KAI Daop 1 Jakarta Lakukan Penyesuaian Pola Operasi Kereta Api Keberangkatan Gambir, Pasar Senen dan Kedatangan ke Jakarta Mulai 1 Desember 2025

- Editor

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 17 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta akan melakukan penyesuaian pola operasi pada sejumlah perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) mulai 1 Desember 2025. Penyesuaian meliputi perubahan pola perhentian kereta api keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, serta kereta api kedatangan menuju Jakarta.

Langkah ini dilakukan semata-mata untuk meningkatkan pelayanan dengan fokus utama pada keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api, sekaligus memastikan operasional KAI semakin andal dan tepat waktu.

Penyesuaian Pola Perhentian Kereta Api Berangkat (Nomor Genap) Wilayah Daop 1 Jakarta

Salah satunya adalah:

1. KA Fajar Utama Yogyakarta (110B)

Relasi: Pasar Senen – Yogyakarta

Sebelum 1 Desember 2025: Berhenti di Stasiun Bekasi, Karawang, Cikampek

Per 1 Desember 2025:

Hanya berhenti di Stasiun Bekasi dan Karawang untuk naik turun penumpang

Selanjutnya berhenti di: Haurgelis, Terisi, Jatibarang, Cirebon, Ciledug, Bumiayu, Purwokerto, Kroya, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, Wates, dan tiba di Yogyakarta.

Penyesuaian Pola Perhentian Kereta Api Kedatangan (Nomor Ganjil) ke Jakarta

Perubahan dominan adalah penghapusan perhentian di Stasiun Jatinegara untuk sejumlah KA berikut:

Baca Juga :  Kinerja Positif 2025: KAI Daop 7 Madiun Angkut 68.452 Ton Barang, Ketepatan Waktu Capai 98.58%

1. KA Manahan (61B)

Relasi Solo Balapan – Gambir

Sebelumnya: Cikarang, Jatinegara, Gambir

Per 1 Desember: Tidak berhenti di Stasiun Jatinegara

2. KA Bogowonto (103B)

Relasi Lempuyangan – Pasar Senen

Sebelumnya: Cikarang, Bekasi, Jatinegara, Pasar Senen

Per 1 Desember: Tidak berhenti di Stasiun Jatinegara

3. KA Gajahwong (105B)

Relasi Lempuyangan – Pasar Senen

Sebelumnya: Bekasi, Jatinegara, Pasar Senen

Per 1 Desember: Tidak berhenti di Stasiun Jatinegara

4. KA Gunung Jati (119B)

Relasi Semarang Tawang – Gambir

Sebelumnya: Bekasi, Jatinegara, Gambir

Per 1 Desember: Tidak berhenti di Stasiun Jatinegara

5. KA Cakrabuana (121B)

Relasi Purwokerto – Gambir

Sebelumnya: Cikampek, Bekasi, Jatinegara, Gambir

Per 1 Desember: Tidak berhenti di Stasiun Jatinegara

6. KA Parahyangan (137B)

Relasi Bandung – Gambir

Sebelumnya: Bekasi, Jatinegara, Gambir

Per 1 Desember: Tidak berhenti di Stasiun Jatinegara

Penyesuaian Waktu Tempuh (WT)

Selain pola perhentian, terdapat pula selisih waktu tempuh (WT) berdasarkan penyesuaian perjalanan. Rata-rata perubahan kurang dari 10 menit, dan tidak berdampak signifikan terhadap jadwal keseluruhan.

KA Berangkat (Nomor Genap)

Penambahan WT tertinggi: +5 menit

Contoh: KA Madiun Jaya (144B)

Baca Juga :  Risiko Investasi Saham yang Perlu Dipahami Investor Pemula

Gapeka 2025: Berangkat Pasar Senen 21:10 – Tiba Madiun 06:05 (WT: 8 jam 55 menit)

Per 1 Desember: Berangkat 21:10 – Tiba 06:10 (WT: 9 jam)

KA Kedatangan (Nomor Ganjil)

Penambahan WT tertinggi: +8 menit

Contoh: KA Mataram (75B)

Relasi Solo Balapan – Pasar Senen

Gapeka 2025: Berangkat 08:50 – Tiba 16:36 (WT: 7 jam 46 menit)

Per 1 Desember: Berangkat 08:40 – Tiba 16:34 (WT: 7 jam 54 menit)

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan, “Penyesuaian pola operasi ini dilakukan dalam rangka memastikan keselamatan perjalanan, meningkatkan efisiensi operasi, dan memaksimalkan kelancaran arus kedatangan serta keberangkatan kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta. Kami berharap masyarakat dapat menyesuaikan rencana perjalanannya dengan perubahan ini yang mulai berlaku 1 Desember 2025.”

Ixfan juga mengimbau pelanggan untuk selalu memperhatikan jadwal terbaru di aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, serta kanal informasi lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center 121, WhatsApp KAI 0811-222-33-121, atau memantau media sosial resmi KAI.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hasil Kuartal I-2026, Krakatau Steel (KRAS) Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan
Bin Zayed International Jajaki Investasi Air Bersih Jakarta, PAM JAYA Tegaskan Kolaborasi untuk Percepatan Layanan 100 Persen
Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali
Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan
Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional
AI Center Makassar dan GDGoC UNM Kembali Gelar Study Jam Robotics dan IoT Bahas Koneksi ESP32 ke Web
Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha
“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:00 WIB

Hasil Kuartal I-2026, Krakatau Steel (KRAS) Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan

Senin, 27 April 2026 - 20:00 WIB

Bin Zayed International Jajaki Investasi Air Bersih Jakarta, PAM JAYA Tegaskan Kolaborasi untuk Percepatan Layanan 100 Persen

Senin, 27 April 2026 - 19:00 WIB

Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali

Senin, 27 April 2026 - 17:00 WIB

Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan

Senin, 27 April 2026 - 17:00 WIB

Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional

Senin, 27 April 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University

Berita Terbaru