Tingkatkan Keselamatan Perjalanan Selama Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun Siagakan Pos Kesehatan 24 Jam di Berbagai Stasiun

- Editor

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus berkomitmen meningkatkan standar keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui penguatan layanan Pos Kesehatan Stasiun (Poskes) yang beroperasi selama 24 jam setiap hari di wilayah Daop 7 Madiun.

MADIUN, 28 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus berkomitmen meningkatkan standar keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui penguatan layanan Pos Kesehatan Stasiun (Poskes) yang beroperasi selama 24 jam setiap hari di wilayah Daop 7 Madiun.

Kehadiran layanan ini merupakan bagian integral dari sistem pelayanan terpadu untuk memberikan perlindungan kesehatan maksimal bagi pelanggan maupun petugas selama berada di area stasiun.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa Pos Kesehatan Stasiun berfungsi sebagai garda terdepan dalam memberikan penanganan medis awal, mulai dari Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) hingga tindakan kegawatdaruratan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap situasi medis yang muncul di lingkungan stasiun dapat direspon secara cepat dan tepat. Kehadiran tenaga kesehatan profesional di Poskes adalah jaminan bahwa aspek keselamatan kesehatan pelanggan menjadi prioritas utama kami,” ujar Tohari.

Baca Juga :  Wujudkan Integrasi antar Stasiun, DJKA dan KAI Daop 1 Jakarta Siap Uji Coba Pengoperasian Skybridge Bogor – Paledang

Cakupan Layanan Pos Kesehatan

Layanan kesehatan di Daop 7 Madiun dirancang secara komprehensif, meliputi:

1. Pemeriksaan Kesehatan Awak KA (Posrikes): Memastikan seluruh petugas (masinis, asisten masinis, dan kondektur) dalam kondisi fit sebelum berdinas. Dalam tahap ini, petugas kesehatan dilarang memberikan obat yang menyebabkan kantuk demi menjamin keselamatan perjalanan.

2. Penanganan P3K & Darurat Medis: Melayani keluhan kesehatan mendadak atau insiden medis yang dialami pelanggan di kawasan stasiun.

3. Sistem Rujukan: Melakukan koordinasi cepat untuk rujukan ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat jika ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan medis lanjutan.

Sebaran Lokasi Layanan

Untuk menjangkau pelayanan kesehatan bagi pelanggan secara luas, Pos Kesehatan tersedia di stasiun-stasiun strategis di wilayah Daop 7 Madiun, antara lain:

• Stasiun Madiun (MN)

• Stasiun Nganjuk (NJ)

• Stasiun Kertosono (KTS)

• Stasiun Jombang (JG)

• Stasiun Kediri (KD)

• Stasiun Tulungagung (TA)

• Stasiun Blitar (BL)

Selain itu, KAI Daop 7 juga menyiagakan 1 lokasi Pos Pemeriksaan Kesehatan (Posrikes) khusus yang berpusat di UPT Crew KA Madiun untuk memantau kesiapan fisik para awak kereta api pada saat akan berdinas guna memastikan kondisi kesehatan sebelum menjalankan KA.

Baca Juga :  Fasilitas Eskalator di Stasiun Pasar Senen Permudah Mobilitas Penumpang Saat Libur Panjang

Komitmen Keselamatan

Seluruh Pos Kesehatan telah dilengkapi dengan tenaga kesehatan profesional dan peralatan medis standar yang memadai. Penempatan lokasi yang strategis di dalam stasiun memudahkan akses bagi siapa saja yang membutuhkan bantuan medis segera. Petugas Frontliner diantaranya Kondektur, Teknisi KA, Prama dan Prami, OTC, Ticket officer, CSOS dan petugas pelayanan lainnya pun mendapat pembekalan pelatihan kondisi kegawatdaruratan sebelum memasuki masa angkutan Nataru 2025/2026. Hal ini penting dilaksanakan agar para petugas segera sigap dan tanggap apabila menemui kondisi pelanggan yang harus mendapatkan penanganan segera.

“Kami berharap kehadiran Pos Kesehatan yang siaga 24 jam ini memberikan ketenangan dan keyakinan bagi seluruh pelanggan terutama dalam masa angkutan Nataru saat ini dimana okupansi penumpang cukup tinggi. KAI Daop 7 Madiun akan terus berupaya menghadirkan layanan terbaik agar setiap perjalanan pelanggan berlangsung lebih aman, nyaman, dan terlindungi,” tutup Tohari.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen
Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:00 WIB

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:00 WIB

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00 WIB

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat

Berita Terbaru