Tenang sekarang ada “QuickOrder”, Aplikasi Keyboard Pengganti Selly yang Bisa Bantu Seller UMKM Makin Satset Jualannya

- Editor

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QuickOrder adalah aplikasi keyboard Whatsapp untuk Seller/Penjual UMKM, menggantikan Selly yang sudah tutup.

Jakarta, 25 Agustus 2025 – Setelah Selly berhenti beroperasi, banyak penjual online terutama pelaku UMKM merasa kehilangan salah satu tools andalan mereka dalam berjualan lewat WhatsApp. Selama bertahun-tahun, Selly dikenal sebagai aplikasi keyboard yang membantu penjual mempercepat balas chat, cek ongkir, hingga mencatat pesanan. Kini, kekosongan tersebut dijawab oleh QuickOrder, aplikasi keyboard pintar yang bukan hanya sekadar pengganti Selly, tapi juga membawa fitur lebih lengkap dan pengalaman jualan yang lebih satset.

Banyak penjual, khususnya UMKM, sempat kebingungan pasca ditutupnya Selly. Tanpa tools tersebut, sebagian penjual kembali ke cara manual yang lebih lambat dan rawan salah input. Situasi ini memperlihatkan betapa pentingnya peran aplikasi keyboard pintar dalam menjaga ritme bisnis online yang serba cepat. QuickOrder melihat celah ini bukan hanya sebagai peluang, tetapi sebagai kebutuhan mendesak.

Seiring meningkatnya tren belanja melalui percakapan (conversational commerce), tantangan yang dihadapi penjual pun makin kompleks. Banyaknya chat masuk setiap hari, kebutuhan untuk membalas pertanyaan berulang, sampai proses cek ongkos kirim seringkali menguras waktu dan tenaga. Di sinilah QuickOrder mengambil peran dan hadir dengan rangkaian fitur yang memudahkan penjual untuk berinteraksi dengan pelanggan secara cepat, rapi, dan profesional.

Lebih jauh, kehadiran QuickOrder juga menjadi bukti komitmen untuk mendukung transformasi digital UMKM di Indonesia. Di tengah kompetisi bisnis online yang makin ketat, efisiensi kecil seperti hemat 1–2 menit di tiap chat, jika dikalikan ratusan chat per hari, bisa menghasilkan dampak besar terhadap pertumbuhan bisnis. QuickOrder percaya bahwa dengan teknologi sederhana tapi tepat guna, UMKM bisa naik kelas, bersaing, dan tetap relevan dalam era digital commerce.

Baca Juga :  Dukung POJK 19/2025, BRI Finance Siapkan Skema Pembiayaan Inklusif bagi UMKM

QuickOrder vs Selly: Lebih dari Sekadar Alternatif

Jika dibandingkan, Selly dan QuickOrder sama-sama mengusung konsep keyboard pintar untuk mendukung jualan online. Namun, QuickOrder membawa sejumlah pembaruan yang membuat pengalaman berjualan lebih efisien:

Balasan Cepat (Quick Reply) → Penjual bisa menyimpan berbagai template chat (konfirmasi pesanan, katalog harga, promosi) dan mengirimkannya hanya dengan sekali ketuk.

Cek Ongkir Instan → Tidak perlu keluar dari WhatsApp, penjual bisa langsung menghitung ongkir dari berbagai ekspedisi, dengan informasi yang lebih akurat dan lebih cepat.

Manajemen Pesanan Terintegrasi → Fitur yang membedakan QuickOrder dari Selly. Pesanan bisa langsung dibuat, dicatat, dan dikelola dari dalam percakapan WhatsApp, sehingga risiko salah input berkurang drastis.

Invoice & Ringkasan Pesanan Otomatis → Memberi kesan profesional sekaligus menghemat waktu dalam merangkum order.

Integrasi Multi-Platform → Keunggulan tambahan yang belum dimiliki Selly. Penjual dengan banyak toko di berbagai platform bisa mengelola bisnis hanya dari satu sistem terpadu.

Dengan kombinasi fitur tersebut, QuickOrder tidak hanya mengisi kekosongan yang ditinggalkan Selly, tetapi juga membawa level baru dalam mendukung produktivitas seller UMKM.

Izki Aldrin Iswarna, Direktur QuickOrder, menegaskan bahwa aplikasi ini dibangun dengan pemahaman yang dalam terhadap kebutuhan penjual di Indonesia, terutama setelah Selly resmi berhenti beroperasi.

Baca Juga :  14,94 Juta Transaksi Tiket, Access by KAI Jadi Kanal Penjualan Utama KAI pada Januari–Juli 2025

“Kami tahu banyak penjual yang kehilangan Selly sebagai tools utama mereka. QuickOrder hadir bukan sekadar pengganti, tapi peningkatan dengan fitur yang lebih satset, praktis, dan profesional. Harapannya, UMKM bisa lebih fokus mengembangkan bisnis, bukan hanya tenggelam di chat pelanggan,” jelas Izki.

Hal senada disampaikan oleh Furqanda Labarza, Senior Marketing Manager QuickOrder, yang menekankan pentingnya efisiensi kecil dalam operasional sehari-hari.

“Balasan instan, cek ongkir cepat, atau bikin order langsung di chat, kalau dikalikan ratusan percakapan per hari, dampaknya luar biasa. Penjual jadi bisa hemat waktu dan energi, lalu mengalokasikannya untuk hal-hal yang lebih strategis. Ini yang bikin QuickOrder relevan untuk UMKM masa kini,” tambah Furqan.

Solusi untuk Semua Penjual WhatsApp

QuickOrder dapat digunakan oleh siapa saja yang mengandalkan WhatsApp sebagai kanal utama berjualan, mulai dari pengusaha UMKM, reseller, dropshipper, hingga penjual makanan rumahan. Aplikasi ini dirancang agar mudah dipakai siapa pun tanpa harus pusing belajar sistem baru.

Kini, QuickOrder Keyboard sudah tersedia dan dapat diunduh melalui Google Play Store. Dengan fitur-fitur yang dibutuhkan UMKM, QuickOrder hadir sebagai solusi satset untuk membantu penjual online di Indonesia naik kelas dan tetap kompetitif di era digital. Untuk update lebih lanjut, QuickOrder sudah hadir di media sosial via Instagram dan TikTok.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen
Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent
Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:00 WIB

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00 WIB

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:00 WIB

KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Cegah Pelecehan Seksual di Kereta Api

Berita Terbaru