Koreksi Sehat ETH di Tengah Momen Positif Pasar Kripto Global

- Editor

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 16 September 2025 – Pasar aset kripto global kembali menunjukkan momentum positif yang signifikan, didorong oleh pergerakan harga Bitcoin (BTC) yang kembali menguat setelah mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir. 

BTC berhasil pulih dan kembali ke zona hijau, menyeret sebagian besar altcoin lain, termasuk Ethereum (ETH) yang ikut bergerak naik. Setelah mengalami penurunan sekitar 0,49% dalam 24 jam terakhir. Terlepas dari pergerakan harian, Ethereum tetap memegang peranan vital dalam blockchain global.

Beberapa faktor diyakini menjadi pemicu koreksi harga jangka pendek ini. Salah satunya adalah aksi profit taking atau pengambilan keuntungan yang dilakukan oleh sebagian investor besar setelah reli harga yang panjang. Ketika ETH mendekati level all-time high (ATH) di $4.953,73, tekanan jual meningkat yang memperlambat laju kenaikannya. 

Selain itu, sentimen makroekonomi global juga turut memengaruhi. Kekhawatiran akan kenaikan suku bunga dan penguatan dolar AS membuat investor lebih berhati-hati, dan sebagai pemicu bagi mereka untuk mengurangi eksposur terhadap aset berisiko seperti aset kripto. 

Baca Juga :  Pertamina Hulu Rokan dan SUCOFINDO Perkuat Komitmen Kinerja Berkelanjutan lewat Sertifikasi Sistem Manajemen Terintegrasi

Kompetisi yang semakin ketat dari altcoin lain yang menawarkan solusi scalability atau inovasi baru juga menambah tekanan, meski ekosistem Ethereum tetap menjadi yang paling dominan. Fenomena kenaikan gas fee atau biaya transaksi yang kadang terjadi juga dapat memperlambat volume transaksi dari pengguna retail.

Namun, di tengah koreksi ini, optimisme jangka panjang terhadap Ethereum justru semakin menguat. Sebagai fondasi utama bagi ekosistem aplikasi terdesentralisasi (DeFi) dan pasar Non-Fungible Token (NFT), Ethereum terus menarik inovasi dan investasi. Selain itu, potensi persetujuan produk exchange-traded fund (ETF) berbasis ETH di Amerika Serikat juga membuka pintu bagi arus modal institusional yang lebih besar, memperkuat adopsi Ethereum secara global.

Baca Juga :  Bitcoin atau Emas: Aset Mana yang Lebih Menjanjikan di Masa Depan?

Secara keseluruhan, penurunan tipis yang terjadi adalah bagian dari dinamika pasar yang normal dan bukan pertanda fundamental yang buruk. Dengan kapitalisasi pasar yang masif dan ekosistem yang terus berkembang, Ethereum tetap menjadi salah satu aset digital dengan prospek paling cerah. 

Hal ini menjadi momen yang tepat bagi para investor, terutama yang bertransaksi di platform terpercaya seperti Bittime, untuk mengakumulasi ETH, melihat koreksi ini sebagai peluang strategis sebelum tren bullish berikutnya datang.

Namun, Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Karena itu sangat penting untuk terus mencari informasi, melakukan riset, diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya sebelumnya memutuskan untuk berinvestasi pada aset kripto.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%
Tips Kirim Uang ke Luar Negeri: Lebih Efisien di Tengah Kurs yang Dinamis
BINUS Online Future Festival Bekali Generasi Muda untuk Memahami Potensi Diri & Lebih Siap Memulai Karier
Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil
Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan
NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset
Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY
54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

Tips Kirim Uang ke Luar Negeri: Lebih Efisien di Tengah Kurs yang Dinamis

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

BINUS Online Future Festival Bekali Generasi Muda untuk Memahami Potensi Diri & Lebih Siap Memulai Karier

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

Senin, 4 Mei 2026 - 13:01 WIB

Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

Berita Terbaru