Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 22 Persen di Triwulan I 2026

- Editor

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LRT Jabodebek mencatat peningkatan 22% pengguna pada Triwulan I 2026, dengan 7.754.946 pengguna, dan Stasiun Dukuh Atas, Harjamukti, Pancoran, Kuningan, dan Cikoko sebagai stasiun paling favorit.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tren positif pengguna LRT Jabodebek sepanjang triwulan I tahun 2026, yang melayani 7.754.946 pengguna LRT Jabodebek. Angka ini meningkat 1.403.663 pengguna dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat 6.351.283 pengguna, atau tumbuh sebesar 22 persen.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika menyampaikan bahwa peningkatan ini mengindikasikan adanya kecenderungan perubahan pola mobilitas masyarakat perkotaan, seiring meningkatnya penggunaan transportasi publik yang terintegrasi serta efisien.

“LRT Jabodebek menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang menawarkan ketepatan waktu, konektivitas dengan lokasi pusat aktivitas perkantoran, integrasi antarmoda, dan bebas dari kemacetan,” ucapnya.

Baca Juga :  Menjawab Tantangan Ketenagakerjaan Jawa Timur, BINUS @Malang Hadirkan Pendidikan Siap Kerja

Dari sisi pola perjalanan, rata-rata pengguna pada hari kerja (weekday) mencapai 113.898 pengguna per hari, meningkat 23.992 pengguna atau 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, rata-rata pengguna pada akhir pekan (weekend) mencapai 42.829 pengguna per hari, meningkat 6.875 pengguna atau 19 persen.

Adapun jumlah pengguna pada triwulan I 2026 tercatat sebagai berikut:

* Januari: 2.714.594 pengguna

* Februari: 2.530.000 pengguna

* Maret: 2.510.352 pengguna

Selama Triwulan I 2026 terdapat 5 stasiun paling favorit, yaitu Dukuh Atas, Harjamukti, Pancoran, Kuningan, dan Cikoko. Lima stasiun ini memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas kawasan. Stasiun Dukuh Atas terkoneksi dengan moda transportasi KRL, KA Bandara, MRT Jakarta, serta TransJakarta. Begitu juga dengan Stasiun Cikoko yang memiliki integrasi dengan KRL serta TransJakarta, sehingga memudahkan perpindahan antarmoda secara efisien.

Baca Juga :  Evista Jadi Pilihan Penumpang Saat Mendarat di Bandara Halim dan Pekanbaru

Stasiun Kuningan dan Pancoran berada di pusat aktivitas bisnis dan perkantoran Jakarta, menjadikannya simpul utama pergerakan masyarakat. Sementara itu, Stasiun Harjamukti menjadi akses penting bagi masyarakat dari wilayah penyangga menuju pusat kota. Keberadaan stasiun-stasiun ini memperkuat ekosistem urban mobility yang terintegrasi, sekaligus mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi publik yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“KAI mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna yang memberikan kepercayaan mobilitasnya menggunakan LRT Jabodebek. Hal ini menjadi dorongan bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan, sekaligus mendukung pengembangan transportasi publik di Indonesia,” tambahnya.

Ke depan, LRT Jabodebek akan terus memperkuat perannya dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan melalui layanan yang andal, terintegrasi, dan berorientasi pada efisiensi waktu perjalanan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menuju Usia ke-45, BINUS University Raih Global Most Innovative Knowledge Enterprise (MIKE) Award 2025: Wujudkan Dampak Berkelanjutan
Ketegangan Amerika-Iran Kembali Memanas, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Aset Investasi
Krakatau Steel Soroti Pergeseran Peta Baja Global, Dorong Penguatan Struktur Pasar Domestik yang Sehat
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kinerja Kopi PalmCo Tetap Solid di Tengah Tekanan Cuaca
KAI Hadirkan KA Sangkuriang Rute Bandung – Ketapang, Perkuat Konektivitas Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Sinyal Bahaya untuk Nvidia? Google Siapkan Gebrakan Besar di AI
Perkuat Sinergi Akademik dan Industri Global, KLTC Lakukan MoU Dengan Enigma Business School (EBS)
Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang & Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Menuju Usia ke-45, BINUS University Raih Global Most Innovative Knowledge Enterprise (MIKE) Award 2025: Wujudkan Dampak Berkelanjutan

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Ketegangan Amerika-Iran Kembali Memanas, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Aset Investasi

Selasa, 21 April 2026 - 19:01 WIB

Krakatau Steel Soroti Pergeseran Peta Baja Global, Dorong Penguatan Struktur Pasar Domestik yang Sehat

Selasa, 21 April 2026 - 17:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kinerja Kopi PalmCo Tetap Solid di Tengah Tekanan Cuaca

Selasa, 21 April 2026 - 17:00 WIB

KAI Hadirkan KA Sangkuriang Rute Bandung – Ketapang, Perkuat Konektivitas Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Selasa, 21 April 2026 - 17:00 WIB

Perkuat Sinergi Akademik dan Industri Global, KLTC Lakukan MoU Dengan Enigma Business School (EBS)

Selasa, 21 April 2026 - 16:00 WIB

Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang & Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?

Selasa, 21 April 2026 - 16:00 WIB

Kartini Masa Kini di Industri Hospitality: Perempuan di Balik Topotels Hotels & Resorts

Berita Terbaru