Uji Coba Rangkaian TS 20, LRT Jabodebek Siapkan Peningkatan Layanan untuk Pengguna di Bulan Juli

- Editor

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LRT Jabodebek melakukan uji ketahanan terhadap rangkaian TS20 sebagai bagian dari persiapan peningkatan layanan pada bulan Juli 2025. Uji coba ini akan berlangsung pada jam non-sibuk dan diharapkan tidak mengurangi kenyamanan perjalanan bagi pengguna. LRT Jabodebek berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi massal berbasis rel yang modern, aman, dan dapat diandalkan.

Bekasi, 14 Juni 2025 – LRT Jabodebek terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebagai bagian dari persiapan peningkatan layanan pada bulan Juli 2025, LRT Jabodebek bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan PT Industri Kereta Api (INKA) akan melaksanakan uji ketahanan (endurance test) terhadap rangkaian TS20.

Uji coba ini akan berlangsung pada 15–22 Juni 2025, dengan rute perjalanan antara Stasiun Jati Mulya hingga Dukuh Atas BNI. Uji coba dilakukan pada jam non-sibuk (off peak hour), sehingga diharapkan tetap dapat melayani pengguna secara optimal tanpa mengurangi kenyamanan perjalanan.

Baca Juga :  Perusahaan Dihadapkan pada Tantangan Implementasi ESG yang Terukur, LindungiHutan Hadirkan SustainabiliTree sebagai Solusi Lingkungan yang Lebih Relevan

Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menjelaskan bahwa uji ketahanan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan rangkaian TS 20 untuk mendukung program peningkatan jumlah perjalanan LRT Jabodebek ke depannya.

“Kami memahami pentingnya keandalan dan kenyamanan dalam transportasi publik. Oleh karena itu, uji coba ini menjadi bagian dari upaya kami dalam memastikan bahwa setiap rangkaian yang dioperasikan benar-benar siap dan optimal,” ujar Purnomosidi.

Purnomosidi menyampaikan bahwa melalui pengujian ini, performa teknis dan daya tahan rangkaian akan dinilai secara menyeluruh sebagai langkah awal menuju layanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Uji coba ini juga merupakan upaya LRT Jabodebek menghadirkan layanan yang semakin efisien. Dengan penambahan rangkaian yang telah teruji, LRT Jabodebek menargetkan peningkatan frekuensi perjalanan, waktu tunggu yang lebih singkat, serta kenyamanan yang lebih maksimal terutama pada jam-jam sibuk.

Sebagai bagian dari proses pengujian, LRT Jabodebek mengimbau para pengguna untuk tidak menaiki rangkaian TS 20 yang sedang menjalani uji coba. Untuk memudahkan pengguna dalam mengenali rangkaian TS 20 yang sedang diuji coba, LRT Jabodebek akan memberikan garis pembatas di pintu rangkaian kereta sebagai penanda bahwa rangkaian tersebut tidak melayani pengguna selama proses pengujian.

Baca Juga :  UKK Endokrinologi IDAI Gelar Webinar "Hacking Diabetes" untuk Tingkatkan Penanganan Diabetes Anak di Indonesia

Selain itu, akan ada pengumuman khusus saat rangkaian TS 20 memasuki stasiun. Petugas juga akan hadir di stasiun maupun di dalam rangkaian TS 20 untuk membantu mengarahkan dan menginformasikan kepada pengguna. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal uji coba dapat dipantau melalui akun media sosial resmi LRT Jabodebek.

LRT Jabodebek berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi massal berbasis rel yang modern, aman, dan dapat diandalkan. Melalui berbagai pengembangan berkelanjutan, LRT Jabodebek siap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mobilitas perkotaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal
Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu
BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?
Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia
Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan
Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri
Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:00 WIB

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal

Senin, 20 April 2026 - 21:00 WIB

Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 18:00 WIB

Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri

Senin, 20 April 2026 - 18:00 WIB

Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 17:00 WIB

Menara Jakarta: Apartemen Siap Huni di Kawasan Superblock Strategis Kemayoran

Berita Terbaru