Melampaui Keuntungan Jangka Pendek, Cara Investor Indonesia Menyusun Strategi Jangka Panjang di Market Volatile 2026

- Editor

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahun ini diawali dengan situasi geopolitik dan ekonomi dari dalam negeri dan luar negeri yang menyebabkan arah market tidak menentu, Nanovest menyelenggarakan “Golden Hours” dimana sesi pre-iftar ini dihadiri oleh  pakar finansial yang sudah mempunyai pengalaman di bidang investasi, berbagai komunitas melek finansial, serta rekan media dengan harapan acara ini dapat memberikan insight menarik terkait strategi investasi jangka panjang di 2026.

Diselenggarakan di Kyro, Pacific Place, acara ini menggabungkan suasana Ramadhan yang hangat dengan diskusi ekonomi ringan namun relevan. Pada sesi “Golden Hours” ini pembicara akan membahas mengenai kondisi market hingga investasi apa saja yang akan menjadi spotlight di tahun 2026 ini. Nanovest melihat Ramadhan sebagai momentum refleksi, tidak hanya secara spiritual tetapi juga finansial. Di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian, literasi investasi menjadi semakin penting agar masyarakat dapat membangun keputusan keuangan yang lebih bijak serta menyusun kembali strategi investasi yang tepat sesuai dengan profil masing-masing.

Sepanjang 2025, platform Nanovest mencatat pertumbuhan signifikan, baik dari sisi pengguna maupun aktivitas transaksi. Tercatat adanya kenaikan Trading Volume hingga ~70% (YoY) dengan total lebih dari 1,1 juta pengguna yang telah terverifikasi (KYC). Pertumbuhan ini didukung oleh peluncuran berbagai produk inovatif Nanovest yang berfokus ke Web 3 seperti IDDB, Crypto Staking, Gadai Digital, dan Web 3 Trading. Namun di saat yang sama, perilaku investor mulai berubah.

Menurut Jovita Widjaja, CMO Nanovest, tahun 2026 bukan lagi era mengejar keuntungan instan. “Kami melihat perubahan pola pikir investor, terutama generasi muda. Fokusnya bukan lagi sekadar mencari investasi yang cepat naik, tetapi bagaimana membangun portofolio yang sehat dan bertahan dalam berbagai kondisi pasar yang penuh ketidakpastian. Maka dari itu Golden Hours bisa memberikan insight menarik yang relevan sehingga investor dapat menyusun strategi yang tepat dari pakar-pakar financial yang hadir menemani para participant.”

Baca Juga :  BRI Finance Hadirkan Promo Bunga Ringan di Hari Pelanggan Nasional 2025

Pandangan tersebut sejalan dengan kondisi industri yang mulai bergerak menuju pendekatan investasi lebih disiplin. Tjoe Ay, CMO Jarvis Asset Management, menambahkan, “Money Kalau untuk IHSG di tahun 2026 kita harus tetap melihat money flow di market. Kita expect Money flow dari institusi seperti dapen, insurance dan BPJS ditingkatkan, kalau institution flow meningkat maka saham fundamental akan mendapatkan more money flow. Jadi 2026, saham fundamental boleh di liDiskusi panel bersama Tjoe Ay, CMO Jarvis Asset Management dan Jason Nathanael, Investment Expert menyoroti bahwa pasar mulai memasuki fase yang lebih selektif. Investor didorong untuk memahami fundamental, bukan sekadar mengikuti tren.

Dalam sesi Market Talks, para pembicara memaparkan bahwa tahun 2026 akan menjadi periode kedewasaan pasar:

Saham AS & Sektor Potensial: Sektor finansial (JPMorgan, Visa, Mastercard) dan teknologi (NVIDIA, Microsoft) diprediksi tetap menjadi motor pertumbuhan melalui monetisasi nyata AI dan normalisasi aktivitas ekonomi.

Kebangkitan Emas: Emas diproyeksikan tetap kuat (higher for longer) sebagai aset safe haven utama, didukung oleh kebijakan pelonggaran Federal Reserve dan inisiatif global seperti “Project Vault”. 

