswardojo.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, KAI Daop 2 Bandung optimistis dapat memberikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 2026, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang akan merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menuju Usia ke-45, BINUS University Raih Global Most Innovative Knowledge Enterprise (MIKE) Award 2025: Wujudkan Dampak Berkelanjutan
Ketegangan Amerika-Iran Kembali Memanas, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Aset Investasi
Krakatau Steel Soroti Pergeseran Peta Baja Global, Dorong Penguatan Struktur Pasar Domestik yang Sehat
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kinerja Kopi PalmCo Tetap Solid di Tengah Tekanan Cuaca
KAI Hadirkan KA Sangkuriang Rute Bandung – Ketapang, Perkuat Konektivitas Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Sinyal Bahaya untuk Nvidia? Google Siapkan Gebrakan Besar di AI
Perkuat Sinergi Akademik dan Industri Global, KLTC Lakukan MoU Dengan Enigma Business School (EBS)
Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang & Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Menuju Usia ke-45, BINUS University Raih Global Most Innovative Knowledge Enterprise (MIKE) Award 2025: Wujudkan Dampak Berkelanjutan

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Ketegangan Amerika-Iran Kembali Memanas, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Aset Investasi

Selasa, 21 April 2026 - 19:01 WIB

Krakatau Steel Soroti Pergeseran Peta Baja Global, Dorong Penguatan Struktur Pasar Domestik yang Sehat

Selasa, 21 April 2026 - 17:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kinerja Kopi PalmCo Tetap Solid di Tengah Tekanan Cuaca

Selasa, 21 April 2026 - 17:00 WIB

KAI Hadirkan KA Sangkuriang Rute Bandung – Ketapang, Perkuat Konektivitas Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Selasa, 21 April 2026 - 17:00 WIB

Perkuat Sinergi Akademik dan Industri Global, KLTC Lakukan MoU Dengan Enigma Business School (EBS)

Selasa, 21 April 2026 - 16:00 WIB

Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang & Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?

Selasa, 21 April 2026 - 16:00 WIB

Kartini Masa Kini di Industri Hospitality: Perempuan di Balik Topotels Hotels & Resorts

Berita Terbaru