Strategi Selektif BRI Finance Jaga Momentum Pembiayaan Kendaraan Akhir Tahun

- Editor

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 12 Desember 2025 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak perusahaan BRI Group di bidang pembiayaan, menilai pasar pembiayaan kendaraan masih menyimpan potensi yang solid menjelang akhir 2025 hingga awal 2026. Di tengah dinamika kondisi ekonomi dan perubahan perilaku konsumen, kebutuhan mobilitas masyarakat serta peran perusahaan multifinance tetap menjadi penopang utama permintaan pembiayaan kendaraan.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa meskipun pertumbuhan pembiayaan mobil baru diproyeksikan tidak agresif, permintaan diperkirakan tetap berjalan seiring kebutuhan masyarakat dan dukungan program pembiayaan dari industri. “BRI Finance memandang peluang tetap terbuka dengan strategi pertumbuhan selektif, fokus pada nasabah berkualitas dan penguatan manajemen risiko untuk menjaga kesehatan portofolio,” ungkap Wahyudi.

Sejalan dengan dinamika pasar, Wahyudi mengungkapkan adanya pergeseran minat konsumen ke segmen pembiayaan mobil bekas. Menurutnya, masyarakat semakin cermat dalam memilih solusi pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. Bagi konsumen, mobil bekas menawarkan alternatif yang ekonomis dengan cicilan lebih ringan, namun tetap mampu menunjang kebutuhan mobilitas. Wahyudi menambahkan, “Selain itu, terdapat pula pertumbuhan minat pada segmen pembiayaan lain yang lebih defensif dan berbasis kebutuhan, sehingga perusahaan selektif menangkap peluang tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kualitas portofolio”.

Baca Juga :  'The Soul of Uluwatu' Mendapatkan Penghargaan di JWTFF 2026, Bersaing dengan Puluhan Film dari Eropa dan Asia

Berdasarkan data internal per Oktober 2025, kontribusi pembiayaan mobil baru terhadap total portofolio BRI Finance tercatat sebesar 22,17%, dengan dominasi pada kendaraan kategori fast moving. Untuk menjaga kualitas pembiayaan, BRI Finance menerapkan proses penilaian risiko yang komprehensif terhadap calon debitur mobil baru, mencakup kemampuan bayar, riwayat kredit, dan stabilitas pendapatan.  Analisis tersebut didukung oleh pemanfaatan data Sistem Layanan Informasi Keuangan [SLIK OJK], penerapan credit scoring, dan evaluasi atas rasio utang terhadap pendapatan.

Baca Juga :  Harga Emas Melemah, Analis Dupoin Sebut Tekanan Bearish Masih Kuat

Dalam upaya mendorong pertumbuhan pembiayaan mobil baru yang berkelanjutan, Wahyudi menjelaskan bahwa BRI Finance terus memperkuat kolaborasi dengan dealer dan agen pemegang merek (APM), menghadirkan program pembiayaan yang kompetitif dan fleksibel, serta mengoptimalkan kanal pemasaran digital untuk menjangkau lebih banyak nasabah. Perusahaan juga menjalankan strategi diversifikasi portofolio melalui pengembangan segmen mobil bekas, pembiayaan multiguna, serta segmen pembiayaan lainnya dengan profil risiko yang lebih terkelola.

“Diversifikasi ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan pertumbuhan bisnis dan kualitas portofolio di tengah dinamika pasar. Selain itu, perusahaan turut mempertimbangkan karakteristik kendaraan, besaran uang muka (DP), serta tenor pembiayaan agar risiko tetap terkelola dan sejalan dengan kebijakan manajemen risiko perusahaan.” tutup Wahyudi.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global
Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%
Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur
Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi
Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:00 WIB

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:00 WIB

Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:00 WIB

Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:00 WIB

Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Berita Terbaru

Bisnis

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB