KAI Divre III Palembang Optimalkan Perawatan Jembatan Untuk Kelancaran Perjalanan Kereta Api

- Editor

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, 27 September 2025 – Dalam rangka menjaga kelancaran, keselamatan dan mengoptimalkan perjalanan kereta api, PT KAI Divre III Palembang terus mengoptimalkan perawatan jembatan atau Bangunan Hikmat (BH) yang tersebar di seluruh wilayah operasinya. Upaya ini menjadi bagian penting dalam memastikan sarana prasarana perkeretaapian selalu dalam kondisi andal, aman, dan siap melayani masyarakat.

Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 889 Bangunan Hikmat di wilayah Divre III Palembang, yang terdiri dari:

• Kelas 1 (jembatan baja): 60 BH

• Kelas 2 (jembatan beton): 9 BH

• Kelas 3 (jembatan komposit seperti jembatan kecil, gorong-gorong, duiker jembatan, dan talang air): 820 BH

“Jembatan merupakan infrastruktur vital yang harus selalu dalam kondisi prima. Dengan perawatan yang optimal, kami ingin memastikan perjalanan kereta api dapat berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Aida.

Tiga Jenis Perawatan Jembatan

Untuk memastikan keandalan operasi dan memperpanjang usia jembatan, Divre III Palembang melakukan tiga jenis perawatan utama, yaitu:

Baca Juga :  Pasar Spot Ethereum Mulai Dilirik Investor Institusional Seiring Stabilnya Aktivitas On-Chain

1. Inspeksi

Pemeriksaan visual secara rutin dan pemanfaatan teknologi digital seperti penggunaan drone untuk mendeteksi kondisi jembatan, termasuk potensi masalah pada struktur dan komponennya.

2. Perawatan Preventif (harian, bulanan, dan tahunan)

Dilakukan secara berkala untuk mencegah kerusakan, antara lain pengecatan ulang guna mencegah korosi, pembersihan saluran air di sekitar jembatan, serta pengencangan baut-baut rel maupun konstruksi jembatan.

3. Perbaikan

Dilakukan apabila ditemukan kerusakan atau keausan pada elemen jembatan, termasuk penggantian bantalan jembatan yang sudah tidak layak agar kembali ke kondisi operasi yang aman.

Tujuan Perawatan Jembatan

Perawatan jembatan dilakukan untuk:

• Memastikan keandalan operasi, agar jembatan tetap kokoh dan mampu menahan beban kereta api sesuai prosedur (beban gandar, lendutan, stabilitas konstruksi, dan ruang bebas).

• Menjamin keselamatan, dengan mencegah kecelakaan dan memastikan jalur kereta api aman terhadap berbagai potensi gangguan seperti beban angin, gempa, air, tanah aktif, maupun perubahan temperatur.

Baca Juga :  KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Lebih dari Rp1,1 Miliar di Tahun 2025

• Memperpanjang umur pakai, karena perawatan yang baik dapat mencegah kerusakan parah dan memperpanjang usia ekonomis jembatan yang rata-rata mencapai hampir 100 tahun.

Sebagai upaya mendukung sistem transportasi yang lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan, PT KAI juga secara bertahap mengganti bantalan kayu pada jembatan baja dengan bantalan sintetis. Material sintetis ini tidak memerlukan penebangan pohon, mengurangi limbah, serta memiliki ketahanan terhadap cuaca ekstrem, api, dan bahan kimia.

Hingga saat ini, KAI Divre III Palembang telah mengganti bantalan sintetis pada 69 titik Bangunan Hikmat.

“Diharapkan dengan pengoptimalan perawatan jembatan serta penggantian bantalan sintetis tersebut, perjalanan kereta api di wilayah Divre III Palembang semakin andal, aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Aida

 

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi
Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:00 WIB

Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:00 WIB

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Berita Terbaru

Bisnis

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB