Tinggal Landas Logistik Indonesia Menuju Global

- Editor

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang (16/11) – ALFI CONVEX 2025, sebuah ajang tahunan yang digagas oleh Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA), menjadi forum strategis yang mempertemukan pelaku industri logistik, operator pelabuhan, penyedia jasa transportasi, serta pemangku kebijakan. Acara ini berfungsi sebagai wadah kolaborasi dan pertukaran gagasan untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam mengatasi tantangan operasional dan memperkuat sistem logistik nasional yang berdaya saing global.

Setelah tiga hari
pelaksanaan di ICE BSD City, Tangerang, pada 12–14 November 2025, ALFI CONVEX
2025 akhirnya telah mencapai pada puncaknya, dan secara resmi ditutup oleh
Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi dan Menteri Koperasi, Ferry
Juliantono. Seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan bukan hanya sebatas
seremoni, tetapi bagaimana ALFI bisa memberikan nilai tambah bagi pemerintah
sebagai regulator dan seluruh stakeholder.

Chairman
ALFI/ILFA Akbar Djohan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah
mendukung terwujudnya acara tahunan yang perdana dilakukan di tahun 2025
tersebut.

“ALFI
akan terus memberikan solusi dan menjadi mitra strategis pemerintah, yang tidak
lain untuk memberikan sokongan pertumbuhan ekonomi nasional sehingga target
2045 yaitu pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen,” tegas Chairman
Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA), Akbar Djohan, yang juga
menjabat sebagai Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan Chairman
Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA).

Membangun Logistik Modern Berdaya Saing Tinggi

Pada
kesempatannya, Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, mengatakan bahwa
Presiden Prabowo Subianto telah menempatkan penguatan struktur ekonomi nasional
sebagai prioritas utama. Struktur ekonomi yang kuat hanya dapat dibangun
apabila logistik nasional efisien, terintegrasi, dan modern.

“Dengan
semangat dan antusiasme yang terlihat dari besarnya skala penyelenggaraan forum
ALFI ini, kita punya harapan besar bahwa ekosistem logistik Indonesia mampu
bergerak bersama, saling menguatkan, dan siap memimpin transformasi logistik
Asia Tenggara,” jelas Dudy Purwagandhi.

Baca Juga :  Emas Jatuh Empat Hari Beruntun, XAU/USD Tersungkur ke $3.312

Menurutnya,
forum ini menjadi wadah penting untuk menyampaikan arahan kebijakan strategis
dan menyatukan langkah dalam memperkuat daya saing rantai pasok di Indonesia.
Dudy juga menambahkan bahwa fondasi ekonomi nasional sesuai asta cita akan
semakin tertopang kuat.

“Pertumbuhan
ekonomi akan naik dengan terciptanya lapangan kerja baru, terbukanya akses UMKM
dan koperasi ke dalam rantai pasok global, pemberdayaan ekonomi lokal, hingga
terciptanya stabilitas harga dan terjaganya inflasi,” tambah Dudy.

Dirinya
menjelaskan bahwa misi besar ini akan berada di jalan yang benar apabila
Indonesia tidak sekadar menjadi pasar, tetapi sebagai kekuatan logistik
regional yang modern, efisien, dan berdaya saing tinggi.

Adapun
telah dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman antara DPP ALFI dengan
Kementerian Koperasi RI yang ditandatangani langsung oleh Menteri Koperasi,
Ferry Juliantono. Penandatanganan ini terkait persiapan realisasi Koperasi Desa
/ Kelurahan Merah Putih yang ditargetkan sudah terbangun secara fisik dan siap
beroperasi sebanyak 80.000 titik pada Maret 2026.

“Presiden
ingin setiap koperasi desa menyediakan truk dan kendaraan operasional. Jadi
akan ada 80.000 kendaraan logistik untuk memperlancar arus barang dari desa ke
luar atau dari luar ke desa,” ungkap Menteri Koperasi, Ferry Juliantono.

Menata Masa Depan Logistik Indonesia

Sebagai
salah satu pelaku usaha logistik dan kepelabuhanan yang berpartisipasi dj ALFI
CONVEX 2025, kehadiran PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) menjadi langkah
strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pionir logistik masa depan,
sekaligus mempertegas peran perusahaan dalam mendukung penguatan sistem
logistik nasional yang tangguh dan berdaya saing global.

Baca Juga :  Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Selama
berlangsungnya acara ini, KBS menyoroti pentingnya peran logistik dalam
membentuk masa depan ekonomi Indonesia. Perusahaan memanfaatkan posisi
strategis Indonesia sebagai poros maritim dunia untuk memperkuat konektivitas
dan mendorong efisiensi rantai pasok nasional. KBS juga menempatkan logistik
sebagai faktor kunci dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital yang terus
berkembang. Pertumbuhan pesat e-commerce, layanan on-demand delivery, dan model
bisnis berbasis teknologi menjadi peluang besar untuk menciptakan sistem
logistik yang cepat, adaptif, dan terintegrasi.

Di
sisi lain, ketahanan rantai pasok menjadi fokus utama KBS. Perusahaan berupaya
membangun sistem logistik yang tangguh menghadapi guncangan seperti pandemi,
krisis energi, hingga gangguan global. Sementara itu, pengembangan SDM kelas
dunia terus dilakukan agar tenaga kerja logistik nasional mampu beradaptasi
dengan tuntutan era industri 4.0.

closing ceremony ALFI CONVEX 2025 yang dihadiri oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Koperasi Ferry Juliantono” />

Melalui
pengelolaan kawasan pelabuhan dan layanan logistik terintegrasi di Cilegon, KBS
terus mengoptimalkan efisiensi operasional, memperluas konektivitas
antarwilayah, serta memperkuat kontribusinya bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Dengan dukungan infrastruktur yang kuat, teknologi digital yang adaptif, dan
SDM kompeten, KBS berperan aktif dalam mempercepat transformasi logistik
maritim Indonesia.

Sebagai
bagian dari komitmen untuk memperkuat daya saing dan kedaulatan logistik
nasional, KBS meneguhkan perannya sebagai pelopor transformasi logistik
Indonesia. Melalui inovasi berkelanjutan, kolaborasi lintas sektor, dan
pengembangan teknologi modern, perusahaan berkomitmen menghadirkan layanan
logistik yang inovatif, efisien, dan berdaya saing global, guna mendukung
terwujudnya “Kedaulatan Logistik untuk Indonesia Emas 2045.”

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:00 WIB

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:00 WIB

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Berita Terbaru

Bisnis

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB