Percepat Pengaliran Air Bendungan ke Sawah, Agar Petani Rasakan Manfaat Bendungan Tanju di Dompu

- Editor

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dompu- NTB, 22 September 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian jaringan irigasi Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Upaya ini untuk memastikan air dari bendungan yang telah lama beroperasi ini dapat segera mengalir lancar dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh para petani di sekitar daerah irigasi.

Komitmen tersebut ditegaskan
langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, saat melakukan kunjungan
kerja ke Bendungan Tanju pada Minggu (21/9/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk
memastikan bendungan multifungsi Tanju dapat segera memberikan manfaat nyata
bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung suplai air untuk irigasi pertanian.

“Tugas saya sederhana,
mengalirkan air hingga ke sawah. Apapun yang ditanam masyarakat, apakah padi,
jagung, atau bawang, kuncinya ada pada ketersediaan air,” kata Menteri Dody di
sela-sela peninjauannya.

Dalam kunjungannya, Menteri Dody
menyatakan segera membentuk tim teknis terpadu. Tim ini akan turun langsung ke
lapangan untuk mencari solusi komprehensif agar air dari bendungan dapat
berfungsi secara optimal dan menjangkau seluruh area persawahan yang ditargetkan.

Bendungan Tanju telah selesai
dibangun pada 2017 dan mulai dioperasikan pada 2018. Bendungan ini memiliki
kapasitas tampung yang cukup besar, yakni mencapai 17,86 juta meter kubik (m3)
dengan luas genangan 324,20 hektare.

Baca Juga :  30 Hakim Indonesia Ikuti Pelatihan di India, Perkuat Kapasitas Peradilan di Era Digital

Secara teknis, Bendungan Tanju
dirancang untuk mengairi Daerah Irigasi (DI) Tanju seluas 2.242 hektare.
Kehadirannya juga bertujuan memperkuat sistem Rababaka Komplek yang selama ini
menjadi penopang utama ketahanan pangan di wilayah Dompu dan Bima. Namun,
manfaat maksimalnya terkendala oleh jaringan irigasi primer sepanjang total 48
kilometer (24 km di sisi kanan dan 24 km di sisi kiri) yang belum tuntas.

Menteri Dody menekankan bahwa
percepatan ini memerlukan kerja sama lintas sektoral, mulai dari dukungan
pemerintah daerah, akademisi dari perguruan tinggi, hingga partisipasi aktif
masyarakat.

“Saya sudah berdiskusi dengan
petani dan kepala desa. Mereka sudah berkorban tanahnya untuk pembangunan
bendungan ini, dan sekarang saatnya mereka merasakan manfaatnya. Saya tidak mau
lagi masyarakat menunggu bertahun-tahun. Harapan saya, dalam waktu dekat solusi
teknis bisa segera diterapkan,” tegas Menteri Dody.

Di sisi lain, Kepala Desa Tanju,
Buyung Susanto, menyambut baik komitmen pemerintah pusat. Ia menyampaikan bahwa
keberadaan Bendungan Tanju merupakan harapan lama masyarakat yang tinggal di
kawasan dengan kondisi alam yang relatif tandus.

Baca Juga :  Krakatau Steel Serahkan Bantuan 189 Hewan Kurban

“Kami berharap bukan hanya
jagung yang menjadi andalan, tetapi juga padi bisa berkembang dan meningkatkan
kesejahteraan masyarakat,” ujar Buyung.

Dengan adanya jaminan suplai air
yang kontinu dari Bendungan Tanju, para petani diharapkan dapat meningkatkan
frekuensi tanam mereka dari yang sebelumnya hanya satu kali setahun menjadi dua
hingga tiga kali setahun. Peningkatan ini tentu akan mendorong produktivitas
pertanian di Dompu yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi jagung dan
beras di NTB.

Di akhir kunjungannya, Menteri
Dody berjanji akan kembali meninjau progres di Bendungan Tanju setelah tim
teknis menyelesaikan kajian lapangan secara menyeluruh.

“Saya ingin memastikan bendungan
ini benar-benar memberikan manfaat maksimal, sesuai arahan Presiden Prabowo
Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, terutama di Kawasan Timur
Indonesia,” pungkasnya.

Langkah percepatan penyelesaian
jaringan irigasi ini menjadi bukti keseriusan Kementerian PU untuk memastikan
infrastruktur yang dibangun negara benar-benar sampai manfaatnya ke lahan
pertanian masyarakat di Dompu.

Program kerja ini merupakan
bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA
dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB
Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea
Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan
Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?
Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik
Momentum Long Weekend May Day, KAI Bandara Layani 28 Ribu Penumpang KA Bandara YIA
Apa Itu Databricks? Fungsi dan Cara Kerja Platform Big Data
Negara yang melaksanakan “PJC Bridge” semacam JLPT kini bertambah hingga 15 negara – memperluas kesempatan sertifikasi untuk visa Jepang seiring meningkatnya pelajar asing yang belajar bahasa Jepang maupun kerja di Jepang
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:00 WIB

Apa Itu Databricks? Fungsi dan Cara Kerja Platform Big Data

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:00 WIB

Negara yang melaksanakan “PJC Bridge” semacam JLPT kini bertambah hingga 15 negara – memperluas kesempatan sertifikasi untuk visa Jepang seiring meningkatnya pelajar asing yang belajar bahasa Jepang maupun kerja di Jepang

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:01 WIB

“Sangat Terkesan oleh Pengalaman Bak Menjelajah Dunia Lain,” Aktris Tao Tsuchiya Resmi Ditunjuk sebagai Duta TOKYO LIGHTS 2026; Jajaran Lengkap 12 Karya Light Art Park di bawah Arahan Artistik Kenji Kohashi Diumumkan. Program ini menghadirkan karya terbaru Yoichi Ochiai serta debut perdana GAIA di Jepang; pendaftaran awal untuk area penonton kini dibuka.

Berita Terbaru