Teknologi Drone Thermal untuk Mencegah Kebakaran di Perkebunan Luas

- Editor

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia menghadapi risiko kebakaran hutan dan lahan yang signifikan setiap tahunnya, dengan lebih dari 500 kasus terjadi di berbagai wilayah.

Pengawasan konvensional, seperti patroli manual dan menara pengawas, memiliki keterbatasan dalam cakupan dan jarak pandang, serta membutuhkan tenaga kerja yang besar.

Drone termal yang dapat beroperasi rutin secara otomatis seperti DJI Dock 3 (M4TD) dapat mendeteksi titik api dan asap secara konsisten bahkan di area luas dan berisiko tinggi. Analisis AI memproses data visual dan thermal untuk mengidentifikasi hotspot, sementara notifikasi dikirim langsung ke DJI FlightHub 2, mempercepat koordinasi respons di lapangan.

Baca Juga :  Jelang Libur Panjang HUT ke-80 Republik Indonesia, Tiket Promo Merdeka KA JJ Masih Tersedia untuk Pelanggan

Sistem drone otomatis mampu deteksi dini sebelum api meluas, sehingga langkah pemadaman bisa dilakukan lebih cepat dan terarah,” ujar Halo Robotics, distributor DJI Dock 3 di Indonesia.

Manfaat Utama untuk Pengawasan dan Respons Cepat

Implementasi sistem drone otomatis menghadirkan sejumlah manfaat, antara lain:

– Deteksi hotspot real-time, memungkinkan identifikasi dini sebelum kebakaran meluas.

– Respons lebih cepat, dengan notifikasi langsung ke command center.

Baca Juga :  KAI Divre III Palembang Perpanjang Fasilitas Reduksi bagi Anggota TNI

– Patroli otomatis terjadwal, untuk pengawasan rutin yang konsisten.

– Dokumentasi visual presisi tinggi, mendukung investigasi dan audit.

– Efisiensi biaya operasional, dibandingkan patroli manual berskala besar.

Penggunaan drone otomatis untuk pencegahan kebakaran di perkebunan luas menunjukkan arah transformasi pengawasan lingkungan yang lebih cepat, efisien, dan berbasis data, mendukung industri perkebunan, kehutanan, dan lembaga konservasi melakukan mitigasi risiko secara efektif.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mendorong Masa Depan Kesehatan, Prodia Science Award 2026 Apresiasi Inovasi Peneliti Indonesia
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri
KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga
Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International
Jajaki Peluang Bisnis Baru Pengiriman Hewan Ternak, KAI Logistik Teken MoU dengan Bogantara
Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang
MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mendorong Masa Depan Kesehatan, Prodia Science Award 2026 Apresiasi Inovasi Peneliti Indonesia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:00 WIB

Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00 WIB

Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:01 WIB

MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:02 WIB

Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan

Berita Terbaru