Kementerian PU Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir di Bali

- Editor

Kamis, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 11 September 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait bergerak cepat melakukan langkah-langkah tanggap darurat untuk menangani bencana banjir yang melanda Kota Denpasar, Bali, pada Rabu (10/9/2025) dini hari. Respons cepat ini dilakukan untuk mengurangi dampak bencana dan memastikan keselamatan masyarakat yang terdampak.

Banjir yang terjadi sekitar pukul
03.00 WITA di Bali dipicu oleh intensitas hujan yang sangat tinggi. Data dari
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan curah hujan
mencapai 245,5 milimeter (mm) per hari. Curah hujan yang tinggi ini menyebabkan
volume air Sungai Tukad Badung meningkat drastis hingga 85,85 m³/detik, yang
akhirnya meluap dan menggenangi permukiman warga serta sejumlah ruas jalan di
Kecamatan Denpasar Barat.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan
komitmen penuh kementeriannya dalam penanganan bencana. Menurutnya, keselamatan
warga adalah prioritas utama. Langkah-langkah penanganan telah dilakukan
Kementerian PU dengan memobilisasi alat berat untuk pembersihan sampah dan
membantu langkah-langkah tanggap darurat guna mengurangi dampak bencana dan
memastikan keselamatan masyarakat terdampak.

Baca Juga :  PT KAI Divre IV Tanjungkarang Imbau Pelaku Usaha Waspadai Penipuan Berkedok Pengadaan Barang dan Jasa

“Kami terus memprioritaskan
keselamatan dan kenyamanan masyarakat terdampak. Kementerian PU
akan memberikan dukungan penuh dalam menangani dampak banjir di Bali,” kata
Menteri Dody.

Sebagai langkah konkret di lapangan,
Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida langsung
berkoordinasi dengan TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar. Tim gabungan ini akan terus memonitor
kondisi terkini di titik-titik banjir.

Sejumlah alat berat pun telah
dimobilisasi, termasuk ekskavator untuk membersihkan sampah yang menyumbat di
pintu rotari dan trashrack di Waduk Muara. Selain itu, Kementerian PU juga
menempatkan pompa bergerak (mobile pump) di beberapa lokasi untuk mempercepat
penyedotan air genangan. Identifikasi lanjutan juga terus dilakukan dengan
melakukan pengecekan infrastruktur serta memantau kondisi di lapangan untuk
memastikan proses penanganan berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Dirut KAI: Adaptif, Solutif, dan Kolaboratif Jadi Kunci Navigasi Perubahan Bisnis

Upaya tanggap darurat pun mulai
menunjukkan hasil positif. Berdasar hasil pemantauan pada pagi hari, ketinggian
air di Waduk Muara telah berangsur surut, dari sebelumnya 190 cm turun menjadi
130 cm.

Upaya cepat penanganan banjir oleh
Kementerian PU di Kota Denpasar tersebut juga berdampak positif bagi wilayah di
sekitarnya, termasuk di Kabupaten Badung. Genangan air di sejumlah titik utama
di Kabupaten Badung mulai surut seperti jalan Sunset Road, Legian, Raya Canggu
Kerobokan, Bypass Ngurah Rai, Setia Budi, hingga Underpass Dewa Ruci (Simpang
Siur) sudah dapat dilalui, sehingga aktivitas warga dan arus lalu lintas di
kawasan pariwisata di Bali pun mulai pulih.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen
Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:00 WIB

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:00 WIB

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00 WIB

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat

Berita Terbaru