Kebiasaan Sederhana yang Bisa Kurangi Risiko Kebakaran

- Editor

Jumat, 13 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 629 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah di Indonesia sepanjang tahun 2024. Tahukah Sobat #SadarRisiko bahwa beberapa kebiasaan kecil yang tampaknya sepele bisa meningkatkan risiko kebakaran? Mari kita bahas agar lebih #SadarRisiko dan bisa #KurangiRisiko kebakaran di sekitar kita.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada
629 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah di
Indonesia sepanjang tahun 2024. Tahukah Sobat #SadarRisiko bahwa beberapa
kebiasaan kecil yang tampaknya sepele bisa meningkatkan risiko kebakaran? Mari
kita bahas agar lebih #SadarRisiko dan bisa #KurangiRisiko kebakaran di sekitar
kita.

Di bawah ini adalah kegiatan sehari-hari yang kita lakukan,
yang dapat menjadi sumber risiko kebakaran:

Membakar
Sampah Sembarangan:
 Risiko membakar sampah, terutama di musim
kering dan berangin, dapat memicu kebakaran karena api bisa menyebar
secara tidak terkendali. Selain asap yang mengganggu lingkungan sekitar
kita, bara api beterbangan dapat memicu kebakaran lahan dan pemukiman di
sekitar kita.

Kegiatan
Memanggang Makanan:
 Keseruan memasak dengan cara membakar dapat
menjadi risiko ketika dilakukan tanpa pengawasan yang cukup. Menyalakan
api dengan menggunakan bahan bakar secara berlebihan dan menempatkan
panggangan terlalu dekat dengan bahan-bahan dan benda yang mudah terbakar
juga dapat memicu kebakaran.

Baca Juga :  Dua Hari Angkutan Nataru 2025/2026, 29 ribu Pelanggan Gunakan Kereta Api dari Wilayah Daop 2 Bandung

Merokok
di Tempat Berisiko:
 Kebiasaan merokok, terutama di dekat bahan
bakar gas atau uap dari bahan bakar lainnya, juga berisiko menyebabkan
kebakaran.

Tidak
Merawat Jaringan Kabel Listrik:
 Kabel listrik yang terkelupas
atau renggang, stop kontak dengan beban listrik berlebihan, serta
sambungan kabel tidak standar, rentan memicu percikan yang dapat
menimbulkan kebakaran. Instalasi listrik yang sudah tua juga perlu
perawatan dan penggantian secara teratur.

Kebiasaan
Berisiko Lainnya:
 Kebiasaan sehari-hari lainnya seperti
meninggalkan lilin menyala tanpa diawasi, membiarkan setrika menyala
terlalu lama, dan mengisi daya (charge) perangkat hape dan gadget di
atas atau dekat dengan bahan mudah terbakar seperti sofa, gorden, atau
kasur juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Kita juga mungkin
pernah lupa mematikan kompor atau menyimpan bahan mudah terbakar terlalu
dekat dengan sumber panas atau terpaparkan matahari, sehingga dapat
menambah risiko kebakaran.

Jadi apa saja langkah-langkah yang dapat Sobat
#SadarRisiko lakukan untuk #KurangiRisiko kebakaran?

Pisahkan
sampah sesuai jenisnya sehingga dapat melakukan daur ulang. Gunakan
fasilitas pembuangan sampah yang benar dan resmi serta ikuti jadwal
pengambilan sampah yang tersedia.

Baca Juga :  [11 Juni (Rabu), Jakarta] Acara Business Networking untuk Pelaku E-Commerce dan IT -Bersama APRINDO: Membahas Hasil Survei Penipuan E-Commerce-

Pasang
detektor asap di area strategis sekitar rumah dan lingkungan sehingga
Sobat #SadarRisiko mendapatkan peringatan awal ketika ada asap. Selain
itu, siapkan alat pemadam api di rumah dan kendaraan bermotor untuk
menambah kesiapan diri ketika terjadinya kebakaran.

Periksalah
instalasi listrik rumah dan lingkungan kerja secara berkala. Perhatikan
voltase perangkat dan jangan bebani stop kontak secara berlebihan.

Simpan
bahan-bahan mudah terbakar secara aman dan terpisah serta jauh dari sumber
panas seperti api, listrik, atau paparan matahari.

Siapkan
diri dan keluarga atau teman-teman di sekitar lingkungan kerja dengan
mengetahui cara pengoperasian alat pemadam api. Selain itu, buatlah
rencana evakuasi di rumah dan ketahuilah prosedur evakuasi di tempat kerja
kita.

Sobat #SadarRisiko, pencegahan kebakaran dimulai dari
kebiasaan dan kewaspadaan kita sehari-hari. Bersama-sama kita bisa semakin
#SadarRisiko dan #KurangiRisiko kebakaran dengan menerapkan kebiasaan aman di
rumah dan lingkungan kita. Untuk informasi lebih lanjut mengenai topik-topik
lain agar lebih #SadarRisiko dan #KurangiRisiko, temukan di laman online dan
media sosial #MASINDO.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri
KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga
Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International
Jajaki Peluang Bisnis Baru Pengiriman Hewan Ternak, KAI Logistik Teken MoU dengan Bogantara
Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang
MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan
Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:00 WIB

Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00 WIB

Jajaki Peluang Bisnis Baru Pengiriman Hewan Ternak, KAI Logistik Teken MoU dengan Bogantara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:01 WIB

MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:02 WIB

Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:00 WIB

Long-Term Villa Rental Bali: How to Plan a Seamless “Year Setup” for Mail, Banking, Drivers, and Recurring Services

Berita Terbaru