Penghubung Utama Trans Jawa, Ruas Batang–Semarang Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Tengah

- Editor

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah satu koridor strategis Trans Jawa yang berperan penting dalam mendukung konektivitas wilayah Jawa Tengah sekaligus mendorong pertumbuhan kawasan industri di wilayah tersebut. Dengan panjang ruas sekitar 75 kilometer, jalan tol ini menjadi penghubung utama pergerakan orang dan barang dari barat ke timur Pulau Jawa.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah dalam memperkuat perekonomian nasional, JTT mencatat telah beroperasinya Simpang Susun Kawasan Industri Batang sebagai akses langsung yang menghubungkan Jalan Tol Batang–Semarang dengan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Kehadiran akses ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik investasi, mempercepat distribusi logistik, serta membuka peluang penciptaan lapangan kerja baru di wilayah Jawa Tengah.

Jalan Tol Batang–Semarang merupakan bagian integral dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan tiga wilayah utama di Provinsi Jawa Tengah, yakni Kota Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Batang. Ruas ini terkoneksi langsung dengan Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C di sisi timur serta Jalan Tol Pemalang–Batang di sisi barat, sehingga membentuk koridor transportasi yang berkesinambungan.

Baca Juga :  KOMETA dan Ekosis.id Bangun Aliansi Digital Nasional, Targetkan Kenaikan Distribusi Produk Lokal dan Atasi Ancaman Kemiskinan Struktural

Dalam mendukung kelancaran mobilitas dan pelayanan kepada pengguna jalan, saat ini telah beroperasi enam gerbang tol di Ruas Batang–Semarang, yaitu Gerbang Tol Kalikangkung, Kaliwungu, Kendal, Weleri, KIT Batang dan Kandeman. Selain itu, tersedia empat lokasi Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di KM 360 B, KM 379 A, KM 389 B, dan KM 391 A yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang keselamatan dan kenyamanan perjalanan.

Berbagai layanan pendukung juga disiagakan di sepanjang ruas ini, antara lain Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), ATM, taman bermain dan fasilitas ramah difabel di rest area, hotel di rest area 379, layanan derek gratis 24 jam hingga gerbang tol terdekat, pemantauan CCTV, serta penyampaian informasi kondisi lalu lintas secara real-time melalui Dynamic Message Sign (DMS).

VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang dihadirkan tidak hanya sebagai penghubung wilayah, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mendekatkan manfaat infrastruktur kepada masyarakat. “Jalan Tol Batang–Semarang kami hadirkan untuk memudahkan pergerakan masyarakat, mempercepat distribusi barang, dan membuka peluang tumbuhnya aktivitas ekonomi di Jawa Tengah. Dengan konektivitas yang semakin baik, kami berharap jalan tol ini dapat menjadi penggerak bagi kawasan industri, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,” ujar Ria.

Baca Juga :  Asuransi Kesehatan di Indonesia untuk Perusahaan Malaysia yang Melakukan Ekspansi Bisnis

Kehadiran Jalan Tol Batang–Semarang memberikan dampak nyata bagi pengguna jalan melalui peningkatan konektivitas antarwilayah dan efisiensi waktu tempuh. Perjalanan dari Kabupaten Batang menuju Kota Semarang maupun sebaliknya dapat ditempuh sekitar satu jam lebih cepat dibandingkan jalur non-tol, sehingga mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Lebih lanjut, JTT menilai keberadaan ruas tol ini turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi regional Jawa Tengah melalui penciptaan peluang usaha baru, dukungan terhadap sektor pariwisata, serta pengurangan beban lalu lintas di jalan nasional. Dengan demikian, Jalan Tol Batang–Semarang tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan wilayah yang berkelanjutan.

Informasi lalu lintas jalan tol di jaringan Jasa Marga Group dapat diakses melalui One Call Center 24 jam di nomor 14080 serta aplikasi Travoy untuk pengguna iOS dan Android.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis
Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Divre I Sumut Berhasil Sertifikasi 1 Juta Meter Persegi Lahan di Tahun 2025
Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil
BINUS University @Semarang Perluas Ekosistem Pembelajaran Pasar Modal melalui Galeri Investasi BEI
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:00 WIB

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:01 WIB

Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

BINUS University @Semarang Perluas Ekosistem Pembelajaran Pasar Modal melalui Galeri Investasi BEI

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Pemesanan Tiket H-1 Lebaran Tembus 22.494, KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Mudik Lebih Awal

Berita Terbaru