Kementerian Pekerjaan Umum Dorong Normalisasi Sungai, Penanganan Oprit Jembatan Meureudu Pidie Jaya Tuntas

- Editor

Sabtu, 27 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya, 27 Desember 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemulihan infrastruktur jalan nasional pasca-banjir bandang di Provinsi Aceh. Hingga 26 Desember 2025, sejumlah ruas strategis telah kembali terhubung dan dapat dilalui, meski dengan pengaturan lalu lintas dan jalur alternatif di beberapa titik.

Menteri PU,
Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan darurat pascabencana adalah
prioritas utama untuk memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Fokus kami adalah membuka akses secepat mungkin, mengamankan alur sungai, dan
mencegah isolasi masyarakat. Dengan dukungan alat berat dan koordinasi lintas
sektor, kami pastikan penanganan berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegas
Menteri Dody.

Salah satu
pencapaian signifikan adalah penyelesaian penanganan oprit Jembatan
Meureudu di Ruas Meureudu – Batas Kabupaten Pidie Jaya/Bireuen. Jembatan
yang sempat mengalami keruntuhan oprit telah kembali berfungsi normal sejak 12
Desember 2025 setelah proses penimbunan dan perbaikan intensif oleh Balai
Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh.

Saat
meninjau lokasi, Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Wida Nurfaida, menyatakan
bahwa perbaikan darurat ini merupakan langkah awal untuk memulihkan
konektivitas kawasan. “Ke depan, diperlukan solusi jangka menengah dan panjang,
seperti pembangunan duplikasi jembatan, untuk meningkatkan kapasitas dan
ketahanan infrastruktur terhadap risiko bencana serupa,” ujar Sekjen Wida.

Baca Juga :  Indeks Kepuasan Pelanggan KAI Tembus 4,52, Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir

Lebih
lanjut, Sekjen Wida meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Aceh untuk
segera melakukan normalisasi Sungai Meureudu. Langkah ini penting untuk
mengurangi sedimentasi, mengendalikan banjir, dan melindungi infrastruktur
jalan serta jembatan di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

Adapun Progress
Pemulihan Ruas Jalan Nasional di Aceh yaitu Ruas Meureudu – Batas Pidie
Jaya/Bireuen: Telah fungsional penuh. Ruas Batas Kota Lhokseumawe/Aceh
Utara – Kota Langsa sudah dapat dilalui setelah pembersihan sedimen. Ruas Kota
Langsa – Kota Kuala Simpang sudah apat dilalui setelah pembersihan sedimen. Ruas
Kota Kuala Simpang – Batas Provinsi Sumatera Utara telah  berfungsional untuk semua kendaraan (akses
sinyal terbatas). Ruas Kota Bireuen – Batas Bireuen/Aceh Utara  telah terhubung
via Jembatan Bailey di Awe Geutah (akses terbatas sejak 19 Desember
2025). Pemasangan Jembatan Bailey di Jembatan Krueng
Tingkeum ditargetkan selesai 27 Desember 2025. Ruas Kota Bireuen – Batas
Bener Meriah telah erhubung sejak 18 Desember 2025 berkat Jembatan Bailey
di Jembatan Teupin Mane dan penanganan longsoran. Ruas Genting Gerbang –
Celala – Batas Aceh Tengah/Nagan Raya telah berfungsional sejak 24 Desember
2025. Dan Ruas Batas Aceh Tengah/Gayo Lues – Blangkejeren, Blangkejeren – Batas
Aceh Tenggara, dan Kota Kutacane – Batas Sumatera Utara dimana Semua telah
terhubung dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun empat.

Baca Juga :  Lintasarta Luncurkan Semesta AI: Langkah Nyata Membangun Ekosistem AI Nasional

Pemulihan
infrastruktur ini menunjukkan komitmen Kementerian PU dalam menjamin
konektivitas dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat Aceh pascabencana.
Upaya berkelanjutan akan difokuskan pada penanganan sungai dan peningkatan
ketahanan infrastruktur untuk mitigasi bencana di masa depan.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri
KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga
Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International
Jajaki Peluang Bisnis Baru Pengiriman Hewan Ternak, KAI Logistik Teken MoU dengan Bogantara
Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang
MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan
Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:00 WIB

Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00 WIB

Jajaki Peluang Bisnis Baru Pengiriman Hewan Ternak, KAI Logistik Teken MoU dengan Bogantara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:01 WIB

MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:02 WIB

Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:00 WIB

Long-Term Villa Rental Bali: How to Plan a Seamless “Year Setup” for Mail, Banking, Drivers, and Recurring Services

Berita Terbaru