LindungiHutan Dorong Perusahaan Perluas Dampak CSR hingga Tingkat Ekosistem

- Editor

Senin, 9 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 9 Juni 2025 — LindungiHutan mengajak lebih banyak perusahaan untuk memperluas implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) mereka, tidak hanya sebatas program seremonial, tetapi hingga menciptakan dampak nyata bagi ekosistem dan komunitas akar rumput. Melalui berbagai kolaborasi lintas sektor, LindungiHutan menunjukkan bahwa model CSR berbasis pemulihan lingkungan mampu memberikan kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat lokal sekaligus pelestarian alam.

“Kami percaya bahwa dampak CSR harus dirasakan secara langsung oleh ekosistem dan komunitas di sekitar lokasi penanaman. Dengan pendekatan berbasis kolaborasi dan edukasi, perusahaan bisa berperan sebagai agen perubahan yang mendukung keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Miftachur “Ben” Robani, CEO LindungiHutan.

Program-program, seperti EducaTree menjadi contoh konkret bagaimana CSR bisa menciptakan nilai tambah di tingkat akar rumput. Melalui program ini, LindungiHutan bersama mitra perusahaan tidak hanya melakukan penanaman pohon, tetapi juga mengedukasi masyarakat setempat tentang pentingnya konservasi, pemeliharaan pohon, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Stasiun Lamongan Layani Lebih dari 200 Ribu Pelanggan di Triwulan III 2025: Mobilitas Naik, Ekonomi Daerah Ikut Bergerak

Sementara itu, kolaborasi lintas sektor yang diusung LindungiHutan, yang mana melibatkan pemerintah, swasta, akademisi, dan komunitas lokal, telah mempercepat laju pemulihan ekosistem. Menurut laporan LindungiHutan, lebih dari 1 juta pohon telah ditanam di lebih dari 30+ lokasi di seluruh Indonesia sejak 2016, dengan melibatkan lebih dari 63 ribu sahabat alam dan 600+ perusahaan. Upaya ini juga turut berkontribusi pada penyerapan karbon, perlindungan garis pantai, serta peningkatan keanekaragaman hayati.

Data Global Forest Watch 2024 menunjukkan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 259 ribu hektare hutan alam dalam satu tahun terakhir, yang setara dengan emisi 194 juta ton CO₂. Di tengah tantangan ini, peran sektor swasta menjadi semakin vital. Melalui CSR yang terintegrasi dengan upaya konservasi, perusahaan dapat membantu menekan laju deforestasi sekaligus mendukung target netralitas karbon nasional.

Baca Juga :  Dukung Transformasi Holding Perkebunan Nusantara, PT RPN Perkuat Sinergi Riset dan Operasional

“Keterlibatan perusahaan dalam program berbasis ekosistem sangat krusial. Tidak hanya membantu memulihkan lingkungan, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal sebagai bagian dari solusi jangka panjang,” pungkas Ben.

LindungiHutan berharap semakin banyak perusahaan mengadopsi model CSR berkelanjutan yang melibatkan komunitas akar rumput. Dengan demikian, dampak positif bagi lingkungan dan sosial dapat terus diperluas dan diperkuat di berbagai wilayah di Indonesia.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung
Dari Risk High Menuju Transformasi Hijau, PT PP Tegaskan Komitmen Jadikan ESG sebagai DNA Bisnis
KLTC® dan Kognitif Edu Indonesia Bangun Kolaborasi, Dorong Pengembangan SDM Sejak Usia Sekolah
Bitcoin Tembus $81.000 di Tengah Ketegangan Global, Bittime Permudah Transaksi IDR Swap ke Bitcoin dengan Zero Fees
BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan
Polda NTT Ungkap Jaringan Rokok Ilegal Internasional, Negara Diselamatkan dari Kerugian Rp12,3 Miliar
Polda NTT Putus Rantai Mafia BBM: 27 Kasus Terungkap, Hak Rakyat Diselamatkan
Memaknai Hardiknas, BRI Finance Dorong Akses Dana Pendidikan yang Fleksibel
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:01 WIB

Dari Risk High Menuju Transformasi Hijau, PT PP Tegaskan Komitmen Jadikan ESG sebagai DNA Bisnis

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:01 WIB

KLTC® dan Kognitif Edu Indonesia Bangun Kolaborasi, Dorong Pengembangan SDM Sejak Usia Sekolah

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:01 WIB

Bitcoin Tembus $81.000 di Tengah Ketegangan Global, Bittime Permudah Transaksi IDR Swap ke Bitcoin dengan Zero Fees

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:00 WIB

BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:00 WIB

Polda NTT Putus Rantai Mafia BBM: 27 Kasus Terungkap, Hak Rakyat Diselamatkan

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:00 WIB

Memaknai Hardiknas, BRI Finance Dorong Akses Dana Pendidikan yang Fleksibel

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:00 WIB

Perkuat Sinergi dan Akses Pembiayaan, BRI Finance Gelar Pameran Otomotif di Banyuwangi

Berita Terbaru