Ramai-ramai Worldcoin, Bittime Soroti Pentingnya Literasi di Indonesia

- Editor

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 14 Mei 2025 – Menyusul maraknya diskusi publik seputar proyek Worldcoin yang memberikan imbal finansial dari hasil pemindaian biometrik iris mata, Bittime, platform crypto exchange resmi dan terdaftar di Indonesia tegaskan pentingnya peningkatan literasi bagi masyarakat Indonesia.

Proyek Worldcoin yang banyak dibicarakan belakangan ini, memunculkan berbagai pertanyaan, di antaranya terkait privasi data pribadi dan pemahaman masyarakat terhadap risiko, serta manfaat dari teknologi berbasis blockchain dan Web3.

Tingginya antusiasme terhadap proyek ini memperlihatkan bahwa masyarakat Indonesia sangat terbuka terhadap pesatnya perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan aset digital.

Namun, ini menjadi alarm penting, di mana ketertarikan besar tersebut bergerak bukan berdasarkan pemahaman utuh atas prinsip dasar teknologi blockchain, risiko, dan keamanan data, melainkan imbalan finansial.

Fenomena ini mencerminkan kegagapan masyarakat terhadap pemahaman latar belakang, dan toleransi risiko dari sebuah inovasi. Sehingga, sangat penting untuk menjembatani keterbukaan ini dengan ketersediaan informasi dan literasi digital yang memadai. Di mana, perkembangan teknologi sebaiknya berbanding lurus dengan pemahaman masyarakat terkait inovasi teknologi itu sendiri.

Baca Juga :  Mau Cuan Maksimal dari Trading Emas (XAUUSD)? Cek Jam Krusial Ini!

Tentu, luasnya perkembangan proyek-proyek global seperti Worldcoin berarti Indonesia sebagai pasar dengan potensi pertumbuhan adopsi teknologi yang besar, harus memperkuat fondasi pemahaman masyarakat nya.

Sejalan dengan hal tersebut, inovasi di sektor Web3 dan aset kripto juga harus selalu berjalan beriringan dengan prinsip transparansi, privasi, dan regulasi yang jelas. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat memilih, memilah, dan berpartisipasi dengan bijak dalam ekosistem Web3, khususnya aset kripto.

Menerapkan pendekatan yang berbeda, menanggapi ramainya diskusi seputar proyek Worldcoin, Bittime hadirkan kampanye khusus bagi seluruh pemegang token Worldcoin (WLD). 

Sebelumnya, token WLD merupakan native token dari Worldcoin, dan termasuk dalam Daftar Aset kripto yang sah untuk perdagangan aset kripto di Indonesia. Lebih lanjut, token WLD sudah listing dan dapat diperdagangkan di Bittime.

Baca Juga :  Pelatihan Pengawas K3 Migas Online Batch Ke-4 Telah Digelar Energy Academy

Melalui kampanye nya, Bittime membuka peluang bagi seluruh pemegang token WLD untuk deposit dan trading melalui jaringan Worldchain (WLD_WLD) yang telah tersedia di Bittime. Dengan begitu, Bittime dapat mewadahi kebutuhan masyarakat, khususnya para investor agar dapat bertransaksi dengan lebih mudah.

Ke depan, Bittime berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi-inovasi edukatif dan memudahkan bagi masyarakat, khususnya investor aset kripto Indonesia. Dengan kemajuan teknologi dan regulasi yang semakin jelas, masyarakat Indonesia kini memiliki kesempatan untuk menjelajahi dunia keuangan digital dengan lebih percaya diri. 

Sebagai catatan, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal ini, termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi investor. Karena itu, sangat penting untuk mengetahui ukuran toleransi risiko dan objektif dari setiap aset dan instrumen investasi yang dipilih.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB
Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea
Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan
Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?
Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik
Momentum Long Weekend May Day, KAI Bandara Layani 28 Ribu Penumpang KA Bandara YIA
Apa Itu Databricks? Fungsi dan Cara Kerja Platform Big Data
Negara yang melaksanakan “PJC Bridge” semacam JLPT kini bertambah hingga 15 negara – memperluas kesempatan sertifikasi untuk visa Jepang seiring meningkatnya pelajar asing yang belajar bahasa Jepang maupun kerja di Jepang
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:00 WIB

Apa Itu Databricks? Fungsi dan Cara Kerja Platform Big Data

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:00 WIB

Negara yang melaksanakan “PJC Bridge” semacam JLPT kini bertambah hingga 15 negara – memperluas kesempatan sertifikasi untuk visa Jepang seiring meningkatnya pelajar asing yang belajar bahasa Jepang maupun kerja di Jepang

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:01 WIB

“Sangat Terkesan oleh Pengalaman Bak Menjelajah Dunia Lain,” Aktris Tao Tsuchiya Resmi Ditunjuk sebagai Duta TOKYO LIGHTS 2026; Jajaran Lengkap 12 Karya Light Art Park di bawah Arahan Artistik Kenji Kohashi Diumumkan. Program ini menghadirkan karya terbaru Yoichi Ochiai serta debut perdana GAIA di Jepang; pendaftaran awal untuk area penonton kini dibuka.

Berita Terbaru