Lonjakan minat investasi masyarakat Indonesia semakin terlihat dari pertumbuhan jumlah investor saham domestik yang terus mencetak rekor baru. Di tengah volatilitas perdagangan IHSG yang tinggi, investor lokal mulai memperluas wawasan mereka dengan melirik saham Amerika Serikat sebagai alternatif investasi. Menjawab kebutuhan tersebut, Nanovest sebagai platform investasi aset digital dengan pilihan saham Amerika Serikat terlengkap menyediakan akses ke koleksi saham AS yang komprehensif sehingga pengguna dapat membangun portofolio saham AS dengan nyaman dalam satu aplikasi. 

Baca Juga :  Barantum CRM, Solusi Lengkap untuk Meningkatkan Penjualan

Kombinasi antara aset pertumbuhan dan aset stabil dipandang sebagai strategi paling relevan, khususnya bagi Gen Z dan milenial yang mulai merencanakan keuangan jangka panjang.

Jason Nathanael, Investment Expert, menjelaskan, “Portofolio ideal ke depan bukan lagi soal memilih satu aset terbaik, melainkan mengkombinasikan beberapa peran aset. Aset pertumbuhan menangkap peluang ekonomi baru, sementara aset defensif menjaga daya beli. Investor muda justru punya keunggulan waktu, sehingga strategi seimbang sejak awal akan jauh lebih berdampak dalam jangka panjang.”

Melalui inisiatif Golden Hours, Nanovest menegaskan perannya bukan hanya sebagai platform investasi, tetapi sebagai partner finansial bagi semua generasi. Nanovest kedepannya akan fokus untuk menghadirkan edukasi investasi yang mudah dipahami, relevan, dan kontekstual dengan kehidupan sehari-hari—mulai dari generasi muda yang baru memulai perjalanan finansial hingga generasi yang lebih matang dalam membangun dan melindungi asetnya. Dengan pendekatan yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan lintas generasi, Nanovest berkomitmen memperkuat literasi keuangan nasional serta dorongan masyarakat Indonesia untuk dapat berinvestasi secara bijak dan berkelanjutan.

Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk memulai kebiasaan baru, tidak hanya menahan diri dalam konsumsi, tetapi juga mulai membangun masa depan finansial secara sadar. Karena waktu terbaik memulai investasi bukan saat pasar sempurna, melainkan saat kita memahami tujuan kita.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Potensi Tekan Impor 75%, Reformasi Subsidi DME Jadi Kunci Keberhasilan
SUCOFINDO Sertifikasi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Dorong Standar Tata Kelola dan Infrastuktur Berkelanjutan
BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB
BRI Finance Catatkan Kualitas Aset yang Solid dengan NPF 2,23%
Skema Mulai 0,7%, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Motor Premium
BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Medan, Tawarkan Solusi Pembiayaan Kompetitif
VRITIMES Hadir Sebagai Media Partner SCALECON 2026 Surabaya, Berbagi Wawasan tentang AI dan Masa Depan Media Digital
Tingkatkan Standar Trainer di Indonesia, KLTC® Gelar Program Pendidikan dan Pelatihan Khusus Profesi Trainer (PPKPT)
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:01 WIB

Potensi Tekan Impor 75%, Reformasi Subsidi DME Jadi Kunci Keberhasilan

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:01 WIB

SUCOFINDO Sertifikasi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Dorong Standar Tata Kelola dan Infrastuktur Berkelanjutan

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:01 WIB

BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:01 WIB

BRI Finance Catatkan Kualitas Aset yang Solid dengan NPF 2,23%

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:01 WIB

Skema Mulai 0,7%, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Motor Premium

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:01 WIB

VRITIMES Hadir Sebagai Media Partner SCALECON 2026 Surabaya, Berbagi Wawasan tentang AI dan Masa Depan Media Digital

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:04 WIB

Tingkatkan Standar Trainer di Indonesia, KLTC® Gelar Program Pendidikan dan Pelatihan Khusus Profesi Trainer (PPKPT)

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:01 WIB

Tampil di Jakarta Marketing Week 2026, Dirut Jasa Marga Ungkap Strategi Smart Mobility Lewat Travoy dan Umumkan Top 3 Pemenang Jasa Marga | Travoy WOW Case Competition 2026

Berita Terbaru