Samuel Bobby Hassan Berbagi Rahasia Sukses di Dunia Properti Melalui Property Hack

- Editor

Sabtu, 29 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samuel Bobby Hassan, pakar properti yang sukses memiliki puluhan aset properti di usianya yang belum genap 30 tahun. Mulai dari nol tahun 2017. Melihat peluang, mengubah krisis menjadi peluang keuntungan berlipat ganda dari bisnis properti.

Jakarta, 29 Maret 2025 – Di usia yang belum genap 30 tahun, Samuel Bobby Hassan berhasil sukses berbisnis properti melalui metode akuisisi unik yang disebutnya sebagai “Property Hack” yang bisa dapat aset 50%-70% di bawah harga pasaran dari akusisi aset macet atau NPL. Di usianya yang sangat muda, Bobby bisa memiliki puluhan aset rumah dan villa yang tersebar di seluruh Indonesia.

Berawal dari kesulitan mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah di tahun 2017, Samuel memilih terjun ke dunia properti, modal nekat tanpa punya modal berangkat ke Jakarta untuk mencari kerja. Di Jakarta Bobby belajar mengikuti suatu seminar yang membahas peluang bisnis properti dari akuisisi aset properti NPL. Setelah mengikuti webinar itu, Bobby akhirnya mempraktekkan ilmu yang dipelajarinya, mulai dari tahun 2017 sampai di tahun 2018 pecah telur 1 properti pertamanya, sampai akhirnya di tahun 2025 beliau sudah akuisisi ratusan aset-aset mangkrak yang ternyata menawarkan peluang keuntungan yang luar biasa.

Baca Juga :  Puluhan Peserta Ikuti Training IMO 3.25 Bersama Port Academy

Menurut Samuel, bisnis properti memiliki risiko yang rendah karena fisiknya jelas dan tidak bisa hilang begitu saja. “Properti itu ada fisiknya, dia nggak akan lari kemana-mana. Kalau pun tidak langsung laku, nilainya tetap ada,” jelasnya. Dengan prinsip sederhana, yaitu membeli di bawah harga pasar dan menjual dengan harga yang kompetitif, Samuel mampu meraih keuntungan besar dalam waktu relatif singkat.

Image

“Bayangkan, properti yang harga pasarnya sekitar 500 juta rupiah bisa saya beli hanya 50 juta dan dijual lagi dengan harga 250 juta rupiah. Potensi keuntungannya jelas sangat besar,” ungkap Samuel. Metode ini pula yang ia ajarkan dalam programnya, Property Hack, yang dirancang khusus untuk membantu orang awam yang ingin cepat sukses di bisnis properti, bahkan tanpa modal besar sekalipun.

Selain sukses dari akusisi aset properti NPL, Samuel juga membagikan kisah suksesnya di Bali, tempat ia kini fokus mengembangkan sekitar 25 unit villa yang menyasar pasar internasional.

Memulai dari akuisisi aset-aset properti NPL di Bali, Bobby berhasil mengakuisisi aset properti Bali 50% di bawah harga pasaran semenjak masa pandemi. “Wisata  Bali itu destinasi global, jadi pasarnya selalu ada. Banyak investor asing yang membeli villa untuk disewakan lagi, sehingga mereka bisa mendapat passive income sambil saya juga mendapat keuntungan,” tambahnya.

Baca Juga :  BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Upacara Peringatan Bela Negara Tahun 2025

Image

Selain mengejar keuntungan finansial, Samuel menyatakan bahwa salah satu kebanggaan terbesar dalam bisnis ini adalah kesempatan membantu pemilik properti bermasalah, terutama saat pandemi Covid-19. “Saya pernah membantu keluarga yang hampir kehilangan rumah karena utang ke bank sebesar 800 juta rupiah, namun dengan metode akuisisi yang saya lakukan, mereka hanya perlu membayar 450 juta rupiah,” cerita Samuel.

Lewat Property Hack, Samuel Bobby Hassan ingin mengajak generasi muda untuk tidak takut terjun ke bisnis properti. Menurutnya, yang terpenting adalah kemauan kuat, kemampuan networking, serta ketekunan dalam belajar dan mengembangkan diri. Ia juga mengadakan event khusus untuk mempercepat proses pembelajaran dan praktik di lapangan secara langsung.

“Saya ingin generasi muda sadar bahwa sukses di properti bisa dimulai dari nol, bahkan tanpa modal besar sekalipun,” tegasnya. “Tidur pun bisa menghasilkan uang jika sudah memahami sistemnya.”

Simak perjalanan Bobby selengkapnya di video ini

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global
Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%
Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur
Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi
Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:00 WIB

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:00 WIB

Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:00 WIB

Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:00 WIB

Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Berita Terbaru

Bisnis

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB