Menteri PU Dody Hanggodo Terus Pantau Penanganan Pasca-Longsor Majenang, Pastikan Bantuan Berlanjut

- Editor

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilacap, 24 November 2025 – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, terus mengikuti perkembangan tanggap darurat bencana tanah longsor yang melanda kawasan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kendati operasi pencarian korban telah resmi dihentikan, Menteri Dody memastikan kehadiran negara melalui Kementerian PU tetap berlanjut pada fase pemulihan dan penataan kawasan.

Pemerintah
secara resmi menghentikan proses pencarian korban pada Sabtu (22/11/2025),
setelah tim gabungan menyatakan operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) selesai
pada pukul 16.00 WIB. Berdasarkan data akhir di lapangan, dari total 23 warga
yang sebelumnya dinyatakan hilang, petugas berhasil menemukan 21 orang.
Sementara itu, 2 orang lainnya dinyatakan hilang dan meninggal dunia.

Menteri PU Dody
Hanggodo yang memantau intensif penanganan bencana ini sejak awal kejadian,
menyampaikan rasa duka yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa. Ia juga
memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan
darurat di lokasi bencana.

Baca Juga :  Hamster Kombat vs X Empire, Mana yang Lebih Cuan?

“Kami
menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh petugas di lapangan yang bekerja tanpa henti
sejak hari pertama. Dengan dihentikannya operasi ini, kami memastikan bahwa
dukungan Kementerian PU tetap berlanjut melalui pemulihan kondisi dan bantuan
untuk para pengungsi,” tegas Menteri Dody.

Seiring dengan berakhirnya operasi SAR dan pelaksanaan
apel penutupan kegiatan, seluruh alat berat dan personel tanggap darurat dari
balai-balai teknis Kementerian PU telah didemobilisasi dari lokasi pencarian.
Namun, peran Kementerian PU tidak berhenti di situ.

Kementerian PU kini fokus membantu penataan daerah
terdampak longsor. Proses ini akan melibatkan penggunaan alat berat yang
dikerahkan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy untuk memastikan
kondisi lokasi kembali aman dan tertata.

Baca Juga :  Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Sebagai bagian dari dukungan lanjutan untuk memenuhi
kebutuhan dasar warga, Kementerian PU melalui unit-unit teknisnya juga telah
menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para pengungsi. Bantuan tersebut terdiri
dari 400 set selimut dan 380 unit kasur lipat yang disalurkan Kementerian PU
melalui BBWS Citanduy.

Selain itu, Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan
Kawasan (BPBPK) Jawa Barat mengirimkan sarana sanitasi berupa 4 unit toilet
portable dan 2 unit Hidran Umum (HU).

Bantuan-bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan
kenyamanan warga dan menjaga kesehatan warga yang saat ini masih harus bertahan
di pengungsian.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur
Rupiah Capai Rp17.418 per Dolar AS Tertinggi Sepanjang 2026? Bittime Hadir dengan IDR Swap Zero Fee
Mobilitas Tinggi Picu Kelalaian, Puluhan Barang Tertinggal Setiap Hari di LRT Jabodebek
Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC
Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB
Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea
Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan
Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:01 WIB

Rupiah Capai Rp17.418 per Dolar AS Tertinggi Sepanjang 2026? Bittime Hadir dengan IDR Swap Zero Fee

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mobilitas Tinggi Picu Kelalaian, Puluhan Barang Tertinggal Setiap Hari di LRT Jabodebek

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:00 WIB

Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru