Holding Perkebunan Nusantara Melalui PTPN I Regional 7 Salurkan Bantuan untuk 200 Keluarga Risiko Stunting di Lampung

- Editor

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah — PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding di bawah Holding Perkebunan Nusantara, melalui Regional 7 menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Provinsi Lampung. Pada kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Provinsi Lampung, PTPN I menyerahkan bantuan kepada 200 Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kabupaten Lampung Tengah dan Pesawaran, Rabu (24/09/2025).

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, didampingi Bupati Lampung Tengah Ardito, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPN I Doni P Gandamihadrja, serta Region Head PTPN I Regional 7 Tuhu Bangun, pada acara yang berlangsung di Desa Poncowarno, Kecamatan Kalirejo.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPN I, Doni P Gandamihadrja, menegaskan bahwa perusahaan konsisten mendukung program penurunan stunting di berbagai wilayah. “Sebelumnya pada bulan Juni yang lalu, PTPN I telah melaksanakan penyaluran bantuan serupa di Regional 2 Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Kecamatan Pangalengan. Khusus di Lampung, ini merupakan bantuan kedua melalui PTPN I Regional 7,” ujarnya.

Baca Juga :  Strategi Teratas untuk Mengintegrasikan Praktik Bisnis Berkelanjutan dalam Budaya Perusahaan Indonesia

Doni menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa paket nutrisi untuk 200 KRS-100 keluarga di Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, dan 100 keluarga lainnya di Kecamatan Gedong Tataan, Negeri Katon, serta Way Lima, Kabupaten Pesawaran. Selain itu, PTPN I juga menyalurkan bantuan non-nutrisi berupa perbaikan rumah tidak layak huni dan pembangunan enam unit jamban sehat.

“Dengan dukungan ini, kami berharap kualitas tumbuh kembang anak-anak di keluarga risiko stunting semakin meningkat, sehingga mampu mendukung terwujudnya generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan produktif,” tambah Doni.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, mengapresiasi sinergi lintas sektor, termasuk dukungan PTPN I sebagai “Orang Tua Asuh” dalam program penurunan stunting.

“Stunting penyebabnya bukan hanya kekurangan gizi, tetapi juga faktor non-nutrisi seperti sanitasi dan MCK. Kalau untuk nutrisi, kita bantu 200 warga sini selama enam bulan ke depan. Sedangkan dari sisi non-nutrisi, dukungan PTPN I sangat membantu, terutama dalam penyediaan rumah layak dan jamban sehat,” jelasnya.

Baca Juga :  Lulusan Teknik Industri BINUS University Ini Wujudkan Mimpi Kuliah Lewat Beasiswa ASAK dan Kini Miliki Dua Outlet Laundry

Dalam kesempatan itu, Wihaji bersama Bupati Lampung Tengah Ardito, Anggota DPR RI Hanan Razak, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPN I Doni P Gandamihardja, serta Region Head PTPN I Regional 7 Tuhu Bangun melakukan peletakan batu pertama pembangunan perbaikan rumah bantuan PTPN I.

Wihaji juga meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) berjalan tepat sasaran. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan masih ada anak dengan potensi stunting akibat sanitasi dan MCK yang buruk, sehingga intervensi non-nutrisi menjadi faktor penting yang terus dikuatkan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Maraton Kreativitas 48 Jam Global Game Jam Makassar 2026 Lahirkan 10 Gim Karya Talenta Lokal
Di Tengah Volatilitas Pasar, Bittime Buka Waitlist Beta Futures dengan Trial Funds hingga $1.500 USDT
Alcavella Gelar “Harmoni dalam Kebersamaan” Bersama BM Boutiqe
Pelindo Multi Terminal Bumiharjo Bagendang Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025
Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Tembus 598 Ribu di Januari 2026
Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta
Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026
Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

Maraton Kreativitas 48 Jam Global Game Jam Makassar 2026 Lahirkan 10 Gim Karya Talenta Lokal

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

Di Tengah Volatilitas Pasar, Bittime Buka Waitlist Beta Futures dengan Trial Funds hingga $1.500 USDT

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Alcavella Gelar “Harmoni dalam Kebersamaan” Bersama BM Boutiqe

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Pelindo Multi Terminal Bumiharjo Bagendang Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta

Senin, 2 Februari 2026 - 15:00 WIB

Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 15:00 WIB

Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas

Senin, 2 Februari 2026 - 14:01 WIB

Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru