Antisipasi Lonjakan Distribusi Ternak, Terminal Gilimas Siapkan Perencanaan Operasional

- Editor

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, Maret 2026 – Kesiapan layanan pelabuhan dalam mendukung kelancaran distribusi hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 terus menjadi perhatian berbagai pihak. Sejumlah langkah antisipatif dilakukan untuk memastikan operasional pelabuhan tetap berjalan tertib dan mampu mengakomodasi potensi peningkatan arus kendaraan pengangkut ternak, khususnya di Terminal Gilimas, Nusa Tenggara Barat.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, tim dari Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan melakukan kunjungan kerja ke Terminal Gilimas pada Selasa (3/3). Kunjungan tersebut dipimpin oleh Asisten Deputi Pengembangan Konektivitas Antar Wilayah Djoko Hartoyo bersama Asisten Deputi Logistik Pangan Dalam Negeri Ridky Irfan guna memastikan kesiapan layanan pelabuhan menjelang Idul Adha.

Dalam peninjauan lapangan, tim melihat langsung kesiapan fasilitas sandar kapal, pola bongkar muat kendaraan, serta pengaturan arus kendaraan pengangkut ternak di atas kapal. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari mitigasi dini untuk mengantisipasi potensi lonjakan distribusi hewan kurban yang diperkirakan meningkat pada periode puncak menjelang hari raya.

Baca Juga :  LindungiHutan Luncurkan “Carbon Projection”, Fitur Perhitungan Serapan Karbon Jangka Panjang

Rangkaian kunjungan juga diisi dengan diskusi bersama para pemangku kepentingan, antara lain operator pelabuhan, Balai Karantina, Dinas Peternakan Provinsi NTB, Dinas Perhubungan Provinsi NTB, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Dalam forum tersebut dibahas proyeksi pergerakan ternak, kapasitas layanan pelabuhan, serta strategi pengendalian kepadatan berbasis kondisi riil di lapangan.

Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Lembar, Kunto Wibisono, menyampaikan bahwa kapasitas ruang tunggu kendaraan di Terminal Gilimas saat ini mampu menampung sekitar 100 truk. Namun kapasitas tersebut tidak secara khusus diperuntukkan bagi kendaraan pengangkut ternak, melainkan digunakan bersama dengan truk logistik lainnya.

“Perlu dilakukan penyiapan area buffer oleh dinas terkait di luar kawasan Terminal Gilimas yang dapat difungsikan sebagai lokasi feeding dan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum memasuki area pelabuhan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kunto menambahkan bahwa pengaturan jadwal keberangkatan kendaraan dari daerah asal juga perlu disesuaikan dengan jadwal kedatangan kapal di Gilimas guna menurunkan waktu tunggu di pelabuhan.

Baca Juga :  Dari Premium ke Fungsional, BRI Finance Tangkap Arah Baru Konsumen Otomotif

“Sebagai langkah alternatif, perlu dipertimbangkan pula layanan pengangkutan dari pelabuhan asal lainnya seperti Bima dan Dompu yang langsung menuju Pulau Jawa,” tambahnya.

Usulan tersebut dinilai sebagai langkah antisipatif guna menjaga kelancaran operasional serta memastikan distribusi hewan kurban di wilayah NTB tetap terkendali.

Pelindo Multi Terminal Branch Lembar berkomitmen untuk memastikan pelayanan kendaraan pengangkut ternak di area pelabuhan berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku, sekaligus tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kesejahteraan hewan. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk instansi teknis dan aparat pengawasan, guna menjamin kelancaran arus kendaraan serta meminimalkan potensi kepadatan selama periode puncak menjelang Idul Adha 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mendorong Masa Depan Kesehatan, Prodia Science Award 2026 Apresiasi Inovasi Peneliti Indonesia
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri
KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga
Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International
Jajaki Peluang Bisnis Baru Pengiriman Hewan Ternak, KAI Logistik Teken MoU dengan Bogantara
Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang
MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mendorong Masa Depan Kesehatan, Prodia Science Award 2026 Apresiasi Inovasi Peneliti Indonesia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:00 WIB

Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00 WIB

Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:01 WIB

MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:02 WIB

Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan

Berita Terbaru