KAI dan FT UNY Perkuat Kolaborasi Pengembangan Kompetensi Pekerja Sarana Berbasis Maintenance Instruction

- Editor

Jumat, 23 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kapasitas sumber daya manusianya melalui kolaborasi strategis dengan dunia pendidikan tinggi. Terbaru, KAI melalui Unit Pengelolaan Sarana menjalin kerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (FT UNY) dalam rangka pengembangan kompetensi widyaiswara dan pekerja sarana berbasis Maintenance Instruction (MI). Diskusi lanjutan atas rencana tersebut telah digelar di Gedung KPLT FT UNY (22/5).

Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana KAI John Robertho menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari transformasi pembelajaran di lingkungan KAI.

“Kerja sama ini diarahkan untuk mencetak pengajar internal dan pekerja sarana yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kemampuan pedagogik yang kuat. Ini adalah pondasi penting bagi pengembangan SDM yang adaptif dan berorientasi masa depan,” ujar John.

Dalam pertemuan tersebut, tim KAI dan FT UNY melakukan peninjauan fasilitas laboratorium teknik yang dimiliki kampus, sekaligus membahas skema pelatihan teknis berbasis praktik. Pemanfaatan fasilitas akademik dan pengalaman dosen menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung efektivitas pelatihan berbasis industri.

Baca Juga :  HUT ke-80 KAI: Dari Rel Pertama, Menyatukan Negeri, Menuju Transformasi Digital dengan Semangat Melayani

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa kolaborasi ini mencakup penyusunan kurikulum bersama, pelibatan dosen sebagai pengajar pelatihan pekerja sarana, serta peningkatan kualitas trainer KAI melalui pendekatan pedagogik yang terstruktur.

“Kami menargetkan pelatihan yang tidak hanya memenuhi standar teknis, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan aplikatif,” jelas Anne.

Pelatihan yang dirancang akan berfokus pada Maintenance Instruction, sebuah pendekatan sistematis dalam manajemen dan perawatan sarana perkeretaapian. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjawab kebutuhan akan keandalan operasional dan keselamatan layanan kereta api.

Selain aspek teknis, kolaborasi juga mencakup pengembangan tenaga pengajar KAI sebagai learning technologist dan learning specialist, serta penyusunan pelatihan bersertifikasi sesuai kebutuhan operasional di lapangan. Seluruh rangkaian akan dikelola secara profesional dengan melibatkan kedua belah pihak secara aktif.

Baca Juga :  Dua Mahasiswa Program Business Information Technology Buktikan Kualitas di IndonesiaNEXT Summit 2025

Rencana Kolaborasi KAI – FT UNY:

– Pelibatan dosen FT UNY sebagai pengajar pelatihan teknis.

– Pemanfaatan laboratorium FT UNY untuk praktikum sarana.

– Penyusunan modul pelatihan bersama berbasis MI.

– Pengembangan tenaga pengajar sebagai learning technologist dan learning specialist.

– Peningkatan kompetensi pedagogik trainer internal KAI.

– Penyelenggaraan diklat bersertifikasi bersama UNY.

Kerja sama ini menjadi langkah konkret KAI dalam mewujudkan ekosistem pembelajaran berkelanjutan yang terintegrasi dengan praktik industri.

“Inisiatif ini memperluas kolaborasi antara dunia usaha dan pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat transformasi SDM perkeretaapian nasional,” tutup Anne.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%
Tips Kirim Uang ke Luar Negeri: Lebih Efisien di Tengah Kurs yang Dinamis
BINUS Online Future Festival Bekali Generasi Muda untuk Memahami Potensi Diri & Lebih Siap Memulai Karier
Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil
Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan
NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset
Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY
54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

Tips Kirim Uang ke Luar Negeri: Lebih Efisien di Tengah Kurs yang Dinamis

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

BINUS Online Future Festival Bekali Generasi Muda untuk Memahami Potensi Diri & Lebih Siap Memulai Karier

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

Senin, 4 Mei 2026 - 13:01 WIB

Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

Berita Terbaru