KAI Divre IV Tanjungkarang Perkuat Tata Kelola dan Pengamanan Aset Negara

- Editor

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan dan pengamanan aset negara di bawah penguasaannya. Langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab KAI sebagai BUMN yang mengelola aset milik negara agar termanfaatkan secara optimal, tertib administrasi, dan memiliki kepastian hukum.

Manager Humas Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menjelaskan bahwa pengelolaan aset menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung operasional dan keberlanjutan layanan transportasi perkeretaapian di Sumatera bagian selatan.

“KAI Divre IV berkomitmen menjalankan pengelolaan aset sesuai peraturan yang berlaku. Kami memastikan aset digunakan sepenuhnya untuk kepentingan publik dan dilindungi dari penguasaan pihak yang tidak berhak,” ujar Zaki.

Baca Juga :  Tingkatkan Keandalan Jalur, KAI Daop 4 Semarang Lakukan Perbaikan di Perlintasan Sebidang Jalan Arif Rahman Hakim Tegal

Sepanjang tahun 2024, KAI Divre IV bersama Kementerian ATR/BPN berhasil mensertifikasi lahan seluas 1.298.691 m², yang tersebar di wilayah OKU, Lampung Selatan, Lampung Utara, dan Kota Bandar Lampung. Sementara hingga Oktober 2025, telah dituntaskan sertifikasi tambahan seluas 1.173.103 m² di wilayah OKU, Lampung Utara, dan Bandar Lampung.

Selain sertifikasi, KAI juga aktif melakukan penertiban aset yang dikuasai atau dimanfaatkan tanpa izin, dengan pendekatan persuasif dan berlandaskan asas musyawarah.

Baca Juga :  KAI Daop 8 Surabaya dan Komunitas Java Train Gelar Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang Peringati Hari Pahlawan

“Kami tidak hanya menjaga aset negara, tetapi juga memastikan pemanfaatannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan layanan transportasi,” tambah Zaki.

KAI Divre IV Tanjungkarang berkomitmen menjaga tata kelola aset yang profesional, transparan, dan berintegritas, sehingga setiap aset negara yang dipercayakan dapat mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelayanan publik yang efisien.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru