Direktur Utama KAI bersama Menhub RI Cek Kesiapan Angkutan Nataru di Semarang Tawang dan Jalur KA Wilayah Daop 4 Semarang

- Editor

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka memastikan kesiapan penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bersama Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI) melakukan serangkaian peninjauan di wilayah operasional KAI Daop 4 Semarang pada Minggu (14/12).

Dalam rangka memastikan kesiapan penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bersama Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI) melakukan serangkaian peninjauan di wilayah operasional KAI Daop 4 Semarang pada Minggu (14/12).

Manager Humas KAI Daop4 Semarang Luqman Arif mengatakan bahwa kegiatan diawali dengan peninjauan Stasiun Semarang Tawang, yang mencakup progres beautifikasi stasiun dan kesiapan fasilitas pelayanan penumpang maupun SDM operasional.

Baca Juga :  Kejutan di Tengah Perang: Bitcoin Kalahkan Emas, Ini Penyebabnya!

“Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan Stasiun Semarang Tawang sebagai salah satu stasiun utama di Jawa Tengah siap melayani peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Nataru,” kata Luqman.

Usai peninjauan stasiun, Menteri Perhubungan bersama Direktur Utama KAI melanjutkan inspeksi lintas jalur kereta api menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) dari Stasiun Semarang Tawang menuju wilayah Grobogan. Inspeksi ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi prasarana perkeretaapian sekaligus memastikan langkah mitigasi di sejumlah daerah pantauan khusus (Dapsus) berjalan optimal.

Adapun lokasi yang menjadi fokus pengecekan meliputi KM 32+4/7 petak jalan Gubug – Karangjati, Jembatan BH 46 KM 21+9/0 petak jalan Brumbung – Tegowanu, serta Jembatan BH 59 KM 27+9/0 petak jalan Tegowanu – Gubug, yang merupakan titik-titik dengan potensi gangguan prasarana.

Baca Juga :  Krisis Iklim Ancam Ketahanan Pangan, LindungiHutan Dorong “Hutan Lestari” Jadi Solusi Nyata

Luqman mengatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan sinergi kuat antara KAI sebagai operator dan Kementerian Perhubungan sebagai regulator dalam memastikan kesiapan layanan kereta api selama masa angkutan Nataru.

“Peninjauan ini tidak hanya mencakup kesiapan prasarana lintas dan daerah pantauan khusus, tetapi juga kesiapan stasiun dari sisi pelayanan dan kenyamanan pelanggan. Seluruhnya menjadi satu kesatuan dalam memastikan Angkutan Nataru berjalan,” ujar Luqman.

Luqman berharap kesiapan prasarana, peningkatan kualitas pelayanan stasiun, serta dukungan sumber daya manusia yang siaga, KAI Daop 4 Semarang optimistis Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan memberikan kenyamanan optimal bagi seluruh pelanggan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur
Rupiah Capai Rp17.418 per Dolar AS Tertinggi Sepanjang 2026? Bittime Hadir dengan IDR Swap Zero Fee
Mobilitas Tinggi Picu Kelalaian, Puluhan Barang Tertinggal Setiap Hari di LRT Jabodebek
Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC
Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB
Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea
Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan
Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:01 WIB

Rupiah Capai Rp17.418 per Dolar AS Tertinggi Sepanjang 2026? Bittime Hadir dengan IDR Swap Zero Fee

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mobilitas Tinggi Picu Kelalaian, Puluhan Barang Tertinggal Setiap Hari di LRT Jabodebek

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:00 WIB

Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru