Teknologi Drone LiDAR Meningkatkan Efisiensi Inspeksi Power Line

- Editor

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemanfaatan teknologi drone dan LiDAR semakin berperan penting dalam mendukung inspeksi jaringan listrik.

Seiring meningkatnya kebutuhan akan data yang akurat, aman, dan efisien, teknologi drone LiDAR memungkinkan pemantauan kondisi jalur transmisi dilakukan secara lebih menyeluruh, terutama di area dengan medan sulit dijangkau melalui metode konvensional.

Dalam inspeksi power line, penggunaan drone yang dilengkapi sensor LiDAR memungkinkan pengumpulan data spasial beresolusi tinggi untuk mendukung pemeliharaan jaringan, analisis risiko, serta perencanaan jangka panjang. Data yang dihasilkan memberikan gambaran detail kondisi kabel, struktur tower, hingga lingkungan di sekitarnya, termasuk vegetasi yang berpotensi mengganggu jalur transmisi.

Halo Robotics memanfaatkan platform drone DJI M350 RTK yang dipadukan dengan sensor Zenmuse L2 untuk mendukung proses inspeksi LiDAR power line. Teknologi ini memungkinkan pengambilan data dilakukan secara efisien dengan hasil yang presisi, sehingga dapat membantu perusahaan utilitas kelistrikan dalam memahami kondisi aset jaringan secara lebih objektif dan berbasis data.

Baca Juga :  SOCFIN Bermitra dengan KOLTIVA untuk Tingkatkan Kepatuhan EUDR dan Dorong Praktik Rantai Pasok Berkelanjutan

Salah satu fitur yang digunakan dalam inspeksi ini adalah Power Line Follow, yang memungkinkan drone mengikuti jalur kabel secara otomatis. Pendekatan ini membantu menjaga stabilitas penerbangan di sekitar jaringan listrik, sekaligus meningkatkan keamanan dan konsistensi pengambilan data, terutama di area berbukit atau dengan tutupan vegetasi lebat.

Setelah data lapangan dikumpulkan, pengolahan awal dilakukan menggunakan perangkat lunak DJI Terra untuk menghasilkan model spasial seperti kontur dan representasi permukaan tanah. Data tersebut kemudian dianalisis lebih lanjut untuk memberikan informasi yang relevan bagi evaluasi kondisi jalur transmisi, termasuk jarak aman antara kabel dan objek di sekitarnya, potensi risiko vegetasi, serta indikasi kemiringan struktur tower.

“Dengan dukungan data LiDAR yang detail, perusahaan utilitas kelistrikan dapat memperoleh gambaran kondisi jalur transmisi secara lebih menyeluruh. Informasi ini membantu proses evaluasi dan perencanaan pemeliharaan dilakukan secara lebih terukur,” ujar Halo Robotics.

Baca Juga :  Allseason Diprediksi Muncul pada 2025: Inilah yang Harus Kamu Ketahui!

Pemanfaatan inspeksi berbasis drone dan LiDAR menjadi bagian dari upaya mendorong praktik pengelolaan infrastruktur kelistrikan yang lebih modern dan berbasis data. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan keselamatan kerja serta keandalan jaringan listrik secara berkelanjutan.

Perkembangan platform drone generasi terbaru seperti DJI Matrice 400 dan sensor Zenmuse L3, membuka peluang peningkatan kapasitas inspeksi yang lebih luas, baik dari sisi jangkauan, kualitas data, maupun efisiensi operasional. Teknologi ini diharapkan dapat semakin mendukung kebutuhan inspeksi jaringan listrik di Indonesia yang memiliki karakteristik geografis yang beragam.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil
Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan
NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset
Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY
54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025
CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)
Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian
Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

Senin, 4 Mei 2026 - 14:00 WIB

NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset

Senin, 4 Mei 2026 - 13:01 WIB

Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan

Berita Terbaru