Cuaca Ekstrem dan Banjir Ganggu Operasional KA, KAI Pastikan Jalur Sragi–Pekalongan Mulai Berangsur Normal

- Editor

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas terganggunya perjalanan kereta api akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya genangan air di petak jalan Sragi – Pekalongan yang berdampak pada kelancaran operasional perjalanan KA.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas terganggunya perjalanan kereta api akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya genangan air di petak jalan Sragi – Pekalongan yang berdampak pada kelancaran operasional perjalanan KA.

“Kondisi cuaca ekstrem ini memerlukan penanganan dan pengaturan operasional khusus demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api. KAI telah memberlakukan rekayasa pola operasi,” ujar Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari.

Update Pemulihan Jalur Sragi – Pekalongan

Tohari menjelaskan bahwa hingga pukul 01.30 WIB, genangan air di petak jalan Sragi – Pekalongan telah berhasil ditangani dengan melakukan pengangkatan material dan normalisasi jalur. Seluruh perjalanan KA selanjutnya sudah dapat melintas melalui jalur hulu maupun hilir, menggunakan lokomotif dinas masing-masing KA.

Baca Juga :  Port Academy Perkenalkan Program Pelatihan Operator Pedestal Crane untuk Tingkatkan Kompetensi SDM

“Mulai pukul 05.10 WIB, jalur Sragi – Pekalongan sudah dapat dilalui dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 km/jam, sambil terus dilakukan pemantauan intensif oleh petugas di lapangan,” tambahnya.

Daftar Pembatalan Perjalanan KA

Namun demikian, akibat keterlambatan yang sangat tinggi dan demi mengutamakan keselamatan serta kenyamanan pelanggan, beberapa perjalanan KA yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun pada hari ini, Senin (19/1), terpaksa dibatalkan, yaitu:

KA Gajayana (KA 35) relasi Malang – Gambir (keberangkatan pukul 14.55 WIB).

KA Gajayana Tambahan (KA 7001A) relasi Malang – Gambir (keberangkatan pukul 18.25 WIB).

KA Gajayana Tambahan relasi Gambir – Malang (keberangkatan pukul 00.10 WIB).

Tohari menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat pembatalan perjalanan untuk kereta api yang berangkat awal dari wilayah Daop 7 Madiun.

Baca Juga :  BRI Branch Office Jatinegara Region 6/Jakarta 1 Gelar Akuisisi BRImo dan Top Up Tabungan di Lapas Salemba

Ketentuan Pengembalian Bea Tiket (Refund) 100 Persen

Sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan kepada pelanggan yang terdampak, KAI Daop 7 Madiun memberikan kompensasi berupa pengembalian bea tiket sebesar 100 persen (di luar biaya pemesanan) dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Pengembalian dapat dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari sejak tanggal pembatalan.

2. Berlaku bagi pelanggan yang tidak berkenan melanjutkan perjalanan akibat pembatalan, pengalihan rute, atau rekayasa operasi, termasuk tiket terusan maupun tiket pulang-pergi.

3. Melalui loket stasiun atau Contact Center 121.

4. Pengajuan refund melalui Contact Center 121 dapat dilakukan via telepon maupun layanan VOIP pada aplikasi Access by KAI.

“Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran seluruh pelanggan. KAI Daop 7 Madiun akan terus menyampaikan perkembangan kondisi operasional secara berkala. Sekali lagi kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat faktor cuaca dan kondisi alam ini,” tutup Tohari.

Salam,

Manajer Humas

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun

Tohari

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Alcavella Gelar “Harmoni dalam Kebersamaan” Bersama BM Boutiqe
Pelindo Multi Terminal Bumiharjo Bagendang Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025
Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Tembus 598 Ribu di Januari 2026
Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta
Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026
Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas
Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Siap Akomodasi Mobilitas Lebaran 2026, KAI–DJKA Pastikan Seluruh Layanan LRT Jabodebek Siap Operasi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Alcavella Gelar “Harmoni dalam Kebersamaan” Bersama BM Boutiqe

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Pelindo Multi Terminal Bumiharjo Bagendang Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Tembus 598 Ribu di Januari 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta

Senin, 2 Februari 2026 - 15:00 WIB

Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 14:01 WIB

Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 2 Februari 2026 - 13:00 WIB

Siap Akomodasi Mobilitas Lebaran 2026, KAI–DJKA Pastikan Seluruh Layanan LRT Jabodebek Siap Operasi

Senin, 2 Februari 2026 - 13:00 WIB

OAKHOUSE Berpartisipasi dalam JAPAN EDUCATION FAIR 2026 untuk Mendukung Studi di Jepang bagi Orang Indonesia yang Belajar Bahasa Jepang melalui Hunian

Berita Terbaru