Bagaimana Cara Kerja Bitcoin dan Apa Bedanya dengan Forex?

- Editor

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam dunia keuangan modern, Bitcoin dan forex menjadi dua instrumen yang kerap diburu karena potensi keuntungannya. Meski keduanya termasuk dalam kategori investasi dengan risiko tinggi, mereka memiliki sifat dan mekanisme yang sangat berbeda.

Memahami Perbedaan Antara Bitcoin dan Forex

Sebelum membahas cara kerja Bitcoin, penting untuk mengenali perbedaan utamanya dengan forex. Bitcoin merupakan mata uang kripto pertama yang diperkenalkan pada 2009 oleh sosok anonim bernama Satoshi Nakamoto. Ia bukan sekadar alat tukar digital, tetapi juga simbol revolusi keuangan karena tidak dikendalikan oleh otoritas mana pun baik pemerintah, bank sentral, maupun lembaga keuangan.

Transaksi Bitcoin dilakukan di atas sistem blockchain, sebuah teknologi buku besar digital yang bersifat publik, aman, dan transparan.

Sementara itu, forex atau foreign exchange adalah pasar yang memperdagangkan pasangan mata uang dari berbagai negara seperti EUR/USD atau USD/JPY. Berbeda dengan Bitcoin yang terdesentralisasi, pasar forex sangat teregulasi dan terintegrasi dalam sistem keuangan global, dengan keterlibatan aktif dari bank sentral dan lembaga besar.

Baca Juga :  KA Lokal Daop 4 Layani 567.308 Penumpang Semester I 2025, Perkuat Konektivitas Antarwilayah dengan Tarif Terjangkau

Untuk memperjelas, berikut perbandingan keduanya:

Cara Kerja Bitcoin Secara Umum

Walau prinsip dasar Bitcoin cukup mudah dipahami, teknologinya sangat kompleks. Transaksi Bitcoin berlangsung di blockchain sebuah jaringan yang mencatat seluruh aktivitas secara publik.

Verifikasi setiap transaksi dilakukan oleh para “penambang” atau miner melalui proses komputasi yang memakan energi dan waktu. Begitu transaksi dikonfirmasi, ia dimasukkan ke dalam sebuah blok. Setelah blok terisi penuh, blok tersebut ditambahkan ke rantai blok yang sudah ada, membentuk sistem blockchain yang tak bisa dimanipulasi dengan mudah.

Yang menarik, jumlah Bitcoin dibatasi hanya sampai 21 juta unit. Hal ini menjadikan Bitcoin bersifat deflasi, berbeda dengan uang fiat seperti dolar atau rupiah yang bisa dicetak oleh bank sentral sewaktu-waktu.

Cara Membeli Bitcoin dari Hasil Trading Forex

Jika Anda adalah seorang trader forex aktif, ada cara cerdas untuk mengalokasikan sebagian keuntungan ke aset kripto seperti Bitcoin sebagai diversifikasi portofolio. Salah satunya melalui program Welcome Reward dari Dupoin Futures Indonesia.

Baca Juga :  Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Cut Mutiah Kenakan Pakaian Nasional

Untuk trader pemula yang membuka akun di platform Dupoin, tersedia bonus sambutan hingga $100. Bonus ini bisa Anda gunakan untuk memulai trading forex tanpa modal besar. Keuntungan dari aktivitas trading inilah yang kemudian bisa dialihkan untuk membeli Bitcoin di platform kripto terpercaya.

Strategi ini cocok untuk Anda yang ingin mulai berinvestasi di Bitcoin tanpa langsung mengambil risiko besar. Caranya:

1. Buka akun real melalui situs resmi Dupoin di www.dupoin.co.id.

2. Masuk ke bagian Rewards Center dan aktifkan program Welcome Reward.

3. Mulai trading dengan dana bonus yang tersedia.

4. Jika memperoleh profit, sisihkan sebagian untuk membeli Bitcoin.

Melalui pendekatan ini, Anda bisa mengasah kemampuan manajemen risiko sekaligus membuka peluang memperluas portofolio aset digital. Dengan kata lain, Anda bisa meraih peluang dari dua pasar berbeda: forex dan kripto, secara bertahap namun terstruktur.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mobilitas Tinggi Picu Kelalaian, Puluhan Barang Tertinggal Setiap Hari di LRT Jabodebek
Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC
Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB
Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea
Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan
Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?
Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik
Momentum Long Weekend May Day, KAI Bandara Layani 28 Ribu Penumpang KA Bandara YIA
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mobilitas Tinggi Picu Kelalaian, Puluhan Barang Tertinggal Setiap Hari di LRT Jabodebek

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:00 WIB

Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:00 WIB

Momentum Long Weekend May Day, KAI Bandara Layani 28 Ribu Penumpang KA Bandara YIA

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:00 WIB

Apa Itu Databricks? Fungsi dan Cara Kerja Platform Big Data

Berita Terbaru