KAI Daop 2 Bandung Himbau Pelanggan Berangkat Lebih Awal ke Stasiun Antisipasi Perubahan Kondisi Cuaca dan Kemacetan

- Editor

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menghimbau kepada seluruh pelanggan kereta api untuk berangkat lebih awal menuju stasiun dari jadwal keberangkatan. Himbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kemacetan lalu lintas akibat curah hujan tinggi yang berpotensi dapat menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan di wilayah Bandung dan sekitarnya.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa faktor cuaca dan kondisi jalan dapat mempengaruhi waktu tempuh menuju stasiun. “Kami mengimbau kepada pelanggan agar memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun, terutama pada jam-jam sibuk dan saat terjadi hujan deras. Berangkat lebih awal menjadi langkah bijak agar pelanggan tidak tertinggal kereta akibat keterlambatan tiba di stasiun,” ujar Kuswardojo.

Baca Juga :  Daop 6 Yogyakarta Bersama Lawasan Batik & ISI Yogyakarta Selenggarakan Pameran Fotografi "Jogja Where to Go"

KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan bahwa pintu boarding di stasiun untuk perjalanan KA jarak jauh ditutup 10 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta, sehingga pelanggan diharapkan sudah berada di area peron sebelum waktu tersebut.

Baca Juga :  Proyek AI Skala Besar Diumumkan Trump dan CEO Nvidia di Arab Saudi

Selain itu, KAI Daop 2 Bandung juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran operasional dan kenyamanan pelanggan selama musim hujan, termasuk kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi potensi gangguan perjalanan akibat kondisi cuaca ekstrem.

“Kami mohon kerja sama seluruh pelanggan untuk selalu memperhatikan informasi perjalanan terbaru melalui aplikasi Access by KAI atau media sosial resmi KAI, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan,” tutup Kuswardojo.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali
Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan
Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional
AI Center Makassar dan GDGoC UNM Kembali Gelar Study Jam Robotics dan IoT Bahas Koneksi ESP32 ke Web
Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha
“Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”
Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University
Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 19:00 WIB

Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali

Senin, 27 April 2026 - 17:00 WIB

Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan

Senin, 27 April 2026 - 17:00 WIB

Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional

Senin, 27 April 2026 - 15:01 WIB

AI Center Makassar dan GDGoC UNM Kembali Gelar Study Jam Robotics dan IoT Bahas Koneksi ESP32 ke Web

Senin, 27 April 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University

Senin, 27 April 2026 - 12:00 WIB

Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India

Senin, 27 April 2026 - 12:00 WIB

Harga Emas Mulai Pulih, Peluang Naik ke 4.767 Terbuka

Berita Terbaru

Bisnis

Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha

Senin, 27 Apr 2026 - 14:00 WIB