Penyebab dan Cara Atasi Jamur Pada Kucing

- Editor

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masalah jamur pada kucing merupakan salah satu penyakit kulit yang cukup sering dialami oleh anabul. Kondisi jamur pada kucing biasanya muncul dalam bentuk bercak pada kulit, kerontokan bulu, hingga rasa gatal yang membuat kucing tidak nyaman. Bagi Pawfriends yang memelihara kucing di rumah, memahami penyebab jamur pada kucing sangat penting agar bisa melakukan pencegahan dan penanganan yang tepat.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, pemilik kucing juga perlu memperhatikan nutrisi harian. Dengan perawatan yang tepat, jamur pada kucing bisa diatasi dan tidak mudah muncul kembali.

Apa Itu Jamur Pada Kucing?

Jamur pada kucing adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh mikroorganisme jamur, salah satunya yang paling umum adalah dermatophyte. Infeksi jamur pada kucing sering dikenal dengan istilah ringworm karena bentuknya yang menyerupai lingkaran pada kulit.

Ketika jamur pada kucing muncul, biasanya akan terlihat area kulit yang botak, kemerahan, dan bersisik. Jika tidak segera ditangani, jamur pada kucing dapat menyebar ke area tubuh lain bahkan menular ke hewan lain.

Penyebab Jamur Pada Kucing

Ada beberapa faktor yang dapat memicu munculnya jamur pada kucing. Berikut beberapa penyebab yang paling umum.

1. Lingkungan yang Lembap dan Kurang Bersih

Lingkungan yang lembap menjadi tempat ideal bagi jamur berkembang. Jika area bermain atau tempat tidur kucing jarang dibersihkan, risiko jamur pada kucing akan meningkat.

Kucing yang sering berada di tempat lembap juga lebih rentan terkena jamur pada kucing, terutama jika bulunya basah terlalu lama.

2. Sistem Imunitas yang Lemah

Kucing dengan daya tahan tubuh rendah lebih mudah terserang jamur pada kucing. Hal ini sering terjadi pada anak kucing, kucing senior, atau kucing yang kurang mendapatkan nutrisi yang cukup.

Baca Juga :  Belajar Langsung dari Ahlinya di Komunitas Trading HSB Investasi, Gratis!

Ketika imun tubuh menurun, jamur pada kucing dapat berkembang lebih cepat dan menyebabkan infeksi kulit.

3. Kontak dengan Kucing Lain yang Terinfeksi

Jamur pada kucing juga dapat menular melalui kontak langsung dengan kucing lain yang sudah terinfeksi. Misalnya saat bermain bersama atau menggunakan tempat tidur yang sama.

4. Kurangnya Perawatan Bulu

Perawatan bulu yang kurang optimal juga bisa memicu jamur pada kucing. Bulu yang kusut atau jarang disisir dapat menyimpan kotoran dan kelembapan yang mendukung pertumbuhan jamur.

Rekomendasi Artikel lainnya: (Penyebab Scabies pada Kucing)

Cara Mengatasi Jamur Pada Kucing

1. Membersihkan Lingkungan Kucing: Langkah pertama mengatasi jamur pada kucing adalah menjaga kebersihan lingkungan. Pastikan tempat tidur, kandang, dan area bermain kucing selalu bersih dan kering.

2. Menggunakan Perawatan Medis yang Tepat: Jika jamur pada kucing sudah cukup parah, Pawfriends sebaiknya berkonsultasi dengan dokter hewan. Biasanya dokter akan memberikan obat antijamur, baik dalam bentuk salep, sampo, atau obat oral.

3. Memberikan Nutrisi untuk Kesehatan Kulit dan Bulu: Selain pengobatan, nutrisi juga sangat penting dalam proses pemulihan jamur pada kucing. Makanan yang mendukung kesehatan kulit dan bulu dapat membantu memperkuat sistem imun. Pawfriends bisa memberikan makanan seperti Deli-Joy Skin & Coat dari Unicharm Indonesia yang diformulasikan untuk membantu menjaga kesehatan kulit dan bulu kucing. 

Baca Juga :  Transformasi Digital Perkuat Kinerja, Penggunaan Aplikasi KAI Logistik Trax Terus Meningkat

Produk dari Unicharm Indonesia yang diformulasikan khusus untuk kesehatan kulit dan bulu yang mengandung:

1. Minyak Ikan serta Omega 3 dan 6: Membantu menjaga kesehatan kulit dan bulu.

2. Protein Berkualitas Tinggi: 100% Ikan Asli

3. Tanpa pengawet & tanpa pewarna

4. Bersertifikat halal 

Nutrisi dalam produk ini dapat membantu mendukung pemulihan kulit sekaligus menjaga bulu tetap sehat, sehingga risiko jamur pada kucing dapat diminimalkan.

4. Rutin Menyisir dan Merawat Bulu: Perawatan bulu yang rutin juga penting untuk mencegah jamur pada kucing. Menyisir bulu dapat membantu menghilangkan kotoran dan menjaga sirkulasi udara di kulit..

Simpulan

Jamur pada kucing merupakan masalah kesehatan kulit yang cukup umum, tetapi bisa dicegah dengan perawatan yang tepat. Lingkungan yang bersih, perawatan bulu yang rutin, serta nutrisi yang baik dapat membantu mengurangi risiko jamur pada kucing.

Jika Pawfriends menemukan tanda jamur pada kucing, segera lakukan perawatan dan konsultasikan dengan dokter hewan agar kondisi kucing cepat membaik.

Jaga Kulit dan Bulu Kucing Tetap Sehat

Pawfriends, kesehatan kulit dan bulu kucing sangat dipengaruhi oleh perawatan dan nutrisi harian. Untuk membantu menjaga kesehatan kulit serta mendukung bulu yang lebih sehat, Pawfriends bisa memberikan Deli-Joy Skin & Coat dari Unicharm Indonesia sebagai bagian dari menu harian kucing kesayangan.

Dengan nutrisi yang tepat, kucing bisa tetap sehat, aktif, dan terhindar dari berbagai masalah kulit seperti jamur pada kucing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mendorong Masa Depan Kesehatan, Prodia Science Award 2026 Apresiasi Inovasi Peneliti Indonesia
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri
KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga
Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International
Jajaki Peluang Bisnis Baru Pengiriman Hewan Ternak, KAI Logistik Teken MoU dengan Bogantara
Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang
MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mendorong Masa Depan Kesehatan, Prodia Science Award 2026 Apresiasi Inovasi Peneliti Indonesia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:00 WIB

Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00 WIB

Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:01 WIB

MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:02 WIB

Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan

Berita Terbaru