Perusahaan Dihadapkan pada Tantangan Implementasi ESG yang Terukur, LindungiHutan Hadirkan SustainabiliTree sebagai Solusi Lingkungan yang Lebih Relevan

- Editor

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 19 Desember 2025 — Tekanan terhadap perusahaan untuk menjalankan praktik keberlanjutan yang nyata dan terukur semakin menguat. Tidak hanya dari regulator, tetapi juga dari investor, konsumen, hingga mitra bisnis yang kini menempatkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sebagai bagian penting dalam pengambilan keputusan.

Namun, di lapangan, banyak perusahaan masih menghadapi tantangan dalam mengimplementasikan program CSR dan ESG yang benar-benar berdampak, relevan dengan bisnis, serta selaras dengan kebutuhan lokasi dan komunitas sekitar.

Di Indonesia, isu degradasi lingkungan masih menjadi pekerjaan besar. Laju kerusakan hutan, abrasi pesisir, dan meningkatnya emisi karbon menuntut keterlibatan lebih aktif dari sektor swasta. Di sisi lain, tidak sedikit perusahaan yang memiliki lahan operasional sendiri, namun belum memiliki pendekatan yang tepat untuk mengelolanya sebagai bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang. Program penanaman yang bersifat seremonial, minim pendampingan teknis, dan tidak terintegrasi dengan target ESG kerap menjadi kendala utama.

Menjawab kebutuhan tersebut, LindungiHutan menghadirkan SustainabiliTree, sebuah layanan lingkungan yang dirancang khusus untuk membantu perusahaan menjalankan program keberlanjutan secara lebih custom, terukur, dan kontekstual. Berbeda dengan kampanye penanaman standar, SustainabiliTree memungkinkan perusahaan merancang program penanaman pohon langsung di lokasi milik atau area operasional perusahaan, maupun menjalankan program lingkungan non-planting yang melibatkan karyawan dan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Riset Mikirduit: Sektor Perkapalan Jadi "Kuda Hitam" Investasi 2026-2027, Ini Saham Pilihannya

Melalui SustainabiliTree, perusahaan didampingi sejak tahap awal melalui studi kelayakan, perancangan program, hingga implementasi dan monitoring. Pendekatan ini memastikan bahwa program yang dijalankan tidak hanya sesuai secara teknis dan ekologis, tetapi juga relevan dengan tujuan bisnis, kebutuhan sosial, serta potensi dampak jangka panjang. Layanan ini juga dilengkapi dengan pendampingan panel ahli serta asistensi sertifikasi karbon bagi perusahaan yang ingin menyiapkan proyek penyerapan emisi secara lebih serius.

Selain penanaman pohon, SustainabiliTree juga membuka ruang bagi perusahaan untuk menjalankan berbagai aktivitas lingkungan non-planting, seperti aksi bersih pantai, konservasi terumbu karang, pelepasan tukik, hingga program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan. Fleksibilitas ini menjadikan SustainabiliTree sebagai solusi bagi perusahaan yang ingin menghadirkan program CSR dan ESG yang lebih partisipatif, bermakna, dan memiliki nilai pembeda.

Baca Juga :  Mendaftarkan Perusahaan di Sektor Investasi Utama Indonesia

Sebagai platform crowdsourcing konservasi hutan dan lingkungan di Indonesia, LindungiHutan telah berkolaborasi dengan ratusan mitra lintas sektor industri. Hingga saat ini, LindungiHutan telah memfasilitasi penanaman lebih dari satu juta pohon di puluhan lokasi, menyerap puluhan ribu ton karbon, serta melibatkan komunitas dan masyarakat lokal dalam setiap aksi konservasi yang dijalankan.

Memasuki periode persiapan target keberlanjutan perusahaan menuju tahun-tahun mendatang, termasuk penguatan strategi ESG jangka menengah, SustainabiliTree hadir sebagai alternatif bagi perusahaan yang ingin melangkah lebih jauh dari sekadar kepatuhan. Dengan pendekatan yang lebih strategis dan berbasis dampak, program ini mendorong perusahaan untuk menjadikan aksi lingkungan sebagai bagian integral dari pertumbuhan bisnis yang bertanggung jawab.

Melalui SustainabiliTree, LindungiHutan mengajak perusahaan untuk tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam komitmen jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan masa depan bersama.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%
Tips Kirim Uang ke Luar Negeri: Lebih Efisien di Tengah Kurs yang Dinamis
BINUS Online Future Festival Bekali Generasi Muda untuk Memahami Potensi Diri & Lebih Siap Memulai Karier
Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil
Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan
NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset
Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY
54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

Tips Kirim Uang ke Luar Negeri: Lebih Efisien di Tengah Kurs yang Dinamis

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

BINUS Online Future Festival Bekali Generasi Muda untuk Memahami Potensi Diri & Lebih Siap Memulai Karier

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

Senin, 4 Mei 2026 - 13:01 WIB

Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

Berita Terbaru